KISAH KELIMA
KISAH IBRAHIM DAN SARAH DENGAN RAJA YANG ZHALIM
PENGANTAR
Kisah ini menjelaskan bagaimana Allah menjaga Sarah, istri Ibrahim, ketika seorang thaghut (musuh Allah) hendak menodai kesuciannya dan merampas kehormatannya. Ibrahim berlindung kepada Allah, berdoa dan shalat kepada-Nya, dan Sarah berdoa memohon perlindungan Allah. Maka Allah menjadikan si fajir (pelaku maksiat) tidak berdaya dan menggagalkan makarnya (berupa siksaan) di lehernya. Allah menjaga Ibrahim dan
istrinya, dan Allah mampu untuk menjaga wali-wali-Nya dan membelenggu musuh-musuh-Nya di setiap waktu dan generasi.
NASH HADITS
Bukhari meriwayatkan dalam Shahih-nya dari Abu Hurairah yang berkata Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Salam bersabda, "Ibrahim berhijrah bersama Sarah. Keduanya masuk ke sebuah desa yang terdapat seorang raja atau seorang yang sombong. Dikatakan kepadanya, 'Ibrahim datang bersama seorang wanita yang sangat cantik.’ Maka dia bertanya kepada Ibrahim, ’Wahai Ibrahim, siapa wanita yang bersamamu?’ Ibrahim menjawab, ’Saudara perempuanku.’ Kemudian Ibrahim kembali kepada Sarah dan berkata, ’Jangan mendustakan ucapanku aku telah mengatakan kepada mereka kalau kamu adalah saudaraku.
