Latest Post

Kalender Masehi Plus Hijriyah Corel Draw


Alhamdulillah, setelah melawati hari-hari yang membosankan akhirnya kalender 2015 selesai juga dikerjakan.

Namun kami tidak menjamin kalender ini akurat 100%, ini disebabkan konsentrasi yang bercabang-cabang. Maklumlah banyak pekerjaan he he he

Mulai dari DAPODIKDAS, SIAP PADAMU NEGERI, LAPORAN DANA BOS, PENDATAAN SISWA BARU, PEMBUATAN ANEKA PIAGAM, KATRU INDUK NASIONAL ………. DE EL EL.

Jadi kiranya perlu koreksi ulang saat ingin menggunakan kalendir buatan kami ini.
Oya kalender ini tidaklah kami bagikan GRATIS, ada bayarannya

Yaitu anda semua harus mendoakan kami dengan doa-doa yang baik, dan semoga yang kami hasilkan ini mebawa berkah buat kami dan keluarga…. Aamiiin


 

Pahlawan Islam – Abdurrahman al-Ghafiqi, Pahlawan Perang di Balath Syuhada


kisah pahlawan islam
Seorang sastrawan Inggris, Southy, menuliskan tentang pasukan Islam yang menyerbu daratan Eropa setelah menguasai Andlusia, dia berkata:
“Banyaknya pasukan tidak terhitung jumlahnya, ada yang dari suku Arab Barbar, Romawi, Persia, Qibti, Tartar,… semua berkumpul di bawah satu panji, disatukan oleh panglima yang agung. Kekuatannya tangguh, semangatnya bergelora seperti api dan rasa persaudaraannya begitu mengagumkan, tak membeda-bedakan sesama manusia.

Dalam jiwa Pemimpin dan yang dipimpin tertanam tekad yang bulat untuk berjuang. Mereka optimis akan kekuatannya yang tak terkalahkan, dan yakin bahwa pasukannya tak akan menemui kesulitan. Optimis, bahwa setiap langkah akan diikuti oleh kemenangan. Mereka terus maju dan maju hingga dunia Barat takluk pada dunia Timur, tertunduk menghormati nama Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Orang-orang dari kutub yang penuh dengan pegunungan es yang dingin membeku datang jauh-jauh untuk melaksanakan haji. Melintasi Sahara dengan kaki telanjang dengan penuh iman, berjalan di gurun pasir yang panas di Arab, berdiri di atas terjalnya bebatuan di Mekah.”
Memang, apa yang Anda katakan tak jauh dari kenyataan. Hayalanmu pun tidak pula meleset. Prajurit yang dipimpin oleh para mujahidin itu memang ingin membebaskan nenek moyang Anda dari kegelapan jahiliyah, seperti yang Anda sebutkan.

Ikut serta dalam pasukan tersebut orang-orang Arab yang perkasa. Allah Subhanahu wa Ta’ala telah membangkitkan mereka dan membimbingnya untuk mendatangi kalian dari Syam, Hijaz, Nejd, Yaman dan pelosok-pelosok Jazirah Arab, menggulung segala sesuatu laksana badai. Mereka disertai pula oleh orang-orang Barbar yang bangga akan keislamannya, yang turun dari pegunungan Atlas, menyapu bagaikan air bah. Juga orang-orang Persia, yang telah terlepas dari belenggu paganisme kaisar-kaisarnya dan masuk ke dalam agama tauhid, jalan yang lurus. Tak ketinggalan pula orang-orang Romawi, pembelot menurutmu, memang mereka membelot dari kezaliman dan kegelapan menuju cahaya terangnya langit dan bumi dan menerima hidayah menuju agama yang suci. Kemduian orang-orang Qibti, yang bebas dari perbudakan dan belenggu yang mencekik leher, beralih kepada kehidupan yang bebas merdeka di bawah panji Islam, kembali suci seperti saat dilahirkan ibunya.

Tepat sekali, memang pasukan pimpinan Abdurrahman al-Ghafiqi maupun para penghulunya daang untuk melepaskan nenek moyang kalian dari belenggu jahiliyah. Di antara mereka ada yang berkulit putih, hitam, Arab, dan Ajam (non Arab). Tapi mereka bersatu dalam Islam. Nikmat Allah menjadikan mereka bersaudara. Semangat mereka seperti yang engkau sebutkan adalah memasukkan orang-orang Eropa ke dalam agama Allah sebagaimana orang-orang di belahan bumi bagian Timur dan Afrika. Sehingga umat manusia seluruhnya tunduk kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, pencipta alam semesta.

Dengannya cahaya Islam akan menyinari dataran dan lembah kalian, mataharinya memancar di setiap rumah kalian dan keadilan tegak di antara rakyat dan penguasa kalian. Mereka bertekad mengorbankan nyawa mereka yang berharga untuk membimbing kalian ke jalan Allah dan menyelamatkan kalian dari api neraka.

Sekarang, marilah kita ikuti akhir perjalanan pasukan Islam dan panglimanya yang agung, Abdurrahman al-Ghafiqi.

Kabar tewasnya Utsman bin Abi Nus’ah dan nasib putrinya yang jelita, Minin, mengejutkan Duke Octania. Dia sadar bahwa genderang perang telah ditabuh. Cepat atau lambat singa Islam, Abdurrahman al-Ghafiqi akan menyerbu kapan saja, tak peduli siang atau malam.

Kaisar Duke Octania segera mempersiapkan diri untuk mempertahankan setiap jengkal wilayahnya. Hanya saja bayang-bayang buruk selalu menghantuinya. Dia khawatir akan menjadi tawanan kaum muslimin seperti putrinya yang kini dikirim ke Syam. Dia takut kepalanya dipenggal kemudian ditaruh di atas talam dan diarak keliling kota seperti Loderik, raja Andaluisia dahulu.

Dugaan Duke Octania tepat, tiba-tiba Abdurrahman al-Ghafiqi benar-benar datang bersama pasukan yang luar biasa besarnya, menyerbu dari Spanyol Utara bagai gelombang pasang dan turun ke wilayah Prancis Selatan dari pegunungan Pyrenees laksana air bah. Prajuritnya mencapai 100.000 orang dan setiap batalyonnya didampingi oleh prajurit-prajurit pilihan yang bertubuh tinggi besar.
Prajurit Islam masuk melalui kota Arles yang terletak di tepi sungai Rhone. Pertimbangannya adalah karena kota ini terikat perjanjian damai dengan muslimin dan telah menyetujui kewajiban membayar jizyah. Namun ternyata setelah gubernur as-Samah bin Malik al-Khaulani gugur di Toulouse dan kekuatan muslimin melemah, mereka melanggar perjanjian dan menolak membayar jizyah.
Kedatangan Abdurrahman al-Ghafiqi dan pasukannya di perbatasan Azil, disambut oleh pasukan besar yang disiapkan oleh Duke Octania untuk menghambat gerak maju pasukan Islam. Dua kekuatan berhadap. Perang besar tak terelakkan lagi.

Pasukan pertama yang dikerahkan Abdurrahman al-Ghafiqi adalah pasukan khusus yang lebih mencintai mati daripada kecintaan musuh terhadap kehidupan. Mereka berhasil menggoyahkan dan akhirnya memporak-porandakan barisan musuh. Pertempuran terus merambat ke dalam kota. Pedang-pedang berkelebat membabat kiri-kanan. Pasukan Islam mendapatkan hasil ghanimah di luar perhitungan.

Namun sayang, Duke Octania berhasil meloloskan diri dari medan beserta sisa-sisa pasukannya. Sehingga dia masih menyimpan potensi bersiap-siap menyongsong pertempuran selanjutnya, sebab dia sadar bahwa pertempuran di Arles baru awal dari suatu perang yang panjang.

Bersama pasukannya, Abdurrahman al-Ghafiqi menyeberangi sungai Garonne. Kemenangan demi kemenanganan mereka raih. Satu demi satu kota-kota Octania dapat direbut melalui pasukan kavalerinya, seperti daun-daun yang berugugran diterpa angin. Ghanimah makin menumpuk hingga mencapai jumlah yang belum pernah dijumpai sebelumnya.

Duke Octania berusaha membendung pasukan Islam untuk kedua kalinya dengan mempersiapkan suatu pertempuran besar. Namun kali inipun kaum muslimin mampu mengatasinya. Mereka menghajar dan meluluhlantakkan pasukannya. Duke Octania kembali lolos meninggalkan para prajuritnya yang kocar-kacir. Banyak yang gugur, tidak sedikit yang tertawan dan ada pula yang lari dari medan perang.

Target serangan berikutnya adalah Bordeaux, kota terbesar di Prancis pada waktu itu sekaligus merupakan ibukota Octania. Perang untuk memperebutkan Bordeaux tak kalah serunya dengan peperangan-peperangan yang telah lalu. Sistem pertahanannya tentu lebih kokoh. Tapi dengan perjuangan yang tak kenal lelah, kota besar ini dapat direbut oleh pasukan muslimin seperti kota-kota lainnya. Para panglima musuh gugur sebagaimana teman-teman yang telah mendahului mereka.
Banyak sekali harta ghanimah yang diperoleh dalam perang ini. Tapi yang lebih penting adalah dengan jatuhnya Bordeaux merupakan kunci pembuka kota-kota penting Prancis lainnya, seperti Lyon, Besancon, dan Sens sehingga posisi pasukan Islam saat itu tinggal seratus mil saja dari Paris.
Dunia Eropa tersentak mendapati bahwa Prancis Selatan telah takluk di tangan Abdurrahman. al-Ghafiqi dalam waktu beberapa bulan saja. Mata dunia Barat terbuka akan bahaya besar yang menghadap di hadapan mereka.

Anjuran partisipasi menggaung di seluruh penjuru Eropa. Setiap orang, mampu atau tidak, diharapkan partisipasinya untuk membendung arus Timur yang deras itu. Bila tak mampu membendung dengan pedang, hendaknya menahan dengan dadanya. Bila senjata habis hendaknya jalanan ditutup dengan tubuh mereka. Eropa bangkit menyambut seruan itu. Orang-orang berdatangan dari segala penjuru dengan membawa apa saja yang bisa digunakan, batu-batu, kayu, duri, dan pedang. Mereka bersatu padu di bawah komando Karel Martel.

Dalam waktu yang bersamaan prajurit Islam telah tiba di Tours, kota Prancis yang padat penduduknya dan menyimpan bangunan-bangunan tua yang indah. Kota ini bangga dengan gereja-gereja besarnya yang terindah di seluruh Eropa dan berisi penuh kekayaan yang tak ternilai harganya.
Prajurit Islam mengepung melingkar layaknya kekang kuda yang melingkari leher kuda. Mereka siap berkorban nyawa untuk merebut kota ini. Dan benar, Tours jatuh di depan mata dan pendengaran Karel Martel.

Akhir bulan Sya’ban 104 H Abdurrahman al-Ghafiqi bersama pasukannya yang perkasa memasuki kota Poitiers. Mereka disambut oleh pasukan besar Eropa yang dipimpin oleh Karel Martel. Perang dahsyat antara kedua pasukan itu tidak hanya tercatat dalam sejarah Islam dan Barat saja, melainkan juga dalam sejarah umat manusia. Pertempuran tersebut dikenal dengan nama, “Balath Syuhada,” karena banyaknya prajurit Islam yang syahid.

Ketika itu pasukan Islam benar-benar dalam puncak kejayaan yang gemilang. Namun sayang, punggung mereka terlalu berat memikul hasil ghanimah yang melimpah ruah. Abdurrahman al-Ghafiqi menyaksikan itu dengan hati sedih dan khawatir. Beliau mengkhawatirkan kondisi pasukan. Bagaimana bisa tenang sementara hati dan pikiran para prajuritnya mulai beralih kpeada harta benda itu? Di saat-saat yang menentukan justru jiwa mereka terbagi, sebelah mata memandang musuh dan sebelah lagi melirik harta-harta ghanimah.

Ingin sekali Abdurrahman menganjurkan pasukannya untuk melepaskan diri dari ghanimah yang bertumpuk-tumpuk itu. Tapi dia sangsi apakah mereka bisa menerima keputusan itu dengan senang hati. Maka tak ada jalan lain kecuali beliau harus mengumpulkan seluruh ghanimah di dalam tenda-tenda yang difungsikan sebagai gudang. Lalu diletakkan di belakang markas sebelum perang berkobar.

Dua pasukan yang sama besarnya mengambil posisi berhadapan. Beberapa hari suasana terasa tegang. Diam dan penuh selidik, seperti dua gunung besar. Masing-masing mengukur kekuatan lawan dan berpikir seribu kali untuk memilih saat yang tepat untuk menyerang.
Waktu demi waktu berlalu, Abdurrahman al-Ghafiqi melihat bahwa semangat pasukannya mulai menyala. Seperti kemampuan mereka dapat diandalkan dan optimis untuk menang. Maka beliau memutuskan agar pasukan Islam lebih dahulu menyerang.

Abdurrahman al-Ghafiqi mulai menerobos pertahanan Barat dengan pasukannya laksana singa yang menerjang dengan ganas. Pihak Barat bertahan seperti benteng yang kokoh. Pertempuran berkecamuk sehari penuh dan belum terlihat tanda-tanda kemenangan pada salah satu pihak. Seandainya tak terhalang oleh gelapnya malam, niscaya mereka tak akan berhenti bertempur.

Memasuki hari kedua, pertempuran kembali berkobar. Prajurit-prajurit Islam menyerang dengan gagah berani dan tekad yang kuat, namun pertahanan Barat belum pula tergoyahkan.

Perang berlangsung hingga tujuh hari berturut-turut dengan dahsyat. Pada hari kedelapan, sedikit demi sedikit barisan musuh mulai terkoyak. Harapan menang pun mulai terbayang. Laksana semburat cahaya fajar di pagi hari. Namun dalam waktu yang sama, sekelompok prajurit Barat menyerang tempat penyimpanan harta ghanimah dan menguasai hampir seluruhnya dengan mudah. Melihat hal itu, pasukan Islam mulai goyah. Sebagian besar dari mereka mundur ke belakang untuk menyelamatkan harta ghanimah tersebut hingga merusak pertahanan barisan depan.

Dengan gigih Panglima besar Abdurrahman al-Ghafiqi berusaha mencegah para prajuritnya surut ke belakang, sambil terus menahan arus serangan dari depan dan menutupi celah-celah yang lemah. Dia bergerak cepat kesana-kemari dengan kudanya yang perkasa. Di saat itulah sebatang panah mengenai tubuhnya sehingga dia terjatuh dari kuda seperti seekor elang yang terjatuh dari puncak gunung. Maka terwujudlah syahid di medan perang yang didambakannya.

Akan halnya dengan pasukan Islam, melihat panglimanya gugur, mereka semakin berantakan, sedangkan musuh kian bersemangat merangsek ke depan. Tak ada yang mampu menghentikan keganasan mereka selain malam yang mulai merayap.

Pagi harinya Karel Martel mendapati pasukan Islam sudah mundur dari medan perang Pioitiers. Namun dia tak berani mengejar. Padahal seandainya dia mengejarnya pastilah dia akan berhasil menghancurkan kaum muslimin. Dia mengira bahwa gerak mundur pasukan Islam adalah disengaja untuk memancing mereka keluar medan terbuka. Ia mengira itu merupakan strategi baru muslimin yang direncanakan malam sebelumnya. Maka Karel Martel memilih untuk tetap di tempat dan merasa cukup dengan membendung kekuatan yang membahayakan itu, lalu menikmati kemenangan yang diraihnya.

Balath Syuhada menjadi peristiwa monumental dalam sejarah. Di hari itu kaum muslimin telah menyia-nyiakan kesempatan emas yang terbuka lebar, bahkan kehilangan seorang pemimpin besar dan pahlawan yang tangguh bernama Abdurrahman al-Ghafiqi. Peristiwa itu laksana ulangan tragedi Uhud yang memilukan.

Begitulah, semuanya telah menjadi sunnatullah terhadap hamba-hamba-Nya, tak ada yang kuasa merubah ataupun menggantinya.

Kabar kekalahan di Balath Syuhada menjadi tamparan yang menggoncangkan kaum muslimin di segenap pelosok. Duka dan pilu melanda setiap desa dan kota, memasuki setiap rumah Islam. Luka itu hingga kini masih terasa pedihnya, dan akan tetap diingat selagi masih ada seorang muslim yang ada di permukaan bumi ini. Tapi, jangan Anda sangka tragedi itu hanya menyedihkan kaum muslimin saja. Orang-orang Barat yang berakal sehat pun merasakan demikian. Bagi mereka, kemenangan nenek moyang mereka atas kaum muslimin di Poititers merupakan musibah besar bagi umat manusia, khususnya merugikan Eropa dalam mencapai kemajuan.

Sebagai bukti dari pendapat golongan ini, marilah kita simak komentar tentang kekalahan kaum muslimin di Balath Syuhada, oleh pemimpin redaksi majalah “Review Parlementer” yaitu Henry de Syambon, “Kalau saja bukan karena kemenangan pasukan Karel Martel atas pasukan Islam di Prancis, tentu negeri kita tidak perlu tenggelam dalam kegelapan kebodohan pada abad pertengahan. Tidak akan seburuk itu. Dan kita juga tidak perlu mengalami pembantaian besar-besaran yang didasari oleh fanatisme sekte-sekte agama. Benar, seandainya tidak karena kemenangan Barat pada waktu itu, Spanyol akan bisa hidup dalam kearifan Islam yang murni, selamat dari kekejaman badan-badan intelijen dan tidak terlambat menerima arus kemajuan sampai delapan abad. Meski ada perbedaan rasa dan pandangan tentang kemenangan itu, yang jelas kita benar-benar berhutang budi pada kaum muslimin akan kemajuan ilmu, seni dan budaya luhur yang mereka bawa. Kita harus mengakui bahwa kaum muslimin adalah teladan tentang kemanusiaan yang sempurna di saat kita dahulu masih menjadi manusia Barbar yang ganas.”

Sumber: Mereka adalah Para Tabi’in, Dr. Abdurrahman Ra’at Basya, At-Tibyan, Cetakan VIII, 2009

sumber : http://kisahmuslim.com/pahlawan-islam-abdurrahman-al-ghafiqi-pahlawan-perang-di-balath-syuhada/
 

Orang yang Tidak Takut dengan Kematian

tokoh tabi'in said bin jubair dengan hajjaj
Dia adalah Sa’id bin Jubair, pewaris ilmu Abdullah bin Abbas radhiyallahu ‘anhu dan Abdullah bin Umar radhiyallahu ‘anhu. Salah seorang yang paling alim di kalangan tabi’in. Beliau ditemani Abdurrahman bin al-Asy’ats ketika melawan pemerintahan Khalifah Abdul Malik bin Marwan lantaran berbuat sewenang-wenang dan keterlaluan dalam melakukan pembunuhan. Pada saat Ibnul Asy’ats terkalahkan dalam perang Dairul Jamajim dan terbunuh, Sa’id tertangkap di Makkah. Gubernur Makkah yang ketika itu dijabat oleh Khalid bin Abdullah al-Qasri yang menangkapnya.
Ia dibawa menghadap kepada Hajjaj bin Yusuf ats-Tsaqafi.

Lantas Hajjaj bertanya kepadanya, “Siapa namamu?”
Ia menjawab, “Sa’id bin Jubair.”
Hajjaj berkata, “Bukan, kamu adalah Syaqi bin Kusair.”
Ia menanggapi, “Ibuku lebih mengetahui namaku daripada dirimu.”
Hajjaj menambahkan, “Celaka ibumu dan juga kamu.”
Ia menjawab, “Yang mengetahui hal ghaib bukanlah kamu.”
Hajjaj berkata, “Sungguh, saya akan mengganti duniamu dengan api yang menyala-nyala.”
Ia berkata, “Seandainya aku mengetahui hal tersebut, pastilah saya menjadikanmu sebagai Tuhan.”
Hajjaj berkata, “Apa pendapatmu mengenai Muhammad?”
Ia menjawab, “Beliau adalah Nabi yang membawa kasih sayang dan pemimmpinnya orang yang mendapat petunjuk.”
Hajjaj melanjutkan, “Apa pendapatmu mengenai Ali? Apakah ia di surga atau di neraka?”
Ia menjawab, “Jika engkau telah masuk ke dalam neraka dan kamu mengetahui siapa yang berada di dalamnya, pastilah engkau mengetahui penduduk neraka.” Hajjaj bertanya lagi, “Apa pendapatmu mengenai para khalifah?”
Ia menjawab, “Saya bukanlah orang yang bertanggung jawab terhadap mereka.” Hajjaj melanjutkan, “Siapakah di antara mereka yang paling engkau sukai?”
Ia menjawab, “Orang yang paling diridhai oleh Sang Penciptaku.”
Hajjaj bertanya, “Siapa orang yang paling diridhai oleh Sang Pencipta?”
Ia menjawab, “Pengetahuan mengenai hal ini ada di sisi Dzat yang mengetahui rahasia dan bisikkan mereka.”
Hajjaj  berkata, “Saya ingin engkau jujur kepadaku.”
Ia menjawab, “Jika saya tidak menjawab pertanyaanmu, berarti saya tidak berdusta kepadamu.’
Hajjaj berkata, “Mengapa engkau tidak tertawa?”
Ia menjawab, “Bagaimana bisa tertawa seorang makhluk yang diciptakan dari tanah sedangkan tanah dapat dilalap api.”
Hajjaj berkata, “Bagaimana dengan kami yang bisa tertawa?”
Ia menjawab, “Karena hati manusia tidaklah sama.”

Hajjaj hendak membujuk Sa’id dengan keindahan dan permainan dunia. Lantas ia memerintahkan agar didatangkan mutiara, zamrud, dan permata. Semua benda tersebut dikumpulkan di hadapannya.
Sa’id berkata kepada Hajjaj, “Jika engkau mengumpulkan semua ini agar engkau terlindungi dari ketakutan pada Hari Kiamat, maka bagus. Jika tidak demikian, maka hal ini akan menjadi sebauh teror di mana semua perempuan yang menyusui anaknya akan lalai terhadap anak yang disusuinya. Tidak ada kebaikan sedikit pun dalam sesuatu yang dikumpulkan hanya untuk dunia kecuali harta yang baik dan dizakati.”

Lantas Hajjaj menyuruh agar diambilkan alat musik gambus dan seruling. Ketika kecapi itu dimainkan dan seruling ditiup, Sa’id menangis, lalu Hajjaj bertanya, “Apa yang membuatmu menangis? Apakah permainan musik ini?”

Sa’id menjawab, “Yang membuatku menangis ialah kesedihan. Tiupan tersebut mengingatkanku akan hari agung, yaitu hari sangkakala ditiup. Sedangkan kecapi tersebut berasal dari pohon yang ditebang tanpa hak, tali senarnya berasal dari kulit kambing yang akan dibangkitkan bersamanya pada Hari Kiamat.”

Lantas Hajjaj berkata, “Celakalah engkau Sa’id!”
Sa’id menimpali, “Tidak ada celaka bagi orang yang dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga.’

Lalu Hajjaj berkata, “Pilihlah Sa’id!” (maksudnya, pilihlah dengan cara apa saya membunuhmu).
Ia menjawab, “Terserah kamu sendiri, hai Hajjaj! Demi Allah, Engkau tidak akan membunuhku melainkan Allah Subhanahu wa Ta’ala pasti akan membunuhmu dengna cara yang sama di akhirat.”
Hajjaj berkata, “Apakah kamu ingin saya ampuni?”

Ia menjawab, “Sesungguhnya ampunan ialah dari Allah Subhanahu wa Ta’ala, sedangkan kamu tidak mempunyai hak membebaskan dan memberi ampunan.”

Hajjaj berkata kepada tentaranya, “Bawalah ia pergi, lalu bunuhlah dia.” Ketika Sa’id dibawa keluar, ia tertawa. Lantas Hajjaj diberitahu mengenai hal ini, lalu Sa’id dibawa kembali lagi.
Hajjaj bertanya, “Apa yang membuatmu tertawa?”

Ia menjawab, “Saya takjub pada kelancanganmu terhadap Allah Subhanahu wa Ta’ala dan kesabaran-Nya terhadapmu.”

Hajjaj berkata, “Bunuhlah dia!”
Lalu Sa’id mengucapkan:
Sesungguhnya aku menghadapkan diriku kepada Rabb yang menciptakan langit dan bumi, dengan cenderung kepada agama yang benar, dan aku bukanlah termasuk orang-orang yang musyrik.” (QS. Al-An’am: 79)

Hajjaj berkata, “Hadapkanlah wajahnya ke selain arah kiblat.” Lalu Sa’id mengucapkan:
Dari bumi (tanah) itulah Kami menjadikan kamu dan kepadanya Kami akan mengembalikan kamu dan daripadanya Kami akan mengeluarkan kamu pada kali yang lain.” (QS. Thaahaa: 55)
Hajjaj berkata, “Sembelih dia!”
Sa’id berkata, “Sesungguhnya saya bersaksi bahwa tiada Ilah yang benar selain Allah Yang Esa. Tiada sekutu baginya. Dan saya bersaksi bahwa Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah hamba-Nya dan rasul-Nya. Ambillah dariku sampai engkau bertemu denganku pada hari Kimat.”
Kemudian Sa’id berdoa, “Ya Allah! Janganlah engkau memberinya kesempatan untuk membunuh seorang pun setelah aku.”

Sa’id dibunuh pada bulan Sya’ban tahun 96 H. Setelah itu Hajjaj meninggal dunia pada bulan Ramadhan pada tahun itu juga. Allah Subhanahu wa Ta’ala tidak memberinya kesempatan untuk membunuh seorang pun setelah Sa’id hingga ia meninggal dunia.

Pada saat Sa’id disembelih, ternyata darahnya mengalir sangat banyak. Lantas Hajjaj memanggil para dokter. Ia menanyakan kepada mereka mengenai Sa’id dan orang-orang yang telah ia bunuh sebelumnya. Sesungguhnya orang-orang yang dibunuh sebelum Sa’id, darahnya yang mengalir hanya sedikit. Lantas para dokter menjawab, “Ketika Sa’id dibunuh, nafasnya masih bersamanya. Darah itu mengikuti nafas. Sedangkan selain Sa’id, ternyata nafasnya telah hilang lantaran ketakutan. Oleh karena ituah darah yang mengalir hanya sedikit.”

Ketika Hasan al-Basri mengetahui bahwa Hajjaj telah membunuh Sa’id bin Jubair dengan cara disembelih, maka ia berdoa, “Ya Allah! Binasakanlah orang fasik yang keterlaluan itu. Demi Allah, seandainya semua yang ada di antara langit dan bumi bekerja sama untuk membunuh Sa’id. Pastilah Allah Subhanahu wa Ta’ala akan menceburkan mereka semua ke dalam neraka.”
Ketika Hajjaj menjelang kematiannya, ia mengalami pingsan kemudian sadar kembali dan berujar, “Apa yang terjadi pada diriku dan Sa’id bin Jubair?” Pada saat sakit, ketika tidur ia pernah bermimpi melihat Sa’id sedang memegang ujung pakaiannya dan berkata kepadanya, “Hai musuh Allah! Dalam rangka apa kamu membunuhku?” Lantas ia pun terbangun dalam keadaan ketakutan. Ia berkata, “Apa yang terjadi pada diriku dan Sa’id bin Jubair?” Setelah Hajjaj meninggal dunia ia dimimpikan di dalam tidur, lalu ditanyakan kepadanya, “Apa yang diperbuat oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala terhadapmu?” Ia menjawab, “Dia membunuhku untuk setiap orang-orang yang kubunuh. Dan Dia membunuhku sebanyak 70 kali karena saya membunuh Sa’id bin Jubair.”

Sa’id bin Jubair merupakan salah seorang yang paling hafal Alquran al-Karim dan sangat mengetahui tafsir sebagaimana ia juga orang yang paling mengetahui hadis, halal, dan haram. Wafa’ bin Iyas berkata, “Pernah suatu hari Sa’id berkata kepadaku pada bulan Ramadhan, ‘Pertahankanlah untuk terus membaca Alquran.’ Makanya, beliau tidak beranjak dari tempatnya sebelum mengkhatamkan Alquran. Sa’id berkata mengenai dirinya sendiri, “Saya membaca Alquran secara keseluruhan di dalam dua rekaat shalat sunah di Baitullah yang mulia.”
Semoga Allah merahmatinya dan memberinya pahala.

Sumber: Hiburan Orang-orang Shalih, 101 Kisah Segar, Nyata dan Penuh Hikmah, Pustaka Arafah Cetakan 1

sumber : http://kisahmuslim.com/orang-yang-tidak-takut-dengan-kematian/
 

Hari Libur dan Cuti Bersama Tahun 2015



 JAKARTA – Pemerintah baru saja mengumumkan hari libur dan cuti bersama tahun 2015. Penandatanganan Surat Keputusan Bersama Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2015 dilaksanakan di Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kemenko Kesra), Rabu (07/05).
Acara ini dihadiri oleh Menko Kesra Agung Laksono, Menteri Agama Suryadharma Ali, Staf Ahli Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Rusdianto, dan Sekjen Kemenakertrans Abdul Wahab Bangkona.
Jumlah hari libur tahun 2015 sebanyak 19 hari, yang terdiri dari 15 hari libur nasional dan 4 hari cuti bersama. Jika dibandingkan tahun 2014, jumlah tersebut menurun karena terdapat 7 hari cuti bersama di tahun ini. “Jumlah hari cuti bersama sakan mengurangi jumlah cuti tahunan pegawai,” jelas Agung.
Pengaturan cuti bersama dan libur nasional mempunyai tujuan untuk meningkatkan efesiensi dan efektifitas pemanfaatan hari kerja, hari libur, dan cuti bersama sehingga dapat meningkatkan produktivitas kerja. “Dengan adanya penetapan ini, akan menegakkan disiplin PNS saat hari kejepit,” tambah Agung.
Rusdianto menambahkan bahwa jika ada PNS yang meliburkan diri saat hari kerja, misalnya di tengah-tengah hari libur, Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) akan memberikan sanksi disiplin.
Cuti merupakan hak pegawai yang harus dihargai dan dihormati, oleh karenanya untuk kepentingan bersama perlu diatur pemerintah. Penetapan cuti ini sebagai kompensasi bagi PNS yang tidak pernah/ kesulitan sewaktu mengambil cuti. (rr/HUMAS MENPANRB)

HARI LIBUR NASIONAL TAHUN 2015

A.  HARI LIBUR NASIONAL TAHUN 2015
NO.
TANGGAL
HARI
KETERANGAN
1.
1 Januari Kamis Tahun Baru 2015
2.
3 Januari Sabtu Maulid Nabi Muhammad SAW
3.
19 Februari Kamis Tahun Baru Imlek 2566 Kongzili
4.
21 Maret Sabtu Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1937
5.
3 April Jum'at Wafat Isa Almasih
6.
1 Mei Jum'at Hari Buruh Internasional
7.
14 Mei Kamis Kenaikan Yesus Kristus
8.
16 Mei Sabtu Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW 
9.
2 Juni Selasa Hari Raya Waisak 2559
10.
17-18 Juli Jum'at - Sabtu Hari Raya Idul Fitri 1436 Hijriyah
11.
17 Agustus Senin Hari Kemerdekaan RI
12.
24 September Kamis Hari Raya Idul Adha 1436 Hijriyah
13.
14 Oktober Rabu Tahun Baru 1437 Hijriyah
14.
25 Desember Jum'at Hari Raya Natal

  sumber :  http://www.menpan.go.id/berita-terkini/2437-hari-libur-dan-cuti-bersama-tahun-2015

B.  CUTI BERSAMA TAHUN 2015


NO.
TANGGAL
HARI
KETERANGAN
1.
16,20 dan 21 Juli Kamis, Senin dan Selasa Hari Raya Idul Fitri 1436 Hijriyah
2.
24 Desember Kamis Hari Raya Natal
 

Cara membuat Jadwal Pelajaran dengan mudah (kumpulan aplikasi)

Menyusun jadual pelajaran adalah salah satu kegiatan dalam manajemen kurikulum di sekolah pada proses pengorganisasian (organizing). Pekerjaan tersebut umumnya dilakukan oleh petugas khusus penyusun jadual (di Sekolah Dasar), Seksi Kurikulum (di SMP), atau wakil kepala sekolah bidang kurikulum (di SMA/SMK/MA). Jadual pelajaran berfungsi sebagai pedoman mengajar bagi guru dan pedoman belajar bagi siswa. Di dalam jadual pelajaran menjabarkan seluruh program pengajaran di sekolah, karena dengan melihat jadual pelajaran akan diketahui: (1) mata pelajaran apa yang akan diajarkan, (2) kapan pelajaran itu diajarkan,     (3) di mana (ruang) pelajaran diajarkan, dan (4) siapa (guru) yang mengajar pada suatu kelas tertentu selama satu minggu.
1. Software ASc Timetables 2014
asc
Unduh DISINI
2. FET
fet
Unduh DISINI
3. Software Jadwal Pelajaran Kang Karjono (Format Excel)
karjono
credit : Kangkarjono.blogspot.com
Unduh DISINI
Untuk Software ASC Tables Panduan penggunaanya silahkan Unduh DISINI
Selamat Bekerja dan Mencoba. Salam Operator.
untuk Software berbayar gunakan hanya sebagai trial, jika anda berniat menggunakannya silahkan anda membeli yang original.
sumber : http://serambiedukasi.wordpress.com/2013/12/10/738/
 

Aplikasi penilaian Guru Format Excel lengkap

Bulan Desember menjadi bulan sibuk bagi kebanyakan Bapak / Ibu Guru, apalagi yang mendapat tugas Wali Kelas. Mengolah nilai peserta didik dari awal semester sampai akhir semester kemudian menyajikannya ke dalam bentuk laporan nilai raport. Untuk mempermudah pekerjaan Bapak/Ibu Guru serambi edukasi  akan membagikan beberapa aplikasi berbasis Microsoft Excel. 
1. Software Penilaian Kurikukum 2013 (credit;P. Sukani)
Penilaianan
Unduh DISINI
2. Program Penilaian dan cetak Raport (untuk Wali Kelas)
rekap
Unduh DISINI,  Blanko Kosong DISINI
3. Analisis Butir Soal Pilihan Ganda
butir soal
Unduh DISINI  Blanko Kosong DISINI
4. Analisis Butir Soal Uraian
Mirror Dropbox : Silahkan di unduh dengan mengklik link dibawah ini.
5. Leger raport   (model lain)
Selamat Bekerja. Mudah-mudahan dengan aplikasi ini dapat mempermudah pekerjaan Bapak/Ibu Guru. Salam Operator.
 

Download Silabus Tematik SD Kurikulum 2013


  • Download Silabus Tematik SD Kurikulum 2013
    Mulai tahun pelajaran 2013/2014 Kurikulum 2013 akan diterapkan di sekolah yang mendapat prioritas dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Untuk silabus Kurikulum 2013 dibuat Kemendikbud. Secara bertahap Kurikulum pengganti KTSP ini diimplementasikan. Tahap awal untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) diterapkan pada kelas 1 dan kelas 4.

    Kurikulum 2013 untuk SD menggunakan metode tematik integratif, yaitu dalam pembelajaran menggunakan tema untuk mengaitkan beberapa materi ajar. Tema akan yang akan menjadi penggerak mata pelajaran yang lain. Pada kurikulum baru SD masing-masing kelas akan disediakan banyak tema. Umumnya tiap tingkatan kelas mempunyai delapan tema berbeda.

    Pada Kurikulum 2013 yang akan diterapkan Juli 2013, guru tak perlu repot lagi untuk membuat silabus. Kemendikbud mengambil alih pembuatan silabus pada kurikulum 2013. Pembahasan silabus dilaksanakan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendikbud. Penyusunan silabus ini melibatkan para guru, dosen dan ahli pendidikan.

    Berikut contoh silabus Kurikulum 2013 untuk SD:
    • Silabus Kelas 1 SD Kurikulum 2013 | DOWNLOAD
    • Silabus Kelas 2 SD Kurikulum 2013 | DOWNLOAD
    • Silabus Kelas 3 SD Kurikulum 2013 | DOWNLOAD 
    • Silabus Kelas 4 SD Kurikulum 2013 | DOWNLOAD 
    • Silabus Kelas 5 SD Kurikulum 2013 | DOWNLOAD
    • Silabus Kelas 6 SD Kurikulum 2013 | DOWNLOAD

    Silabus merupakan program pembelajaran yang akan dijadikan dasar untuk membuat rencana pembelajaran. Penyusunan silabus oleh pusat ini dimaksudkan agar pengawasan dan kontrol pendidikan jadi lebih mudah. Sehingga proses pembelajaran tidak menurut cara yang diketahuinya sendiri-sendiri. 
  • sumber : http://www.sekolahdasar.net/2013/06/download-silabus-tematik-sd-kurikulum-2013.html
 

Kumpulan Tombol Rahasia (Shortcut) Microsoft Word terlengkap


İmage Kamu sering bekerja dengan Microsoft Oficce atau menggunakan Ms. Word? berikut ini beberapa cara menggunakan tombol/perintah cepat yang ada di Ms. Word, dengan cara ini diharapkan pekerjaan Kamu lebih cepat selesai. Goodjob



Berikut Kumpulan Tombol Rahasia (Shortcut) Microsoft Word terlengkap:
Gunakan kombinasi tombol di keyboard anda!

Spoiler: Klik
CTRL+N
Membuat dokumen baru
CTRL+O
Membuka dokumen
CTRL+S
Menyimpan dokumen yang sedang dibuka/diedit
CTRL+W
Menutup dokumen. Jika dokumen belum disimpan, akan muncul kotak dialog yang menanyakan apakah dokumen ingin disimpan atau tidak.
CTRL+ALT+S
Membagi (split) jendela dokumen menjadi dua bagian. Setelah mengetik CTRL+ALT+ S, klik pada posisi yang diinginkan.
SHIFT+ALT+C
Menutup kembali jendela dokumen yang telah dibagi dua bagian / displit (CTRL+ALT+ S)
CTRL+ALT+P
Mengubah tampilan dokumen menjadi tampilan Print Layout. Lihat menu View
CTRL+ALT+O
Mengubah tampilan dokumen menjadi tampilan outline. Lihat menu View
CTRL+ALT+N
Mengubah tampilan dokumen menjadi tampilan Normal. Lihat menu View
ALT+R
Mengubah tampilan dokumen menjadi tampilan Reading. Lihat menu View
Berhubungan Dengan Pencarian dan Penelusuran Dalam Dokumen
CTRL+F
Mencari teks atau objek spesial lainnya dalam dokumen
ALT+CTRL+Y
Melanjutkan pencarian CTRL+F setelah kotak dialog pencarian ditutup
CTRL+H
Mencari teks tertentu di dalam dokumen kemudian menimpanya/menggantinya dengan teks lain
CTRL+G
Cara singkat untuk menuju ke suatu halaman, bookmark, footnote, tabel, komentar (comment), gambar,atau ke lokasi tertentu lainnya.
ALT+CTRL+Z
Pindah ke dokumen lain, atau ke bagian lain dalam dokumen, atau antar dokumen dengan email yang diedit di MS Word.
ALT+CTRL+PAGE UP
Pindah ke awal tampilan di monitor
ALT+CTRL+PAGE DOWN
Pindah ke akhir tampilan di monitor
CTRL+HOME
Pindah ke awal dokumen
CTRL+END
Pindah ke akhir dokumen
HOME
Pindah ke awal baris
END
Pindah ke akhir baris
Berhubungan Dengan Cetak/Print dan Print Preview
CTRL+P
Cetak dokumen (membuka kotak dialog Print)
ALT+CTRL+I Atau CTRL+F2
Pindah ke tampilan print preview atau sebaliknya ke tampilan standar
Tombol arah / panah:
Tombol Panah ← ↑ → ↓
Pindah ke halaman tertentu sesuai arah panah dalam tampilan print preview
PAGE UP atau PAGE DOWN
Pindah ke halaman sebelumnya atau sesudahnya dalam tampilan print preview
CTRL+HOME
Pindah ke halaman pertama dalam tampilan print preview
CTRL+END
Pindah ke halaman terakhir dalam tampilan print preview
Berhubungan Dengan Footnote dan Endnote
ALT+CTRL+F
Menambahkan footnote
ALT+CTRL+D
Menambahkan endnote
Berhubungan Dengan delete, copy dan move
BACKSPACE
Menghapus satu karakter ke kiri
CTRL+BACKSPACE
Menghapus satu kata ke kiri
DELETE
Menghapus satu karakter ke kanan
CTRL+DELETE
Menghapus satu kata ke kanan
CTRL+X
Cut : Mengambil teks/gambar
CTRL+C
Copy: menduplikat teks/gambar
CTRL+C, C
Memunculkan daftar teks yang telah di-copy atau di-cut
F2
Memindahkan teks atau gambar. Caranya: pilih dulu (sorot) teks yg akan dipindahkan, lalu tekan F2, lalu klik pada posisi dimana teks tersebut akan dipindahkan, lalu tekan ENTER.
CTRL+V
Paste: menyisipkan teks/gambar yang telah di-cut atau di-copy.
Berhubungan dengan Karakter/simbol spesial
CTRL+F9
Membuat sebuah field
SHIFT+ENTER
Membuat baris baru
CTRL+ENTER
Membuat halaman baru
CTRL+SHIFT+ENTER
Membuat bagian dokumen baru. Bagian yang baru ini bukan lanjutan dari halaman sebelumnya, jadi nomor halamannya bisa dimulai dari yang baru, atau orientasi halamannya (portrait/landscape) bisa beda.
CTRL+SHIFT+SPACEBAR
Membuat spasi yang tidak bisa dipisahkan. Maksudnya seolah-olah dua kata yang berada di antara spasi tersebut tetap berada dalam satu baris.
ALT+CTRL+C
Simbol Copyright ( © )
ALT+CTRL+R
Simbol Registered Trademark ( ® )
ALT+CTRL+T
Simbol Trademark ( ™ )
“kode simbol”, ALT+X
Memasukkan simbol tertentu. Caranya: tulis dulu kode simbolnya, lalu tekan ALT+X. Daftar simbol dan kodenya dapat anda lihat pada menu “Insert”, “Symbol…”, lalu pilih tab Symbol. Contoh : untuk menulis simbol ∑ , ketik 2211 lalu tekan ALT+X. Kode simbol berupa kode Unicode (Hexadesimal).
ALT+”kode simbol”
Memasukkan simbol tertentu sesuai dengan kode simbolnya (desimal ANSI). Kode simbolnya berupa angka-angka yang harus diketikkan melalui Keypad Numeric. Daftar simbol dan kodenya dapat anda lihat pada menu “Insert”, “Symbol…”, lalu pilih tab Symbol.
Berhubungan dengan menyorot / memblok teks
SHIFT+”tombol panah” Atau SHIFT+”klik mouse”
Menyorot teks. Caranya: tekan tombol SHIFT (jangan dulu dilepas) lalu tekan tombol tanda panah atau klik di tempat yang diinginkan.
CTRL+”sorot yang lain”
Menyorot teks terpisah. Caranya: setelah menyorot sebuah teks, anda bisa juga menyorot teks lain yang bukan lanjutan dari teks tersebut dengan menekan tombol CTRL.
F8
Menghidupkan mode penyorotan, yaitu menyorot teks tanpa menggunakan tombol SHIFT. Caranya: tekan F8 satu kali, lalu tekan tombol panah ke arah yang anda inginkan. Untuk mengakhiri mode penyorotan, tekan ESC. Jika anda tekan F8 dua kali, secara otomatis akan menyorot satu kata, jika tekan F8 tiga kali akan menyorot satu kalimat, dan seterusnya. Untuk mengurangi ukuran penyorotan, tekan SHIFT+F8. Jangan lupa menekan ESC untuk mengakhiri mode penyorotan.
ESC
Mengakhiri mode penyorotan.
SHIFT+HOME
Menyorot hingga ke awal baris
SHIFT+END
Menyorot hingga ke akhir baris
SHIFT+PAGE DOWN
Menyorot hingga satu layar ke bawah
SHIFT+PAGE UP
Menyorot hingga satu layar ke atas
CTRL+SHIFT+HOME
Menyorot hingga ke awal dokumen
CTRL+SHIFT+END
Menyorot hingga ke akhir dokumen
ALT+CTRL+SHIFT+PAGE UP
Menyorot hingga ke awal tampilan di monitor
ALT+CTRL+SHIFT+PAGE DOWN
Menyorot hingga ke akhir tampilan di monitor
CTRL+A
Menyorot seluruh isi dokumen
CTRL+SHIFT+F8 kemudian tekan tombol panah
Menyorot teks secara vertikal
TAB
Menyorot isi sel berikutnya dalam tabel
SHIFT+TAB
Menyorot isi sel sebelumnya dalam tabel
Berhubungan dengan pergerakan kursor
Panah (kiri, kanan, atas, bawah) Pindah satu karakter/huruf ke (kiri, kanan, atas, bawah)
CTRL+”panah kiri”
Pindah satu karakter/huruf ke kiri
CTRL+”panah kanan”
Pindah satu karakter/huruf ke kanan
CTRL+”panah atas”
Pindah satu paragraf ke atas
CTRL+”panah bawah”
Pindah satu paragraf ke bawah
END
Pindah ke akhir baris
HOME
Pindah ke awal baris
ALT+CTRL+PAGE UP
Pindah ke awal tampilan di monitor
ALT+CTRL+PAGE DOWN
Pindah ke akhir tampilan di monitor
PAGE UP
Pindah satu halaman ke atas
PAGE DOWN
Pindah satu halaman ke bawah
CTRL+PAGE DOWN
Pindah ke awal halaman berikutnya
CTRL+PAGE UP
Pindah ke awal halaman sebelumnya
CTRL+END
Pindah ke akhir dokumen
CTRL+HOME
Pindah ke awal dokumen
TAB
Pindah satu sel ke kanan (dalam tabel)
SHIFT+TAB
Pindah satu sel ke kiri (dalam tabel)
ALT+HOME
Pindah ke sel paling kiri (dalam tabel)
ALT+END
Pindah ke sel paling kanan (dalam tabel)
ALT+PAGE UP
Pindah ke sel paling atas dalam satu kolom (dalam tabel)
ALT+PAGE DOWN
Pindah ke sel paling bawah dalam satu kolom (dalam tabel)
“panah atas”
Pindah ke baris sebelumnya/atas (dalam tabel)
“panah bawah”
Pindah ke baris sesudahnya/bawah (dalam tabel)
CTRL+SHIFT+C
Meng-copy / menduplikat format dari teks (Ingat!, bukan tulisannya melainkan formatnya. Misalnya : ukuran dan jenis huruf, jarak spasi antar baris, dsb)
CTRL+SHIFT+V
Menyisipkan format teks setelah di CTRL+SHIFT+C
CTRL+SHIFT+F
Merubah jenis huruf
CTRL+SHIFT+P
Merubah ukuran huruf
CTRL+SHIFT+>
Memperbesar ukuran huruf
CTRL+SHIFT+<
Memperkecil ukuran huruf
CTRL+]
Memperbesar ukuran huruf 1 poin
CTRL+[
Memperkecil ukuran huruf 1 poin
CTRL+D
Mengubah format huruf. Ini akan memunculkan kotak dialog yang berkaitan dengan pemformatan huruf secara lengkap.
SHIFT+F3
Mengubah efek-efek pada teks. Untuk kembali ke efek yang semula, cukup tekan lagi SHIFT+F3 sampai kembali ke semula
CTRL+SHIFT+A
Mem-format teks menjadi huruf kapital semuanya
CTRL+B
Menebalkan teks. Contoh: Ini tebal
CTRL+U
enambahkan garis bawah. Contoh: ini garis bawah
CTRL+SHIFT+W
Menambahkan garis bawah hanya pada teksnya saja, bukan pada spasi antar kata. Contoh: ini garis bawah
CTRL+SHIFT+D
Menambahkan garis bawah dobel. Contoh: ini garis bawah
CTRL+SHIFT+H
Memformat teks menjadi tidak terlihat (hilang). Untuk melihat teks yang diformat hilang, kllik menu Tools, Options, lalu pada tab View, perhatikan bagian Formatting marks, berikan tanda cek pada opsi All, lalu klik tombol OK.
CTRL+I
Memiringkan teks. Contoh: ini miring
CTRL+SHIFT+K
Memformat teks menjadi huruf kecil semuanya
CTRL + ”=” (tanda sama dengan)
Menempatkan teks pada posisi pangkat bawah. Contoh: H2O
CTRL + SHIFT + “+” (tanda tambah)
Menempatkan teks pada posisi pangkat atas. Contoh: 52 = 25
CTRL+SPACEBAR (tombol spasi)
Menghilangkan format yang telah dilakukan
CTRL+SHIFT+Q
Mengubah teks menjadi berjenis huruf simbol
CTRL + SHIFT + *
Menampilkan huruf-huruf yang tidak terlihat atau yang tidak dapat dicetak
SHIFT+F1
lalu klik pada teks yang ingin dilihat formatnya Menampilkan detail format yang diberlakukan pada teks (Reveal Formatting)
CTRL+1
Menerapkan jarak antar baris 1 spasi
CTRL+2
Menerapkan jarak antar baris 2 spasi
CTRL+5
Menerapkan jarak antar baris 1.5 spasi
CTRL+0
Menambahkan/menghilangkan jarak 1 spasi pada awal paragraf
CTRL+E
Membuat teks menjadi rata tengah
CTRL+J
Membuat teks menjadi rata kiri dan kanan
CTRL+L
Membuat teks menjadi rata kiri
CTRL+R
Membuat teks menjadi rata kanan
CTRL+M
Menambah margin pada sebelah kiri
CTRL+SHIFT+M
Menghilangkan tambahan margin kiri setelah di CTRL+M
CTRL+T
Menambahkan indent menggantung
CTRL+SHIFT+T
Mengurangi jarak indent menggantung
CTRL+Q
Menghilangkan semua format yang telah dilakukan sehingga menjadi biasa / tanpa pemformatan
CTRL+SHIFT+S
Mengubah style teks
ALT+CTRL+K
Memulai AutoFormat
CTRL+SHIFT+N
Menerapkan style Normal
ALT+CTRL+1
Menerapkan style Heading 1
ALT+CTRL+2
Menerapkan style Heading 2
ALT+CTRL+3
Menerapkan style Heading 3
CTRL+SHIFT+L
Menerapkan style List / daftar
Berhubungan dengan mail merge
ALT+SHIFT+K
Menampilkan sebuah mail merge
ALT+SHIFT+N
Menggabungkan dokumen
ALT+SHIFT+E
Mengedit data dokumen mail merge
ALT+SHIFT+F
Memasukkan sebuah field mail merge
ALT+SHIFT+D
Memasukkan field tanggal (Date)
ALT+CTRL+L
Memasukkan field daftar (List)
ALT+SHIFT+P
Memasukkan field nomor halaman
ALT+SHIFT+T
Memasukkan field waktu (jam / Time)
CTRL+F9
Memasukkan field kosong
[CTRL+SHIFT+F7
Mengupdate informasi-informasi yang saling berkaitan di dalam dokumen sumber sebuah mail merge
F9
Mengupdate field yang sedang ditunjuk kursor saat itu
CTRL+SHIFT+F9
Menghilangkan hubungan sebuah link
SHIFT+F9
Melihat sebuah field dengan hasilnya (secara bergantian)
ALT+F9
Melihat semua field beserta hasilnya (secara bergantian)
ALT+SHIFT+F9
Menjalankan GOTOBUTTON atau MACROBUTTON dari field yang sedang dilihat hasilnya
F11
Pindah ke field berikutnya
SHIFT+F11
Pindah ke field sebelumnya
CTRL+F11
Mengunci field
CTRL+SHIFT+F11
Membuka /menghilangkan kunci field yang terkunci
Shortcut Tombol Fungsi (Tombol F1, F2, F3, ….F12)
F1
Membuka panduan Microsoft Word
F2
Memindahkan teks atau gambar. Caranya: pilih dulu (sorot) teks yg akan dipindahkan, lalu tekan F2, lalu klik pada posisi dimana teks tersebut akan dipindahkan, lalu tekan ENTER.
F3
Memasukkan AutoText
F4
Mengulangi proses / pengetikan yang terakhir dilakukan
F5
Membuka kotak dialog pencarian (cara singkat menuju bagian tertentu di dalam dokumen)
F6
Menuju ke frame / panel berikutnya
F7
Membuka kotak dialog Spelling and Grammar
F8
Menghidupkan mode penyorotan, yaitu menyorot teks tanpa menggunakan tombol SHIFT. Caranya: tekan F8 satu kali, lalu tekan tombol panah ke arah yang anda inginkan. Untuk mengakhiri mode penyorotan, tekan ESC. Jika anda tekan F8 dua kali, secara otomatis akan menyorot satu kata, jika tekan F8 tiga kali akan menyorot satu kalimat, dan seterusnya. Untuk mengurangi ukuran penyorotan, tekan SHIFT+F8. Jangan lupa menekan ESC untuk mengakhiri mode penyorotan.
F9
Mengupdate field yang dipilih / disorot
F10
Mengaktifkan bar menu untuk diakses oleh keyboard
F11
Menuju ke field berikutnya
F12
Menyimpan dokumen dengan nama baru. Ini sama dengan meng-klik menu File, Save As.
Tombol CTRL dan Tombol Fungsi (Tombol F1, F2, F3, ….F12)
CTRL+F2
Pindah ke tampilan print preview atau sebaliknya ke tampilan standar
CTRL+F3
Mengambil teks untuk Autotext
CTRL+F4
Menutup jendela dokumen (sekaligus menutup dokumen)
CTRL+F5
Mengembalikan (restore) ukuran jendela dokumen setelah di maximize
CTRL+F6
Pindah ke dokumen lain (jika membuka lebih dari satu file dokumen Word)
CTRL+F7
Menjalankan perintah Move (shortcut untuk title bar)
CTRL+F8
Menjalankan perintah Size (shortcut untuk title bar)
CTRL+F9
Membuat sebuah field untuk karakter spesial (simbol)
CTRL+F10
Membuat jendela Microsoft Word menjadi berukuran Maximize
CTRL+F11
Mengunci field pada mail merge
CTRL+F12
Membuka file dokumen Word. Ini sama dengan mengklik menu File, Open.
Tombol SHIFT dan Tombol Fungsi (Tombol F1, F2, F3, ….F12)
SHIFT+F1
Menampilkan detail format yang diberlakukan pada teks (Reveal Formatting)
SHIFT+F2
Menduplikat (copy) teks
SHIFT+F3
Mengubah efek-efek pada teks. Untuk kembali ke efek yang semula, cukup tekan lagi
SHIFT+F3 sampai kembali ke semula
SHIFT+F4
Mengulangi /melanjutkan proses pencarian Find atau GoTo
SHIFT+F5
Meletakkan kursor pada posisi teks yang terakhir kali dilakukan perubahan
SHIFT+F6
Menuju ke frame / panel sebelumnya
SHIFT+F7
Membuka kotak dialog Thesaurus
SHIFT+F8
Menghilangkan tanda penyorotan / seleksi
SHIFT+F9
Melihat sebuah field dengan hasilnya (secara bergantian)
SHIFT+F10
Memperlihatkan menu klik kanan pada posisi kursor
SHIFT+F11
Pindah ke field sebelumnya
SHIFT+F12
Menyimpan dokumen. Ini sama dengan mengklik menu File, Save
Tombol ALT dan Tombol Fungsi (Tombol F1, F2, F3, ….F12)
ALT+F1
Meletakkan kursor pada field berikutnya. Field di sini bisa berupa teks yang mengandung link, ataupun teks-teks tertentu lainnya
ALT+F3
Membuat sebuah entry AutoText
ALT+F4
Keluar dari program aplikasi Microsoft Word
ALT+F5
Mengembalikan ukuran jendela Microsoft Word jika sedang maximize.
ALT+F7
Mencari kesalahan dalam penulisan. Ini bisa berfungsi jika kotak cek “Check spelling as you type” diaktifkan. (lihat di menu Tools, Options, klik tab Spelling & Grammar)
ALT+F8
Menjalankan sebuah macro.
ALT+F9
Melihat semua field beserta hasilnya (secara bergantian)
ALT+F10
Memaksimalkan (maximize) tampilan jendela program Microsoft Word
ALT+F11
Menampilkan jendela penulisan kode Microsoft Visual Basic
Tombol CTRL+SHIFT dan Tombol Fungsi (Tombol F1, F2, F3, ….F12)
CTRL+SHIFT+F3
Menuliskan isi dari Spike (entry AutoText spesial)
CTRL+SHIFT+F5
Mengedit bookmark. (membuka kotak dialog bookmark)
CTRL+SHIFT+F6
Pindah ke jendela dokumen yang lain (jika pada saat bersamaan, membuka lebih dari satu file Word)
CTRL+SHIFT+F7
Mengupdate informasi-informasi yang saling berkaitan di dalam dokumen sumber sebuah mail merge
CTRL+SHIFT+F8 kemudian tekan tombol panah
Menyorot teks secara vertikal
CTRL+SHIFT+F9
Menghilangkan hubungan sebuah link
CTRL+SHIFT+F11
Membuka /menghilangkan kunci field yang terkunci
CTRL+SHIFT+F12
Membuka kotak dialog Print. Sama dengan CTRL+P
Tombol CTRL+ALT dan Tombol Fungsi (Tombol F1, F2, F3, ….F12)
CTRL+ALT+F1
Menampilkan informasi mengenai komputer yang sedang digunakan.
CTRL+ALT+F2
Membuka file dokumen Word. Ini sama dengan meng-klik menu File, lalu Open
Tombol ALT+SHIFT dan Tombol Fungsi (Tombol F1, F2, F3, ….F12)
ALT+SHIFT+F1
Meletakkan kursor pada field sebelumnya. Field di sini bisa berupa teks yang mengandung link, ataupun teks-teks tertentu lainnya
ALT+SHIFT+F2
Menyimpan dokumen yang sedang dibuka/diedit. Ini sama dengan meng-klik menu File, lalu Save
ALT+SHIFT+F9
Menjalankan GOTOBUTTON atau MACROBUTTON dari field yang sedang dilihat hasilnya
ALT+SHIFT+F10
Menampilkan menu atau pesan untuk smart tag.
ALT+SHIFT+F11
Menjalankan Microsoft Script Editor
Semoga bermanfaat! Goodjob 
sumber : http://forum.winpoin.com/diskusi-kumpulan-tombol-rahasia-shortcut-microsoft-word-terlengkap
 

Cara buka Office 2007 (docx, xlsx, pptx) pada Office 2003

Kamu masih pake Microsoft Office 2003 dan kadang kesulitan kalo pengen buka file Microsoft Office 2007 seperti Word (docx), Excel (xlxs), Power Point (pptx)? Jangan keburu install ulang MS Office kamu ke versi 2007. Apalagi kalo kompie kamu termasuk yang masih memiliki spesifikasi yang pas-pasan. Bisa ngos-ngosan kompie kamu ngejalanin MS Office 2007.

Lhaa... terus mungkin gini pertanyaan kamu : "Gimana dunk solusinya kalo pengen buka file yang hanya bisa dibuka di MS Office 2007 ?
Pernah nyoba download converter 2003 ke 2007 tapi hasilnya nggak memuaskan? Atau coba converter online?

Hmm, kayaknya cara itu terlalu ribet. Sebenarnya dari pihak Microsoft sendiri sudah membuat solusi yaitu dengan menyediakan MS Office Compatibility Pack yaitu FileFormatConverter.


Klik disini buat download MS Office Compatibility Pack (FileFormatConverter) langsung dari Microsoft

Dengan menginstall MS Office Compatibility Pack ini pada Microsoft Office 2000, Office XP, atau Office 2003, kamu akan dapat membuka, mengedit, dan menyimpan file menggunakan format file versi lebih baru Word (docx), Excel (xlsx), dan PowerPoint(pptx). Paket Kompatibilitas juga dapat digunakan bersama-sama dengan Microsoft Office Word Viewer 2003, Excel Viewer 2003, dan PowerPoint Viewer 2003 untuk melihat file yang disimpan dalam format baru ini.

Sekarang biarpun di kompie kamu hanya terpasang MS Office 2003, setelah mendownload kemudian menginstall FileFormatConverter.exe tadi, kini dan selamanya sudah dapat membuka, mengedit dan menyimpan file docx, xlxs, pptx. Ya, hanya dengan menginstall FileFormatConverter.exe semua permasalahan bisa teratasi tanpa harus upgrade/install ulang MS Office ke versi 2007. Praktis dan mudah bukan?


sumber : http://vayoga.blogspot.com/2010/03/kamu-masih-pake-microsoft-office-2003.html
 
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. abu-uswah - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger