Latest Post

Download Pelajaran Bahasa Arab دروس اللغة العربية لغير ناطقين بها buatan Univ Islam Madinah

Bagi anda yg sedang atau akan mempelajari, atau anda mungkin adalah seorang guru/mudarris, saya merekomendasikan software ini untuk dijadikan bahan belajar mengajar. Software berformat flash ini adalah buatan Universitas/ Jamii’ah Islamiyyah Madinah.



Bagi yang sudah mengetahui tentang buku duurusul lughotil ‘arobiyyah li ghoiri an naathiiqiina bihaa, tentu sudah mengetahui kemudahan ketiga buku itu ketika diajarkan maupun dipelajari.

Nah, software durus flash ini berisi sekumpulan materi bahasa Arab yang sangat lengkap yang berasal kitab durus lughoh tersebut dan diengkapi dengan kitab-kitab bahasa lainnya semisal kitab silsilah, juga terdiri dari berbagai disiplin ilmu dan kitab dengan berbagai tingkatan yg tersesuaikan yang diajarkan di univ Islam Madinah.



Silahkan >>download di sini<<

Petunjuk download:

setelah anda sukses mendownload file ini,  ekstraklah file zip tersebut.. Berikut daftar file yang akan anda dapatkan, jika berhasil mengekstraknya, pilih file Lughoh, doble klik!

Durus-Flash Arabic Lessons Flash Formated

selamat belajar dan mengajar..
 

Cara mendownload file .swf di firefox dengan add-ons download helper

Kali ini saya akan menunjukkan cara mendownload file .swf  di browser firefox menggunakan add-ons, berikut langkah langkah nya

1. buka browser firefox.

2. download add-ons yang bernama download helper, cara mendownload.nya buka tools > add-ons > pilih tab get add-ons > lalu ketikkan download helper di tempat search add-ons > klik search (gambar kaca pembesar).

3. jika telah muncul klik add to firefox, lalu firefox akan mendownload dan menginstal secara otomatis.

4. jika proses instalasi telah selesai, restart firefox.

5. setelah merestart firefox sekarang buka kembali add-ons (tool > add-ons), setelah terbuka jendela add-ons, pilih tab ektensions > klik pada DownloadHelper > klik options, lalu akan teruka jendela preferences.

6. pilih tab capture > pilih tab network.

7. lalu isi kan "swf" pada kotak kecil di bawah, setelah itu klik add > ok

8. sekarang buka situs tempat file swf, jika gambar download helper yang berada di atas sebelah kiri addres bar menyala, maka download helper telah menemukan file yang ektensi nya support dengan list nya tadi.

9. klik panah kecil disebelah kanan download helper, lalu akan muncul file file yang bisa didownload nya

10. klik file yang ingin anda download lalu pilih lokasi untuk penyimpanan file tersebut, lalu klik ok.

sumber : kimbuy.blogspot.com/2011/04/cara-mendownload-file-swf-di-firefox.html
 

Kisah lengkap Sara Bokker menemukan Islam, “Islam adalah jalan hidup, Akhirnya aku bebas!”



Bagaimana Sara Bokker menemukan Islam Aku tumbuh di  kota kecil di South Dakota, Amerika Serikat, yang aku pernah berhubungan hanya dengan agama yang ada di berbagai denominasi Kristen.  Aku dan keluargaku kadang-kadang menghadiri gereja Lutheran, didorong oleh ibuku, dan akhirnya aku membenarkan Lutheran. Aku percaya Tuhan, tetapi aku tidak percaya pada semua "barang gereja": bernyanyi, menyembah gambar salib dan Yesus, dan memakan "tubuh dan darah Kristus". Hal itu hanya tidak masuk akal bagiku.

Sepanjang yang dapat ku ingat, sesuatu selalu hilang. Ada lubang di hatiku, kesedihan yang besar ini dan kegelapan kesendirian yang merasuki setiap sel dalam tubuhku, pikiran, dan jiwa. Tidak ada yang dapat mengisi lubang itu, dan kesakitan tak kunjung pergi. Aku beralih ke alkohol di usia yang sangat muda untuk mati rasa sedalam itu, menderita sakit. Tetapi itu hanya sementara, dan ini bahkan selalu membuatku merasa lebih buruk setelah kematian rasa itu.

Kejauhanku dari keluargaku dan setiap orang di sekitarku meningkat seiring dengan pertumbuhanku. Aku memilki kemuakan dan kebencian terhadap diriku sendiri, yang menyebabkanku menjadi benar-benar mengerikan terhadap orangtua ku. Semua yang aku ingat, ingin melarikan diri  – melarikan diri dari "darimana aku dan siapa aku". Bagaimanapun, aku menyadari bahwa tidak peduli sekeras apapun aku mencoba, aku tidak dapat melarikan diri dari "siapa aku". Makanya, aku memutuskan untuk melakukan apa yang dapat membuatku melarikan diri dari diriku sebelum aku menghancurkan diriku.

Aku menjadi seorang budak dalam pandanganku. Aku telah termakan oleh ini semua.
Aku keluar dari tempat kuliahku dan meninggalkan South Dakota ke Florida sendirian ketika aku berusia 19 tahun. Siap untuk membuat sebuah permulaan yang baru di lingkungan baru yang menggairahkan, aku menemukan sedikit kebahagiaan untuk sebuah periode singkat dari waktu. Tetapi hal itu dangkal. Rasa sakit itu dan kesedihan, lubang di hatiku, masih ada.

Aku telah menghabiskan bertahun-tahun untuk sesuatu yang dapat menyembuhkan diriku. Aku beralih ke psikologi, pertolongan sendiri dengan buku-buku dan rekaman dan latihan, semua yang benar-benar membantuku dalam urusan yang besar. Beberapa pekerjaanku memungkinkakku untuk mendapatkan beberapa uang dengan mudah, maka itu habis secepat mendapatkannya, "terimakasih atas belanja dan pesta".

 Dengan tujuan untuk tetap bersama setiap orang, aku mengambil kartu kredit – kartu kredit yang banyak – dan aku menemukan diriku tenggelam lebih dalam dan lebih dalam lagi di dalam hutang, tetapi tidak begitu peduli karena aku merasa hanya hidup untuk satu hari. Aku juga terjepit dalam pandanganku. Ini menghabiskan banyak waktu dan uang untuk tampil baik. Aku menjadi seorang budak dalam pandanganku. Aku telah termakan oleh semua ini: Penata rambut, gym, mall, dsb. Setelah semua itu, aku sebagaimana pandangaku, atau jadi apa yang aku pikirkan. Dan aku hanya tahu aku akan bahagia jika setiap orang memandangku, jika aku mendapatkan perhatian. Dan aku mendapatkan perhatian, tetapi aku benci!, ini membuatku sengsara. Jadi apa yang dapat membuatku bahagia? Aku masih mencarinya.

Aku menemukan cinta, dan itu membuatku sedikit bahagia. Kemudian aku mulai melihat kea rah keagamaan, semua macam dan tipe keagamaan. Cukup menarik, aku menemukan ada beberapa yang menjadi "kebenaran universal" di banyak agama. Terlihat berbeda, tetapi intinya sama. Cintaku untuk semua kemanusiaan dan kedamaian di dalam hatiku meningkat tajam seiring pencarian dan pertumbuhan spiritualku. Aku menjadi sangat tertarik di bidang "studi metafisika", dan beberapa tipe mediasi Timur dan yoga. Aku paling mengagumi hal-hal ini. Bagaimanapun, aku menginginkan lebih. Aku ingin seseorang memberitahuku dengan tepat apa yang harus dilakukan dan bagaimana untuk melakukannya. Aku butuh aturan dan struktur. Dan aku tidak mendapatkan itu di fakta lapangan yang sangat liberal ini, abstrak, dan bebas.

Akhirnya aku kembali ke perkuliahan, dan itu membuatku jauh lebih baik tentang diriku. Aku mengembangkan keinginan besar pada hubungan internasional dan setelah aku belajar kebenaran buruk tentang "Sejarah Amerika" dan "Kebijakan Luar Negeri AS", aku terkejut dengan semua ketidakadilan ini, rasisme, dan penindasan. Itu menyakiti hatiku. Aku telah sangat menyedihkan oleh penderitaan di dunia ini. Aku memutuskan, aku harus melakukan sesuatu untuk ini.

Aku hanya terlalu keras kepala untuk mengajukan salah satu cara untuk menjadi Muslim. Aku memulai  jaringan dengan mendidik sekolah menengah lokal dan mahasiswa tentang ketidakadilan di Timur Tengah, dan akhirnya aku mulai mengorganisir para aktivis lokal untuk pergi ke Washington DC, untuk memprotes perang yang akan datang di Irak. Selama proses ini, aku berjumpa dengan seorang pria yang mengagumkan – seorang muslim – yang juga melakukan hal yang sama. Aku tidak pernah melihat seseorang yang telah mendedikasikan hidupnya untuk penyebab yang juga aku sangat peduli  – keadilan dan hak asasi manusia. Dia telah memulai organiasinya, yang aku menjadi sukarelawan, karenanya aku dapat belajar darinya dan membantu perjuangannya. Karena kami bekerja bersama, dia berbagi kepadaku tentang sejarah Nabi Muhammad shallahu ‘alaihi wa salam, para sahabatnya, dan peradaban yang mengagumkan dari Islam – satu-satunya contoh dari keadilan masyarakat di planet ini. Aku terkejut mendengar sejarah-sejarah ini, karena aku tidak tahu apa-apa tentang sejarah ini. Aku menjadi terpikat oleh Islam dan membaca banyak tentangnya, akhirnya aku membaca Al Qur'an.

Aku menemukan di dalam Islam, kebenaran yang aku sedang cari. Akhirnya semuanya masuk akal. Bagaimanapun, aku merealisasikan banyak kesalahpahaman dan klise yang aku bahkan tidak menyadarinya. Pertama-tama, aku tidak tertarik pada isu perempuan dan belum mengerti mengapa mereka berpakaian sangat berbeda. Aku dengan tegas mengatakan, "aku tidak akan pernah dapat berpakain seperti itu", karena aku masih mempunyai  pikiran, "bagaimana aku terlihat adalah aku".  Maka jika orang-orang tidak dapat melihat bagaimana aku, maka aku bahkan tidak akan pernah ada. Juga, bagaimana tentang "perempuan yang tinggal di rumah dan hanya memperhatikan anak-anak dan perkerjaan rumahtangga dan mendengarkan suaminya?" , ini terlalu banyak bagiku! Tidak ada jalan yang aku dapat mengerti mengapa seorang perempuan harus tinggal di rumah. Siapa dia jika dia tidak ada "diluar sana" mendaki jalanya untuk  "kaca-kaca langit"? Dan mengapa dia harus mematuhi suaminya?

Aku menemukan jawaban yang indah dari pertanyaan-pertanyaan ini, yang sangat logis dan luar biasa fungsional.  Kalian  lihat, Islam bukan sekedar "sebuah agama". Islam adalah sebuah jalan sempurna di dalam kehidupan. Di dalamnya, kalian memiliki petunjuk dan jawaban-jawaban bahkan untuk hal yang paling kecil, seperti bagaimana makan dan tidur. Ini mengagumkan!

Bagaimanapun, aku masih tidak berkeinginan untuk masuk Islam. Itu terlihat terlalu dini bagiku, terlalu banyak pertanggungjawaban dan aku terlalu keras kepala untuk mengajukan cara bagaimana seharusnya untuk menjadi seorang Muslim. Kemudian pada malam yang dingin di Januari 2003, aku sedang berada di dalam bis kembali dari demonstrasi anti-perang di Washington DC, aku berada dipersimpangan jalan hidupku. Aku benci pekerjaanku dan baru saja meninggalkan suamiku karena kita telah hidup terpisah. Aku telah cukup mengorganisir orang-orang anti-perang. Aku berkata kepada diri sendiri, "apa yang dapat aku lakukan? Apa yang dapat aku lakukan? Aku hanya ingin menjadi seseorang yang baik dan membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik. Tetapi bagaimana? Apa yang harus aku lakukan?", Tiba-tiba, jawabannnya datang kepadaku: Menjadi Muslim. Itu saja! Sebuah selimut perdamaian memelukku. Aku merasa begitu tenang dan yakin dan penuh dengan kebahagiaan. Tiba-tiba aku mempunyai sebuah tujuan hidup, sebuah alasan untuk ada.

Hidup tetaplah hidup: ini tidak mudah, tetapi sekarang aku memiliki buku panduan.
Seminggu kemudian, aku mengucapkan dua kalimat Syahadat di depan publik di sebuah pelataran untuk Masjid baru. Segera setelah aku mengucapkannya, dua pelangi terlihat di langit! Setiap orang yang menyaksikannya sangat terharu dan semua muslimah berdatangan setelah itu memelukku. Aku menangis dari sukacita yang sangat banyak, karena kebanyakan orang disana, bahagia karena memiliki ku di Ummat ini.
Hari berikutnya, bersemangat untuk menunjukkan kepada dunia, aku seorang Muslim!

Aku pergi ke tempat toko lokal Timur Tengah dimana mereka menjual hijab-hijab yang cantik dan pakaian yang sesuai dengan persyaratan pakaian Muslim. Aku membeli banyak gaun (jilbab) dan kerudung, dan sejak hari itu, aku berpakaian dengan benar. Ahhhhh…akhirnya bebas! Aku telah merusak belenggu fashion dan perbudakan fisik yang diberlakukan oleh masyarakat dangkal. Sejujurnya, aku merasa seperti sebuah beban berat telah terangkat dari pundakku. Aku tidak lagi merasa tertekan untuk berpakaian dan terlihat lebih baik. Akhirnya aku menghargai diriku sendiri dan tidak ada lagi dasar pada penghargaan diriku atas perhatian berdasarkan reaksi dan perhatian orang lain. Ketika banyak yang memandangku dengan pandangan aneh – beberapa dengan rasa kasihan, beberapa dengan rasa marah, dan beberapa dengan rasa penasaran – aku telah mendapatkan penghargaan yang lebih baik dari sebelumnya.

Alhamdulillah, seorang pria yang mengagumkan yang mengenalkanku kepada Islam menikahiku, tepatnya setelah satu bulan aku menjadi Muslim. Sejak itu, kami melanjutkan pekerjaan kami bersama-sama melawan ketidakadilan di seluruh dunia. Kami telah bepergian ke seluruh Timur Tengah dan hijrah dari Amerika ke Mesir untuk bersama ibu suamiku dan tinggal di lingkungan yang Islami. Alhamdulillah, aku diberkahi dengan sebuah keluarga yang indah, selain itu, keluarga yang lebih besar – Ummat islam – aku dapatkan sejak aku menjadi seorang Muslim.

Hidup tetaplah hidup: ini tidak mudah, tetapi sekarang aku mempunyai buku panduan, sebuah struktur, sebuah fondasi. Hati ku telah lengkap. Kesedihan dan kesendirian telah pergi. Sekarang aku merasa, aku adalah bagian. Aku adalah seseorang. Dan aku di rumah, setidaknya untuk saat ini, di dalam milidetik ini yang kita katakan (kehidupan duniawi), hingga aku sampai di akhir, di rumah abadi di akhirat, insya Allah dekat dengan yang Tercinta, Penciptaku, Tuhan Semesta alam, yakni Allah yang Maha Suci dan Maha Agung.

Sara Bokker
Sara Bokker adalah seorang mantan artis, model di Amerika Serikat, instruktur fitness, dan aktivis. Saat ini Sara adalah seorang direktur komunikasi di The March for Justice, seorang co-founder The Global Sisters Network. Dan produser terkenal Shock & Awe Gallery©. Sara bias dihubungi di srae@marchforjustice.com.
***
Note: artikel ini diterjemah dengan persetujuan dari ukhti Sara Bokker untuk muslimahzone.com
Foto Ilustrasi by türkbeyi01
Alih bahasa: zafaran

sumber : http://arrahmah.com/read/2012/02/12/18004-kisah-lengkap-sara-bokker-menemukan-islam-islam-adalah-jalan-hidup-akhirnya-aku-bebas.html
 

Amazing Story: Perjalanan panjang seorang wanita mualaf Rusia


Awal mulanya…Ia seorang gadis Rusia, berasal dari keluarga yang taat beragama, akan tetapi ia seorang penganut kristen ortodox yang sangat fanatik dengan kristennya.Salah seorang pedagang Rusia menawarinya untuk pergi bersama dengan sekelompok gadis-gadis ke negara teluk untuk membeli alat-alat elektronik yang kemudian akan dijual di Rusia. Demikianlah awal kesepakatan antara pedagang dengan gadis-gadis tersebut.

Ketika mereka telah sampai di sana, laki-laki itu mulai menampakkan taringnya dan mengungkapkan niat jahatnya. Ia menawarkan kepada gadis-gadis tersebut profesi tercela. Ia mulai merayu mereka dengan harta yang melimpah dan hubungan yang luas, sampai sebagian besar gadis-gadis itu terpedaya dan akhirnya menerima idenya, kecuali wanita yang satu ini. Ia sangat fanatik dengan agama kristennya sehingga ia menolak.

Laki-laki itu menertawakannya seraya berkata, "Engkau di negeri ini tersia-sia, engkau tidak memiliki apapun selain pakaian yang engkau pakai … dan aku tidak akan memberikan apapun kepadamu". Ia mulai menekannya, ia tempatkan wanita itu di sebuah flat (kamar) bersama gadis-gadis yang lain dan ia sembunyikan paspor-paspor mereka. Gadis-gadis yang lain tidak mampu mempertahankan prinsipnya, mereka pun larut bersama arus … sementara ia tetap teguh menjaga kesuciannya. Setiap hari ia selalu mendesak laki-laki itu untuk menyerahkan paspornya atau memulangkan dirinya ke negeri asalnya. Tetapi laki-laki itu menolak. Pada suatu hari ia berusaha untuk mencari paspor itu di flat. Setelah susah payah mencarinya akhirnya ia menemukannya. Langsung saja ia ambil paspor tersebut dan segera kabur dari flat itu.

Ia keluar menuju ke jalan raya, sementara ia tidak punya apa-apa selain pakaian yang dikenakannya. Ia kebingungan, ia orang asing yang tidak tahu kemana harus pergi, tak ada keluarga, tak ada hubungan, tak ada harta, tak ada makanan dan tak ada juga tempat tinggal.Wanita yang lemah itu benar-benar kebingungan, menoleh ke kanan dan ke kiri. Tiba-tiba ia melihat seorang pemuda yang sedang berjalan bersama tiga orang wanita, ia merasa tentram dengan penampilannya lalu ia menghampirinya dan mulai berbicara dengan bahasa Rusia.Pemuda itu minta maaf karena ia tidak paham bahasa Rusia. Wanita itu berkata, "Apakah kalian bisa berbicara bahasa Inggris". Mereka menjawab, "Ya, bisa." Wanita itu menangis karena gembira, lalu berkata, "Aku seorang wanita dari Rusia, kisahku begini (ia menuturkan kisahnya), aku tidak punya harta dan tempat tinggal, aku ingin pulang ke negeriku, yang aku inginkan dari kalian hanyalah sekedar mau menampungku dua atau tiga hari agar aku dapat mengatur urusanku bersama keluargaku dan saudara-saudaraku di negeriku."

Pemuda yang bernama Khalid itu merenungkan kata-katanya, ia berfikir boleh jadi wanita ini menipu! Sementara wanita itu melihat kepadanya dan menangis. Lalu Khalid bermusyawarah dengan ibu dan kedua saudara perempuannya.

Pada akhirnya mereka sepakat membawa wanita itu ke rumah. Ia mulai menghubungi keluarganya di Rusia, akan tetapi tidak ada yang menjawab. Jaringan telepon terputus di negeri itu! Padahal ia sudah mengulang-ngulang menelpon setiap jam.

Keluarga itu tahu bahwa wanita itu seorang Kristen. Mereka berusaha untuk berlemah lembut dan santun kepadanya. Wanita itu mencintai mereka dan mereka mengajaknya untuk memeluk Islam. Akan tetapi ia menolak dan tidak ingin berpindah agama, bahkan tidak bersedia sekedar untuk diskusi tentang masalah agama sama sekali, karena ia dari keluarga ortodox yang sangat fanatik membenci Islam dan kaum muslimin!
Khalid pergi ke Pusat Islam dan Dakwah (Islamic Center) lalu membawakan untuknya beberapa buku tentang Islam dalam bahasa Rusia. Wanita itu membacanya dengan seksama. Setelah membaca buku-buku tersebut ia mulai bisa memahami tentang Islam. Pada akhirnya ia terkesan dan kagum dengan agama yang baru ia kenal ini. Hari-hari terus berlalu sementara mereka terus berusaha untuk meyakinkannya hingga akhirnya dia masuk Islam. Semakin hari keislamannya semakin baik. Ia mulai menaruh perhatian terhadap ajaran-ajaran dien dan semangat untuk bergaul dengan wanita-wanita yang shalihah. Setelah memeluk Islam ia takut untuk kembali ke negerinya karena khawatir kembali ke agama Kristen.

Pernikahan

Karena ia telah menjadi seorang wanita yang muslimah maka akhirnya Khalid pun menikahinya. Ternyata ia lebih teguh dalam memegang dien daripada kebanyakan wanita-wanita muslimah lainnya. Pada suatu hari ia pergi bersama suaminya ke pasar, di sana ia melihat seorang wanita bercadar. Ini adalah untuk pertama kalinya ia melihat seorang wanita berjilbab yang menutupi wajahnya (bercadar). Seorang wanita berjilbab dengan sempurna, ia merasa heran dengan bentuk pakaian tersebut!! Ia berkata kepada suaminya , "Khalid, kenapa wanita itu berpakaian seperti itu? Mungkin wanita itu tertimpa penyakit yang membuat rusak wajahnya sehingga ia menutupinya?"

Khalid menjawab, "Tidak, wanita itu berhijab dengan hijab yang diridhoi oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala untuk hamba-hamba-Nya dan yang diperintahkan oleh Rasul-Nya." Ia terdiam sebentar kemudian berkata, "Ya, benar, ini adalah hijab yang islami, yang dikehendaki oleh Allah untuk kita."

Khalid berkata, "Dari mana engkau tahu?" Ia menjawab, "Aku sekarang merasakan, jika aku masuk ke pertokoan, mata-mata para pemilik toko itu tidak lepas dari wajahku! Seakan-akan mereka mau menelan wajahku sepotong-sepotong!! Kalau begitu wajahku ini harus ditutup, tidak boleh ada yang melihatnya selain suamiku saja, kalau begitu aku tidak akan keluar dari pasar ini kecuali dengan hijab seperti itu. Di mana kita bisa membelinya?". Khalid berkata, "Tetaplah terus dengan hijabmu ini, seperti ibu dan saudara-saudara perempuanku." Ia menjawab, "Tidak, aku ingin hijab seperti yang diinginkan Allah."

Hari-hari terus berlalu atas wanita ini sementara tidak ada yang bertambah kecuali keimanannya. Orang-orang yang ada di sekelilingnya menyukainya, hati dan perasaan Khalid pun terkuasai olehnya.
Pada suatu hari ia melihat paspornya, ternyata hampir habis masa berlakunya dan harus segera diperpanjang. Yang paling sulit adalah paspor itu harus diperpanjang di kota tempat dulu ia tinggal. Jadi mesti pergi ke Rusia. Jika tidak, maka ia akan dianggap pendatang gelap. Khalid memutuskan untuk pergi bersamanya, karena wanita itu tidak mau bepergian tanpa disertai mahram.

Mereka berdua naik pesawat jawatan penerbangan Rusia (Russian Air Lines) sementara wanita itu tetap dengan hijabnya yang sempurna!! Ia duduk di samping suaminya dengan mantap dan penuh kewibawaan. Khalid berkata kepadanya, "Aku khawatir kita menemui kesulitan-kesulitan karena hijabmu ini." Ia menjawab, "Subhanallah! engkau ingin agar aku mentaati orang-orang kafir tersebut dan mendurhakai Allah? Tidak, demi Allah, terserah mereka mau ngomong apa."

Orang-orang mulai memandanginya. Dan para pramugari mulai membagi-bagikan makanan dan khamr (bir) kepada para penumpang. Tak lama kemudian khamr mulai beraksi di kepala mereka, kata-kata kasar mulai bermunculan dari orang-orang di sekelilingnya yang diarahkan kepadanya. Ada yang membuat lelucon (humor), ada yang tertawa, ada juga yang mengolok-olok. Mereka berdiri di samping wanita itu dan mengomentari dirinya. Sementara Khalid melihat ke arah mereka tanpa memahami ucapan mereka sedikitpun. Adapun wanita itu tersenyum dan tertawa serta menerjemahkan omongan mereka kepadanya. Sang suami marah, tetapi wanita itu berkata, "Jangan, jangan engkau bersedih, jangan merasa sempit dada, ini perkara kecil dibandingkan ujian dan cobaan iman yang dialami oleh para sahabat Nabi, baik yang laki-laki maupun perempuan." Wanita itu bersabar, demikian juga sang suami, hingga pesawat itu mendarat
.
Di Rusia

Khalid berkata, "Ketika kami turun di bandara, aku menyangka bahwa kami akan pergi ke rumah keluarganya dan tinggal di sana, setelah itu akan menyelesaikan pengurusan perpanjangan paspor kemudian pulang. Akan tetapi pandangan istriku ternyata cukup jauh."Wanita itu berkata, "Keluargaku masih menganut kristen ortodox semua, mereka fanatik dengan agamanya. Oleh karena itu aku tidak ingin ke sana sekarang! Tetapi kita akan menyewa sebuah kamar di satu tempat dan tinggal di sana lalu mengurus perpanjangan paspor. Nanti sebelum pulang, kita berkunjung ke rumah keluargaku." Khalid pun menyetujui usulan yang bagus itu.Kami pun menyewa sebuah kamar dan bermalam di situ. Keesokan harinya kami pergi ke kantor bagian pengurusan paspor. Kami menemui petugas dan ia meminta agar kami menyerahkan paspor yang lama berikut foto pemiliknya. Istriku menyerahkan fotonya yang hitam putih, yang tak terlihat dari tubuhnya kecuali bagian wajahnya saja.

Petugas itu berkata, "Foto ini menyalahi aturan, kami minta foto yang berwarna, dan terlihat di situ wajah, rambut dan leher dengan sempurna!!" Istriku menolak menyerahkan selain foto itu. Kami pun pergi ke petugas kedua lalu petugas yang lainnya lagi, akan tetapi mereka semua minta foto yang tidak berjilbab, sementara istriku berkata, "Tidak mungkin aku berikan kepada mereka foto yang tabarruj (terbuka auratnya) selama-lamanya." Para petugas itu pun menolak melayani permintaan kami. Kemudian kami menuju ke pimpinan utama mereka yang perempuan.

Istriku berusaha semampunya meyakinkan pimpinan itu agar mau menerima foto tersebut. Akan tetapi ditolak. Istriku mulai mendesak seraya berkata, "Apakah tidak engkau lihat rupaku yang sebenarnya lalu engkau bandingkan dengan yang ada di foto itu? Yang penting wajah terlihat, adapun rambut bisa saja berubah. Bukankah foto ini sudah cukup?!"Pimpinan itu tetap bersikeras bahwa aturan tidak membolehkan foto seperti itu. Maka istriku berkata, "Saya tidak akan menyerahkan selain foto-foto ini, lalu apa jalan keluarnya?" Sang pimpinan berkata, "Tidak ada yang bisa menyelesaikan masalah ini kecuali direktur utama di kantor pusat pengurusan paspor yang berada di Moskow." Maka kami pun keluar dari kantor tersebut.
Ia menoleh kepadaku seraya berkata, "Wahai Khalid, kita akan pergi ke Moskow." Ketika itu aku berkata kepadanya, "Sudahlah, serahkan saja foto yang mereka inginkan itu, bukankah Allah tidak akan membebani seseorang kecuali sesuai dengan kemampuannya? Maka bertakwalah kepada Allah semampumu. Dan ini sesuatu yang darurat, sementara paspor itu tidak akan dilihat kecuali oleh segelintir orang, itupun untuk sesuatu yang darurat, kemudian setelah itu engkau sembunyikan di rumahmu sampai habis masa berlakunya. Lepaskan dirimu dari kesulitan-kesulitan ini, kita tidak perlu pergi ke Moskow."Ia menjawab, "Tidak, tidak mungkin aku tampil dengan bentuk yang tabarruj (membuka aurat) setelah aku mengenal agama Allah ini."

Di Moskow

Ia mendesakku, akhirnya kami pun pergi ke Moskow, lalu kami menyewa sebuah kamar dan tinggal di situ. Keesokan harinya kami pergi ke kantor pusat pengurusan paspor. Kami menemui petugas pertama, kedua dan ketiga. Pada akhirnya kami terpaksa menghadap direktur utama. Kami menemuinya, ternyata ia termasuk orang yang paling buruk akhlaknya! Ketika ia melihat paspor, ia membolak-balik foto-foto kemudian mengarahkan pandangannya ke arah istriku, seraya berkata, "Siapa yang bisa membuktikan kepadaku bahwa engkau adalah pemilik foto-foto ini?" Ia ingin agar istriku membuka wajahnya agar dapat melihatnya. Istriku berkata kepadanya, "Katakan saja kepada salah seorang pegawai wanita yang ada di sini atau sekretaris wanita untuk menemuiku lalu aku bersedia membuka wajahku untuknya, sehingga ia dapat mencocokkan foto-foto itu. Adapun engkau maka tidak akan bisa mencocokkannya, aku tidak akan membuka wajahku untukmu."

Orang itu marah lalu mengambil paspor lama dan foto-fotonya berikut berkas-berkas lainnya kemudian dijadikan satu dan dilemparkan ke laci meja pribadinya. Ia berkata kepada istriku, "Engkau tidak akan bisa memperoleh paspor yang lama ataupun yang baru kecuali jika engkau serahkan kepadaku foto-foto yang benar-benar cocok dan kami bisa mencocokkannya denganmu."Istriku mulai berbicara kepadanya dan berusaha untuk meyakinkannya. Kedua orang itu berbicara dengan bahasa Rusia, sementara aku memandangi keduanya tanpa faham sedikitpun pembicaraan mereka. Aku marah … tetapi aku tak dapat berbuat apa-apa, sementara orang itu mengulang-ngulang, "Engkau harus mendatangkan foto-foto yang sesuai dengan syarat-syarat kami."

Istriku tetap berusaha untuk meyakinkannya… tetapi tidak ada hasilnya! Akhirnya ia diam dan berdiri, aku menoleh kepadanya dan mengulangi perkataanku sebelumnya, "Wahai istriku yang terhormat, Allah tidak akan memberikan beban kepada seseorang kecuali sesuai dengan kemampuannya, dan kita dalam keadaan darurat, sampai kapan kita berkeliling di kantor-kantor pengurusan paspor?"Dia menjawab, "Barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah, niscaya Dia adakan baginya jalan keluar dan Dia karuniakan kepadanya rizki dari arah yang tidak diduga-duga."

Perdebatan antara aku dengannya semakin sengit, direktur pengurusan paspor itupun marah dan kami diusir dari kantornya. Kami keluar sambil menyeret langkah-langkah kami, perasaanku antara kasihan dan marah kepada istriku. Kami pun pergi untuk saling mempelajari perkara ini di kamar kami. Aku berusaha untuk meyakinkannya, akan tetapi ia tetap bersungguh-sungguh meyakinkanku, sampai larut malam. Kami pun shalat Isya'. Fikiranku tetap risau dengan musibah ini, kemudian kami makan malam seadanya lalu aku letakkan kepalaku untuk tidur.

Bagaimana engkau bisa tidur

Ketika ia melihatku seperti itu, wajahnya berubah lalu menoleh kepadaku seraya berkata, "Khalid, engkau akan tidur?!" Aku menjawab, "Ya, apakah engkau tidak merasa capek?!"Ia berkata, "Subhanallah, dalam kondisi yang sulit ini engkau bisa tidur?! Kita sedang melewati saat-saat yang kita harus lari kepada Allah, bangun dan mohonlah kepada Allah dengan sungguh-sungguh, karena ini adalah waktu untuk memohon."
Aku pun bangun dan shalat sesuai dengan yang Allah kehendaki untukku, kemudian aku tidur, adapun dia tetap berdiri untuk shalat dan shalat, setiap kali aku terbangun dan melihatnya, aku dapati dia masih dalam keadaan ruku' atau sujud atau berdiri atau berdoa atau menangis, sampai terbit fajar. Kemudian ia membangunkanku seraya berkata, "Telah masuk waktu fajar, mari kita shalat berjam'ah."
Aku pun bangun, berwudhu' dan shalat berjama'ah, kemudian ia tidur sejenak. Setelah matahari terbit ia terbangun seraya berkata, "Mari kita pergi ke kantor pengurusan paspor!!"Aku berkata, "Kita akan pergi ke kantor pengurusan paspor lagi?! Dengan argumen apa?! Mana foto-fotonya, kita masih belum memiliki foto-foto itu!!"

Ia berkata, "Marilah kita pergi dan berusaha, jangan putus asa dari rahmat Allah." Kami pun pergi. Demi Allah, ketika kaki-kaki kami menginjak lantai ruang pertama kantor pengurusan paspor tersebut dan mereka melihat istriku -yang sudah mereka ketahui sebelumnya- dengan hijabnya itu, tiba-tiba salah seorang petugas memanggil, "Engkau Fulanah?"Istriku menjawab, "Ya, benar!" Petugas itu berkata, "Ambillah paspormu." Dan ternyata paspor itu telah beres, lengkap dengan foto-fotonya yang berjilbab. Aku merasa gembira, lalu ia menoleh kepadaku seraya berkata, "Bukankah telah aku katakan kepadamu, barangsiapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Dia adakan baginya jalan keluar."

Tatkala kami ingin keluar, petugas itu berkata, "Kalian harus kembali ke kota yang kalian datangi pertama kali agar paspor Anda distempel di sana." Kami pun kembali ke kota yang pertama dan aku berkata dalam hatiku, ini adalah kesempatan untuk mengunjungi keluarganya sebelum kami meninggalkan Rusia. Akhirnya kami sampai di kota keluarganya. Kami menyewa sebuah kamar kemudian kami menstempel paspor tersebut.

Perjalanan yang penuh siksaan

Kami pergi mengunjungi keluarganya. Ternyata rumah itu tampak kuno dan sederhana. Nampak jelas ada tanda-tanda kemiskinan di sana. Kami mengetuk pintu rumah tersebut dan yang membukakan pintu adalah kakak laki-lakinya yang tertua, ia seorang pemuda yang kekar otot-ototnya. Istriku gembira dapat bertemu dengan kakaknya, ia membuka wajahnya dan tersenyum serta mengucapkan selamat berjumpa! Adapun sang kakak -ketika pertama kali melihat adiknya- wajahnya terlihat gembira dengan kepulangannya yang selamat tapi bercampur heran karena pakaiannya yang hitam dan menutup semuanya itu.

Istriku masuk sambil tersenyum dan memeluk saudaranya. Aku pun ikut masuk di belakangnya dan duduk di ruang tamu, aku duduk seorang diri. Adapun dia, terus masuk ke dalam rumah. Aku mendengar mereka berbicara dengan bahasa Rusia. Aku tidak faham sama-sekali, tetapi aku perhatikan nada suara mereka semakin meninggi dan keras!! Logatnya pun berubah!! Teriakan mulai meninggi!!… Tiba-tiba mereka semua meneriaki istriku, sementara ia membela diri dan menyanggah perkataan mereka. Aku merasa ada hal yang tidak baik dalam urusan ini, tetapi aku tidak bisa memastikannya karena aku tidak faham sedikitpun dari pembicaraan mereka.

Tiba-tiba suara mereka semakin mendekat ke ruangan tamu –dimana aku berada di situ- kemudian keluarlah tiga orang pemuda dipimpin oleh seorang yang agak tua menemuiku. Pada mulanya aku menduga bahwa mereka akan menyambut kedatangan suami dari anak mereka! Ternyata mereka menyerangku seperti binatang buas. Tiba-tiba sambutan berubah menjadi pukulan-pukulan dan tamparan-tamparan!! Aku berusaha untuk membela diri dari serangan mereka, aku berteriak dan minta tolong, hingga habis kekuatanku. Aku merasa di rumah inilah akhir hidupku. Mereka semakin menghujaniku dengan pukulan-pukulan. Sementara itu aku berusaha menoleh ke sekitarku, aku berusaha mengingat-ingat dari pintu mana aku tadi masuk supaya aku bisa keluar. Ketika aku melihat pintu, aku segera bangkit membuka pintu dan kabur. Sementara mereka mengejar di belakangku. Aku masuk di tengah kerumunan orang hingga tersembunyi dari mereka.

Kemudian aku menuju ke kamarku yang kebetulan tidak jauh dari rumah itu. Aku berdiri membersihkan darah dari wajah dan mulutku. Aku melihat diriku, ternyata pukulan dan tamparan-tamparan itu meninggalkan bekas pada kening, pipi dan hidungku. Darah mengalir dari mulutku, pakaianku robek. Aku memuji Allah yang telah menyelamatkanku dari binatang-binatang buas tersebut. Tetapi aku berkata dalam hati, "Aku telah selamat, tetapi bagaimana dengan istriku?!" Wajahnya terbayang-bayang di hadapanku, apakah ia juga menerima pukulan dan tamparan sepertiku? Laki-laki saja hampir-hampir tak sanggup menghadapinya… sementara ia adalah seorang wanita, apakah ia mampu menanggungnya?! Aku khawatir wanita yang lemah itu roboh…

Inikah saatnya perpisahan…??

Syetan mulai bekerja dan membisikkan kepadaku, "Ia akan murtad dari agamanya dan kembali menjadi Kristen, lalu engkau akan kembali ke negerimu seorang diri." Aku jadi bingung, apa yang harus aku perbuat? Di negeri ini, kemana aku harus pergi, apa yang mesti aku lakukan? Nyawa di negeri ini murah, engkau bisa menyewa seseorang untuk membunuh orang lain hanya dengan sepuluh dollar!! Uuuh … bagaimana kalau keluarga istriku menyiksanya lalu ia menunjukkan kepada mereka tempatku, kemudian mereka mengutus seseorang untuk membunuhku di kegelapan malam…?

Aku kunci kamar, aku tetap merasa takut dan cemas sampai pagi. Kemudian aku berganti pakaian lalu pergi untuk mencari-cari informasi, aku lihat rumah mereka dari kejauhan, aku mengawasinya dan mengikuti apa yang terjadi di situ. Akan tetapi pintunya tertutup. Aku terus menunggu. Tiba-tiba pintu terbuka dan keluarlah tiga orang pemuda dan seorang tua. Ketiga pemuda itulah yang menyiksaku. Dari penampilannya nampaknya mereka akan pergi ke tempat kerja. Pintu pun tertutup dan terkunci kembali. Aku tetap mengawasi dan mengintai. Aku berharap dapat melihat wajah istriku, akan tetapi tak berhasil.

Aku terus mengawasinya sampai berjam-jam. Kemudian para laki-laki yang pergi itu kembali dari pekerjaan mereka dan memasuki rumah mereka. Aku merasa lelah, lalu kembali ke kamarku. Pada hari kedua, aku pergi mengawasi kembali. Akan tetapi aku tidak melihat istriku. Pada hari ketiga pun sama. Aku sudah putus asa akan kehidupannya, aku menduga ia sudah mati karena kerasnya siksaan atau dibunuh! Akan tetapi seandainya ia telah mati tentu paling tidak akan terlihat kesibukan di rumah itu, akan ada yang datang untuk berta'ziah (melayat) atau menjenguk. Akan tetapi ketika aku tidak melihat sesuatu yang aneh. Akhirnya aku meyakinkan diriku bahwa ia masih hidup dan kesempatan bertemu kembali masih ada.

Pertemuan

Pada hari yang keempat, aku tidak sabar untuk duduk di kamarku, lalu aku pergi untuk mengawasi rumah mereka dari kejauhan. Ketika para pemuda itu pergi bersama ayah mereka ke tempat kerjanya seperti biasa, sementara aku tetap mengawasi dan berharap, tiba-tiba pintu terbuka… dan ternyata wajah istriku terlihat dari balik pintu.

Ia menoleh ke kanan dan ke kiri, aku melihat ke wajahnya, ternyata penuh dengan lingkaran-lingkaran merah dan bekas-bekas pukulan yang membiru, karena banyaknya pukulan dan tamparan. Pakaiannya bersimbah darah. Aku merasa cemas dan iba ketika melihat penampilannya. Aku segera menghampirinya. Aku melihatnya semakin jelas, ternyata darah mengalir dari luka-luka di wajahnya. Kedua tangan dan kakinya pun mengalirkan darah. Pakaiannya robek-robek, tidak tersisa kecuali secarik kain sederhana yang menutupinya. Kedua kakinya terikat dengan belenggu!! Kedua tangannya pun diikat ke belakang dengan rantai. Tatkala aku melihatnya seperti itu aku menangis. Aku tidak dapat menguasai diriku, aku panggil ia dari kejauhan…

Keteguhan

Istriku berkata kepadaku sambil menahan air matanya dan merintih karena pedihnya siksaan, "Dengarkan wahai Khalid, jangan engkau mencemaskan diriku, aku tetap teguh di atas perjanjian. Demi Allah yang tidak ada Tuhan selain Dia, apa yang aku temui sekarang ini tidak sebanding seujung rambut pun dengan apa yang ditemui oleh para sahabat dan tabi'in, apalagi para Nabi dan Rasul. Dan aku mengharap agar engkau tidak ikut campur dalam urusan antara aku dan keluargaku, dan pergilah cepat-cepat sekarang juga serta tunggulah di kamar sampai aku datang, insya Allah, akan tetapi perbanyaklah doa, qiyamullail dan shalat."
Aku pun pergi dari sisinya sementara aku merasa sangat iba dan sedih atas dirinya, aku tinggal di kamarku sehari penuh menunggunya, aku mengharapkan kedatangannya. Hari berikutnya pun lewat. Hari ketiga juga berlalu, sampai malam telah larut, tiba-tiba pintu kamarku diketuk! Aku terkejut… siapakah gerangan yang di balik pintu?! Siapa yang mengetuk itu? Akan merasa sangat takut, siapa yang datang pada tengah malam begini? Boleh jadi keluarganya telah mengetahui tempatku, atau boleh jadi istriku telah mengaku lalu keluarganya datang untuk membunuhku. Aku ditimpa ketakutan seperti mau mati, tidak ada jarak antara aku dengan kematian kecuali seujung rambut. Aku bertanya dengan mengulang-ulang, "Siapa yang mengetuk pintu itu?"

Tiba-tiba terdengar suara istriku berkata dengan penuh kelembutan, "Bukalah pintu, aku Fulanah." Kemudian aku nyalakan lampu kamar dan aku buka pintu. Ia masuk dalam keadaan gemetar dan kondisi yang mengenaskan, sementara luka-luka disekujur tubuhnya. Ia berkata, "Cepat kita pergi sekarang!" Aku berkata, "Sementara keadaanmu seperti ini?!" Ia menjawab, "Ya, cepatlah." Aku mulai membereskan pakaianku sementara ia mengambil kopernya, ia mengganti pakaiannya dan mengeluarkan hijab dan 'aba'ah (mantel luar) nya lalu dipakainya. Kami segera mengambil semua barang-barang kami lalu turun dan naik taksi. Wanita yang lemah itu menghempaskan tubuhnya yang lapar dan penuh luka itu ke kursi mobil…

Ke Bandara

Begitu aku naik taksi, aku langsung berkata kepada sopir dengan bahasa Rusia, "Ke bandara pak!" Aku memang sudah mengetahui beberapa kata dalam bahasa Rusia. Tetapi istriku berkata, "Tidak, kita tidak akan pergi ke bandara, tetapi kita akan pergi ke suatu desa."Aku bertanya, "Kenapa? Bukankah kita akan kabur?!" Ia menjawab, "Benar, akan tetapi jika keluargaku tahu akan kepergianku mereka pasti akan segera mencari kita di bandara. Kita pergi saja ke suatu desa, jika kita telah sampai di desa tersebut kita akan turun, lalu naik mobil lain ke desa yang lainnya, kemudian ke desa lainnya, kemudian ke sebuah kota lain yang di situ ada bandara internasional."

Ketika kami telah sampai di bandara internasional, kami segera memesan tiket untuk pulang ke negeri kami, akan tetapi pemesanan terlambat, lalu kami menyewa sebuah kamar dan tinggal di situ. Tatkala kami sudah merasa tenang tinggal di kamar, istriku melepas aba'ah (mantel luar) nya. Aku melihat kepadanya, ya Allah … ternyata tidak ada satu tempat pun yang selamat dari darah!! Kulitnya tercabik, darah-darah yang membeku, rambut yang terpotong-potong dan bibir yang membiru …

Kisah yang menakutkan

Aku bertanya kepadanya, "Apa yang telah terjadi?." Ia menjawab, "Ketika kita telah masuk ke rumah, aku duduk bersama keluargaku, lalu mereka berkata kepadaku, 'Pakaian apa ini?!! Aku menjawab, 'Ini adalah pakaian Islam.' Mereka berkata, 'Dan siapakah laki-laki itu?!' Aku menjawab, 'Dia suamiku, aku telah masuk Islam dan menikah dengan laki-laki tersebut.' Mereka berkata, 'Tidak mungkin ini terjadi!'"
Kemudian aku berkata, "Dengarkanlah dulu ceritaku." Lalu aku ceritakan kepada mereka kisah laki-laki Rusia yang ingin menarikku ke lembah prostitusi, lalu bagaimana aku bisa lari darinya, kemudian pertemuanku denganmu. Mereka berkata, "Seandainya engkau menempuh jalan prostitusi tentu lebih kami sukai daripada engkau datang kepada kami sebagai muslimah." Mereka juga berkata kepadaku, "Sekali-kali engkau tidak akan bisa keluar dari rumah ini kecuali sebagai wanita kristen orthodox atau mayat yang kaku!!"

Sejak saat itu mereka menyiksa dan memukuliku, kemudian mereka menuju kepadamu dan memukulimu, sementara aku mendengar mereka memukulimu dan engkau berteriak minta tolong, sedangkan aku saat itu dalam keadaan terikat. Dan ketika engkau lari, saudara-saudaraku kembali kepadaku dan menumpahkan cacian serta cercaannya kepadaku. Kemudian mereka pergi dan membeli rantai belenggu, lalu mereka mengikatku.

Mereka mulai mencambukku, aku merasakan cambukan yang meninggalkan bekas, mereka mencambukku dengan cambuk-cambuk yang aneh dan asing!! Setiap hari pemukulan dimulai ba'da 'ashar sampai tiba waktu tidur, adapun di pagi hari, ayah dan saudara-saudaraku pergi ke tempat kerja, sedangkan ibuku di rumah. Nah, inilah waktu istirahatku satu-satunya. Tidak ada di sampingku selain adik perempuan yang umurnya 15 tahun. Ia mendatangiku dan menertawakan keadaanku. Percayakah engkau bahwa hingga tidur pun aku dalam keadaan pingsan? Mereka mencambukku sampai aku pingsan dan tertidur. Mereka hanya menuntut dariku agar murtad dari Islam, tetapi aku menolaknya dan berusaha keras untuk bersabar. Setelah itu adik perempuanku mulai bertanya kepadaku, "Kenapa engkau tinggalkan agamamu dan agama ibu, ayah serta kakek-kakekmu?."

Dia adakan baginya jalan keluar

Aku berusaha untuk meyakinkannya, aku jelaskan kepadanya tentang dien ini, aku terangkan tentang tauhid, lalu ia pun mulai merasa puas dan terkesan!! Gambaran tentang Islam mulai jelas di hadapannya!! Tiba-tiba aku dikejutkan olehnya ketika ia berkata, "Engkau di atas kebenaran … inilah agama yang benar, inilah agama yang seharusnya aku anut juga!!" Kemudian ia berkata kepadaku, "Aku akan membantumu." Aku menjawab, "Jika engkau memang ingin membantuku maka bantulah aku untuk menemui suamiku."
Adik perempuanku mulai melihat dari atas rumah, lalu ia melihatmu sedang berjalan, ia segera berkata kepadaku, "Sesungguhnya aku melihat seorang laki-laki yang begini dan begitu cirinya." Aku berkata, "Dialah suamiku, jika engkau melihatnya maka bukakanlah pintu untukku agar aku bisa berbicara kepadanya."
Dan benar, ia pun membukakan pintu lalu aku keluar dan berbicara kepadamu, akan tetapi aku tidak bisa keluar menghampirimu karena aku dalam keadaan terikat dengan dua rantai belenggu yang kuncinya dipegang oleh saudaraku, dan rantai yang ketiga diikatkan ke salah satu tiang rumah agar aku tidak bisa keluar. Kuncinya dipegang oleh adik perempuanku ini dan akan dibukanya bila aku hendak ke kamar mandi.
Ketika aku berbicara kepadamu waktu itu dan aku meminta kepadamu agar tetap tinggal sampai aku datang, keadaanku masih terikat dengan rantai belenggu. Lalu aku mulai meyakinkan adik perempuanku tentang Islam, maka ia pun masuk Islam dan ingin berkorban dengan pengorbanan yang lebih besar dari pengorbananku. Ia pun memutuskan untuk melepasku agar bisa keluar rumah, akan tetapi kunci-kunci rantai belenggu dipegang oleh saudaraku dan ia sangat menjaganya.

Pada hari tersebut, adik perempuanku menyiapkan untuk saudara-saudaraku khamr yang kental dan berat. Lalu mereka pun meminumnya sampai mabuk berat dan tidak sadar sama sekali. Kemudian adikku mengambil kunci tersebut dari kantong saudaraku dan membuka rantai-rantai belenggu itu dariku. Lalu aku datang menemuimu pada kegelapan malam itu.
Aku bertanya kepada istriku, "Bagaimana adik perempuanmu? Apa yang akan terjadi dengannya?" Ia menjawab, "Tidak masalah, aku sudah meminta kepadanya agar merahasiakan ke-Islamannya sampai kita bisa memikirkan urusannya."

Kami pun bisa tidur malam itu, dan keesokan harinya kami pulang ke negeri kami. Begitu kami sampai di negeri kami, langsung aku masukkan istriku ke rumah sakit. Ia tinggal di situ beberapa hari menjalani pengobatan karena bekas cambukan-cambukan dan penyiksaan. Dan sekarang ini kami berdoa untuk adik perempuannya agar Allah Subhanahu wa Ta'ala meneguhkan hatinya di atas dien-Nya.
***
Kisah ini dikutip dari kaset yang berjudul Qishash Mu'atstsirah, oleh Dr. Ibrahim Al Faris
Sumber: Majalah Qiblati
 

Amber Costa: Islam adalah Jawaban Pencarianku

Amber Costa: Islam adalah Jawaban Pencarianku (1)

Amber Costa tumbuh dan besar dalam kepercayaan Katolik. Namun, ia tidak pernah memahami mengapa harus berdoa melalui perantara tidak langsung kepada Tuhan.

Ia juga merasa bingung dengan dosa turunan dan hanya pastor yang bisa menghapuskan dosa tersebut.

"Jujur, aku juga heran. Aku rajin pergi ke gereja dan mengikuti sekolah pendidikan agama. Setelah itu aku tidak tahu apa yang harus dilakukan untuk menjadi Kristen yang baik," ujarnya.

Amber memahami kata baik berarti memberi, peduli, dan penyayang. Akan tetapi, ia tidak mengetahui bagaimana melaksanakannya. 

Kebingungan itu coba ia hilangkan dengan mencari cara bagaimana berhubungan dengan satu Tuhan. Sembari mencari, ia masih rajin ke gereja dan mendalami ajaran Kristen.

"Sebenarnya, rutinitasku itu tak lebih dari sekedar formalitas yang mengganggu hari libur," kata dia. Sekali lagi, ia mencoba mencari apa yang ia inginkan pada fondasi ajaran Katolik.

Ia berharap menemukannya. "Aku tahu, aku gagal. Aku akhirnya meninggalkan Katolik dan mencari pilihan yang tepat untukku," ucapnya.

Ia sempat berpikir untuk mempelajari Yahudi. Namun, niatan itu ia batalkan karena Yahudi menolak kehadiran Yesus. Pilihan selanjutnya adalah Islam.

Amber Costa mengenal Islam ketika mengunjungi Mesir. Ia kemudian mengeksplorasi ajaran Islam melalui Alquran dan internet.

Hal pertama yang ia ingat sewaktu membaca Alquran adalah ayat-ayat di dalamnya tampak sosok Tuhan tengah berbicara padanya. 

"Hal lain yang membuatku tertarik adalah isi Alquran tidak pernah berubah setelah masa Nabi Muhammad SAW, semoga rahmat Allah selalu menyertainya," ujar dia.

Semakin mendalami ajaran Islam, ia temukan hal yang dicarinya. Pertama, umat Islam hanya menyembah satu Tuhan. Terakhir, Islam membekali setiap Muslim panduan hidup yang demikian lengkap yaitu Alquran dan Alhadist.

"Aku akhirnya tahu persis apa yang harus dilakukan. Aku harus menjadi seorang Muslim," ungkapnya terharu. Usai mengucapkan dua kalimat syahadat, Amber kembali bingung.

Ia tidak tahu bagaimana menyampaikan kabar keislamannya kepada keluarga dan teman-temannya. "Aku begitu bahagia menemukan Islam, dan merasa kuat karenanya. Tidak mudah memberitahu orang-orang bahwa aku seorang Muslim. Aku berdoa kepada Allah agar menjaga imanku setiap hari," ucapnya.

Tak lama, Amber mendapat tawaran magang di Mesir. Kebahagiaannya bertambah, karena ia akan memiliki banyak teman. "Alhamdulillah banyak orang yang mendukungku di sana," pungkasnya. 
 

John Kami: Butuh 40 Tahun Temukan Islam

John Kami: Butuh 40 Tahun Temukan Islam

Baru pertama kali John Kami Yama, menunaikan haji. Sekelebat pria 60 tahun itu kembali teringat dengan masa lalu ketika ia belum menjadi muslim.

Butuh 40 tahun, ia menemukan Islam. Dalam rentang waktu itu, ia pelajari berbagai agama.

Namun, hanya satu agama yang mampu memjawab setiap pertanyaan dalam hatinya. Lebih dari itu, hatinya merasa damai ketika mempelajari Islam.

Delapan bulan lalu, akhirnya ia memeluk Islam. "Aku seperti bayi yang baru lahir," kata dia seperti dikutip arabnews.com, Rabu (31/10).

Sebagai bentuk komitmennya terhadap Islam, ia ganti namanya menjadi Salman Al-Farsi. Ia percaya, nama itu akan membuatnya seperti sahabat Nabi Muhammad Salallahu alaihi wasallam, Salman Al-Farsi Radiaallahu 'anhu, yang meninggalkan agama Zoroaster untuk menjadi Muslim.

"Namun, aku menyesal Ayah, ibu dan anakku meninggal sebelum memeluk Islam," kata dia.

sumber : http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/mualaf/12/11/01/mct4nx-john-kami-butuh-40-tahun-temukan-islam
 

Windows 8 Activator v1.0 Final + UNLOCK Personalization


aktivator windows 8 yang dapat meng-unlock semua fitur windows 8. Di dalam paket rar aktivator ini terdapat juga Personalization Enabler yang fungsinya adalah untuk meng-enable kan fitur Personalization yang ada pada windows 8. Nah,, bagi sahabat DEVAN INC pengguna windows 8 gratisan, yuk mari langsung di cobain aktivatornya.



Feature :
  • Fully Unlocked: Personalization,Start screen,,Account Picture
Support :
  • Windows 8 Professional
  • Windows 8 Enterprise
  • Windows 8 Core
Windows 8 Personalization Enabler
This program will enable the personalization features in the PC Settings.
You will be able to change the account picture,lock screen and the start screen.

IMPORTANT:
IF Windows 8 is Not Activate You must activate windows 8 first using the activator
Before running the personilazion enabler plz close all your applications since your system will automatically restarted.

Installasi
1. Run as administrator
2. Wait for the process and dont do nothing
3. It restarts automatically
4. Windows is "activated"

DOWNLOAD [VIA SHAREBEAST] :
Tested windows 8 Pro 32bit

Baca Selengkapnya disini : http://devaninc.blogspot.com/2012/11/windows-8-activator-v10-final-unlock.html#ixzz2BmS2sUDA
 

Windows 8 Unlock Personalization

Dengan Program ini Kita Bisa Menggunakan fitur-fitur yang di kunci windows 8 bulid 9200. dengan OnThreeSeasPersonalization,
kita dapat mengganti gambar pada account picture dan merubah sekema warna pada metro Ui dan Lock-screen



Screenshoot :




Cara penggunaan :
1.Buka OnThreeSeasPersonalization v2.8.exe [Run as administrator]
2.select Profile picture (click the profil picture untuk mengganti account picture)
3.select Lock screen (click the picture welcome screen untuk mengganti lock screen picture)
4.click Apply untuk menerapkan Setingan
5.change Metro background color (1-20) (change the Background color or the subway)
6.Change Metro default background theme (1-25) (change Metro default background theme)
7.Apply Theme and Background color (Themes and Background color)
8.Klik Apply and Log OF (untuk menerapkan Setingan)

Download [VIA SHAREBEAST] :

Baca Selengkapnya disini : http://devaninc.blogspot.com/2012/11/windows-8-unlock-personalization.html#ixzz2BmQsvBFU
 

Windows 8 Professional Edition Retail RTM 32 Bit dan 64Bit + Serial Activated

Windows 8 professional edition yang Devan-inc bagikan ini sudah bukan trial version lagi melainkan sudah full version alias selamanya.

Windows 8 RTM yang sering dibagikan biasanya trial atau 90 hari dan sekarang  Devan-inc akan membagikan yang berbeda yaitu windows 8 professional edition RTM 32 bit dan 64 bit full version yang aktif selamanya dan bukan 90 hari lagi
Sahabat Devan-inc pasti sudah tahu tentang windows 8 ini kan. Agar lebih jelas, silahkan lihat gambar dibawah ini.

Screenshoot My Laptop :


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhu13p7TB5RPloxPZbT-NftecWaY6E8eL225EJAsR6JY-8Imu5qKx-KLbZr5purYtTvw1f7Oxk4jwACQfjQc2VWwfiNJhioO8VDBvjnWqAYW3W7POB_OiYrobNMOE20EknjdF1_qhykOSM/s1600/actived.png


Dowload Link :
Windows 8 Professional 32 Bit
Windows 8 Professional 64 Bit :
Serial Actived :
Password serial : vhy704

CATATAN :
  • setelah File semua Terdownload
  • extax file rara dalam 1 folder
  • burn file iso ke dvd [ untuk burn file iso bisa menggunakan POWER ISO
  • Instal Windows 8 Pro
Info:
  • Bisa Menggunakan Bahasa INDONESIA
LEBIH LENGKAP : http://forums.mydigitallife.info/threads/29322-The-Official-Windows-8-Repository

Baca Selengkapnya disini : http://devaninc.blogspot.com/2012/11/windows-8-professional-edition-retail.html#ixzz2BmP9iggp

 coba yang ini terbukti aktif : http://www.ad4msan.com/cara-aktivasi-permanen-windows-8
 

Prof. Tejasen masuk Islam setelah membaca artikel tentang kebenaran Al-Quran pada kulit

Dr. Tagata Tejasen mengucapkan Laa Ilaaha IllAllah Muhammad Rasul Allah! 

Dia menyatakan kesaksiannya (syahadah) dan menyatakan bahwa dia menjadi seorang Muslim. Hal ini terjadi pada waktu Konferensi Kedokteran Saudi Ke-8 yang diselenggarakan di Riyadh. Dia adalah Profesor Tejatat Tejasen, Ketua Departemen Anatomi di Universitas Chiang Mai, Thailand. Sebelumnya, dia adalah Dekan Fakultas Obat pada universitas yang sama.

Kami tunjukkan kepada Profesor Tejasen beberapa ayat Al-Quran dan Hadits yang berhubungan dengan kekhususannya dalam bidang anatomi. Dia berkomentar bahwa mereka juga mempunyai (yang serupa) dalam kitab Budha mereka penjelasan yang sangat akurat tentang tahap-tahap perkembangan embrio. Kami memberitahu dia bahwa kami sangat tertarik sekali dan ingin melihat deskripsi-deskripsi (dalam kitab Budha, pent.) tersebut dan mempelajari kitab-kitab itu. Setahun kemudian, Profesor Tejasen datang ke Universitas King Abdul Aziz sebagai pemeriksa luar. Kami mengingatkan dia tentang pernyataan yang dibuatnya setahun yang lalu, akan tetapi dia minta maaf dan mengatakan bahwa sebenarnya dia mengatakan pernyataan tersebut tanpa mempelajari terlebih dahulu permasalahan yang sebenarnya. Akan tetapi, ketika dia memeriksa Kitab-Kitab Budha, tidak juga ditemukan referensi yang berhubungan dengan masalah yang dijadikan bahan penelitian.

Kemudian, kami menunjukkan kepadanya sebuah ceramah yang ditulis oleh Profesor Keith Moore tentang kecocokan antara embriologi modern dengan apa yang ada di dalam Al-Quran dan Sunnah dan kami menanyakan Profesor Tejasen apakah dia mengenal Profesor Keith Moore. Dia menjawab bahwa tentu saja dia mengenalnya, dengan menambahkan bahwa Profesor Moore adalah salah seorang saintis yang terkemuka di bidangnya.

Ketika Profesor Tejasen mempelajari artikel ini, dia juga sangat tercengang. Kami menanyakan kepadanya beberapa pertanyaan di bidang spesialisasinya. Salah satu pertanyaan yang berkenaan dengan penemuan modern dalam ilmu tentang kulit (dermatology) tentang karakteristik (sifat-sifat) kulit dalam menerima sensor. Dr. Tejasen merespon: Ya, jika terbakarnya dalam.

Telah dinyatakan kepada Dr. Tejasen, Anda akan tertarik untuk mengetahui apa yang ada dalam buku ini, Buku yang Suci - Al-Quran, telah ada referensinya 1400 tahun yang lalu berkenaan dengan saat penghukuman kepada orang-orang yang tidak percaya dengan api neraka dan dinyatakan bahwa ketika kulit mereka dihancurkan, Allah membuat kulit yang lain lagi untuk mereka agar mereka merasakan hukuman dari api neraka itu lagi, mengindikasikan pengetahuan tentang '?? akhir urat syaraf??' (nerve ending) di dalam kulit, dan ayat tersebut adalah sebagai berikut:

Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami, kelak akan Kami masukkan mereka ke dalam neraka. Setiap kali kulit mereka hangus, Kami ganti kulit mereka dengan kulit yang lain, supaya mereka merasakan azab. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (QS An-Nisaa' (4) :56).

Kami bertanya: Apakah Anda setuju bahwa ini adalah salah satu referensi akan pentingnya ??'akhir urat saraf' (nerve endings)?? pada sensasi kulit, 1440 tahun yang lalu? Dr. Tejasen merespon: Ya, saya setuju.
Pengetahuan tentang sensasi kulit ini telah diketahui jauh hari sebelumnya (dalam Al-Quran, pent.), karena dikatakan bahwa jika seseorang melakukan suatu kesalahan, maka dia akan dihukum dengan cara membakar kulitnya dan kemudian Allah akan menggantikan kulit yang baru lagi, dan menutupinya, untuk membuat dia mengetahui lagi bahwa siksaan itu sangat pedih. Hal ini berarti bahwa mereka telah mengetahui beberapa tahun yang lalu bahwa penerima sensasi sakit pasti ada di kulit, maka mereka meletakkan sebuah kulit bari lagi di atasnya.

Kulit (Lihat Gambar) adalah pusat kepekaan rasa panas. Maka, jika kulit telah terbakar api seluruhnya, maka akan lenyaplah kepekaannya. Karena itulah maka Allah akan menghukum orang-orang yang tidak percaya akan Hari Pembalasan dengan mengembalikan kulit mereka waktu demi waktu, sebagaimana Dia, Yang Maha Mulia lagi Maha Agung, berfirman dalam Al-Quran:

Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami, kelak akan Kami masukkan mereka ke dalam neraka. Setiap kali kulit mereka hangus, Kami ganti kulit mereka dengan kulit yang lain, supaya mereka merasakan azab. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (QS An-Nisaa' (4) :56).

Kami menanyakan dia pertanyaan berikut: 'Mungkinkah ayat ini datang kepada Nabi Muhammad SAW dari sumber manusia?' Profesor Tejasen memberikan pengakuan bahwa hal ini tidak mungkin datang dari sumber manusia. Akan tetapi dia masih menanyakan tentang sumber pengetahuan tersebut dan kemungkinan tentang dari mana Muhammad SAW menerimanya.

Kemudian dia menanyakan: 'Akan tetapi siapakah Allah ?'

Kami menjawab: 'Dialah Sang Pencipta semua yang ada.' Jika Anda menemukan kebijaksanaan, maka hal itu karena dia datang dari Yang Maha Bijaksana. Jika Anda menemukan pengetahuan dalam pembuatan alam semesta ini, hal itu karena alam semesta ini adalah ciptaan dari Dia yang memiliki segala pengetahuan. Jika Anda menemukan kesempurnaan dalam susunan dari ciptaan-ciptaan ini, maka itulah bukti bahwa itu adalah ciptaan dari Dia yang mengetahui segala kebaikan, dan Jika Anda menemukan kemurahan hati, maka hal ini memperlihatkan bukti pada fakta bahwa ini adalah ciptaan dari Dia Yang Maha Pemurah. Sama halnya jika Anda memahami ciptaan sebagai sesuatu yang tersusun secara utuh dan terkait satu sama lain dengan kuat, maka itulah bukti bahwa itu adalah ciptaan dari Sang Pencipta, Yang Maha Agung dan Maha Mulia.
Profesor Tejasen menyetujui apa yang kami katakan padanya. Dia kembali ke negaranya di mana dia membawakan beberapa kuliah tentang pengetahuan dan penemuan barunya. Kami diberitahu bahwa lima dari murid dia berpindah ke Islam sebagai hasil dari kuliahnya. Kemudian, pada Konferensi Kedokteran Saudi ke-8 yang diselenggarakan di Riyadh, Profesor Tejasen mengikuti serangkaian ceramah pada tanda-tanda yang ada dalam Al-Quran dan Sunnah yang berhubungan dengan pengetahuan Medikal.
Profesor Tejasen menghabiskan empat hari dengan beberapa sarjana, Muslim dan non-Muslim, membicarakan tentang fenomena yang ada dalam Al-Quran dan Sunnah ini. Pada akhir acara, Profesor Tejasen berdiri dan mengatakan:

Pada tiga tahun terakhir saya sangat tertarik dengan Al-Quran, yang dihadiahkan oleh Syaikh Abdul-Majiid Az-Zindani. Tahun lalu, saya mendapatkan skripsi terakhir dari Profesor Keith Moore dari Syaikh. Dia meminta saya untuk menerjemahkannya ke dalam bahasa Thailand dan mengadakan beberapa ceramah kepada ummat Muslim di Thailand. Saya telah memenuhi permintaan dia. Anda bisa melihatnya pada video tape yang diberikan Syaikh sebagai hadiah. Dari penyelidikan saya dan dari apa yang telah saya pelajari selama konferensi ini, saya yakin bahwa segala yang terekam dalam Al-Quran 1400 tahun yang lalu pastilah suatu kebenaran, hal ini bisa dibuktikan dengan ilmu sains. Karena Nabi Muhammad SAW tidak bisa membaca dan menulis, Muhammad SAW pastilah seorang utusan yang telah menyampaikan kebenaran ini yang telah diwahyukan kepadanya sebagai cahaya dari Dia Yang Maha Pencipta. Pencipta ini pastilah Allah, atau Tuhan. Oleh karena itu, saya fikir inilah saat yang tepat untuk mengucapkan 'Laa ilaaha ilaallaah', bahwa tidak ada Tuhan yang patut disembah selain Allah, 'Muhammadar rasuulullaah', bahwa Muhammad adalah utusan Allah...

Saya tidak hanya telah mempelajari dari pengetahuan sains di konferensi ini, akan tetapi juga memperoleh kesempatan besar untuk menemui banyak ilmuwan baru dan membuat persahabatan baru dari semua pengikut konferensi. Hal paling berharga yang saya peroleh dengan mendatangi konferensi ini adalah kalimat 'Laa ilaaha illallaah, Muhammadar rasuulullaah', dan menjadi seorang Muslim.

Kebenaran sungguh datang dari Allah yang telah berfirman dalam Al-Quran:
Dan orang-orang yang diberi ilmu (Ahli Kitab) berpendapat bahwa wahyu yang diturunkan kepadamu dari Tuhan-mu itulah yang benar dan menunjuki (manusia) kepada jalan Tuhan Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji. (Quran Surat 34:6)

source: muslim-mualaf blog
originally published by 2010
 

Kisah nyata: Su’ul khatimah (akhir yang buruk) wanita yang tak pernah shalat, mati saat sedang berdandan

Temanku berkata kepadaku, “Ketika perang teluk berlangsung, aku sedang berada di Mesir dan sebelum perang meletus, aku sudah terbiasa menguburkan mayat di Kuwait yang aku ketahui dari masyarakat setempat. Salah seorang familiku menghubungiku meminta agar menguburkan ibu mereka yang meninggal. Aku pergi ke pekuburan dan aku menunggu di tempat memandikan mayat.

Di sana aku melihat empat wanita berhijab bergegas meninggalkan tempat memandikan mayat tersebut. Aku tidak menanyakan sebab mereka keluar dari tempat itu karena memang bukan urusanku. Beberapa menit kemudian wanita yang memandikan mayat keluar dan memintaku agar menolongnya memandikan mayat tersebut. Aku katakan kepadanya, ‘Ini tidak boleh, karena tidak halal bagi seorang lelaki melihat aurat wanita.’ Tetapi ia mengemukakan alasannya bahwa jenazah wanita yang satu ini sangat besar.


Kemudian wanita itu kembali masuk dan memandikan mayat tersebut. Setelah selesai dikafankan, ia memanggil kami agar mayat tersebut diusung. Karena jenazah ini terlalu berat, kami berjumlah sebelas orang masuk ke dalam untuk mengangkatnya. Setelah sampai di lubang kuburan (kebiasaan penduduk Mesir membuat pekuburan seperti ruangan lalu dengan menggunakan tangga, mereka menurunkan mayat ke ruangan tersebut dan meletakkannya di dalamnya dengan tidak ditimbun).

Kami buka lubang masuknya dan kami turunkan dari pundak kami. Namun tiba-tiba jenazahnya terlepas dan terjatuh ke dalam dan tidak sempat kami tangkap kembali hingga aku mendengar dari gemeretak tulangnya yang patah ketika jenazah itu jatuh. Aku melihat ke dalam ternyata kain kafannya sedikit terbuka sehingga terlihat auratnya. Aku segera melompat ke jenazah dan menutup aurat tersebut.

Lalu dengan susah payah aku menyeretnya ke arah kiblat dan aku buka kafan di bagian mukanya. Aku melihat pemandangan yang aneh. Matanya terbe-lalak dan berwarna hitam. Aku menjadi takut dan segera memanjat ke atas dengan tidak menoleh ke belakang lagi.

Setelah sampai di apartemen, aku menghubungi salah seorang anak perempuan jenazah. Ia bersumpah agar aku menceritakan apa yang terjadi saat memasukkan jenazah ke dalam kuburan. Aku berusaha untuk mengelak, namun ia terus mendesakku hingga akhirnya terpaksa harus memberitahukannya. Ia berkata, “Ya Syaikh (panggilan yang sering diucapkan kepada seorang ustadz-red), ketika anda melihat kami bergegas keluar dikarenakan kami melihat wajah ibu kami menghitam, karena ibu kami tidak pernah sekalipun melaksanakan shalat dan meninggal dalam keadaan berdandan.”

Kisah nyata ini menegaskan bahwa Allah SWT menghendaki agar sebagian hamba-Nya melihat bekas Su’ul khatimah hamba-Nya yang durhaka agar menjadi pelajaran bagi yang masih hidup. Sesungguhnya yang demikian itu merupakan pelajaran bagi orang-orang yang berakal.

(Disadur dari: Serial Kisah Teladan karya Muhammad bin Shalih al-Qahthani, Juz 2 seperti yang dinukilnya dari Kisah-Kisah Nyata karya Abdul Hamid Jasim al-Bilaly, Darul Haq)

sumber : http://arrahmah.com/read/2012/07/04/21412-kisah-nyata-suul-khatimah-akhir-yang-buruk-wanita-yang-tak-pernah-shalat-mati-saat-sedang-berdandan.html
 

Microsoft Office 2013 Profesional + Activator

Download
32-Bit (x86)
Serial Key :
QWH2G-N8TGK-6Q8TR-HRYJ8-Q649J
JR3N8-YV72J-86V92-HC2PM-PRXTW
MT7NR-6GWBK-QGHBV-2YBFG-72V28
Y89N6-KWWJX-YHFVP-DWMGK-XKR9J

Catatan :

use this serial for activation:

NOTE: anda harus memiliki akun microsoft (ex: hotmail, MSN) 
untuk login dan gunakan Serial ini 
"46JNH-TM96J-GYW2K-G6C23-8K4C8" 
atau ini 
"433NF-H7TMK TPMPK-W4FGW-7FP9K"
gunakan salah satu)


Aktivator : 
sumber : http://anandacsbx.blogspot.com/2012/10/microsoft-office-2013-profesional.html
 

Syaikh Albani Pun Menangis…

Percakapan ini terjadi antara Syaikh Albani rahimahullah dan seorang wanita dari algeria [didengar dari rekaman suaranya, kemungkinan besar komunikasi ini terjadi melalui telpon, atau ketika diadakannya ceramah oleh Syaikh.

[wanita] : Ya Syaikh! Saya mempunyai berita!

•►[Syaikh] :
Saya berharap Allah merahmatimu dengan berita bagus.

[wanita] : Salah satu akhwat pernah bermimpi, dan saya akan memberitahukannya kepada engkau.

•►[Syaikh] :
Saya berharap dia melihat sesuatu yang baik.

[Wanita] : Ya Syaikh! apakah jika seseorang ingin menceritakan mimpinya kemudian mengatakan “Saya harap kamu melihat sesuatu yang bagus dan berharap itu bagus” Apakah itu sesuai dengan sunnah?”

•►[Syaikh] :
Tidak, ucapan ini tidak ada dalam sunnah, tapi tidak mengapa mengucapkannya

[Wanita]:
Seorang teman bermimpi, dalam mimpi itu iya berada dalam sebuah ruangan, yang didalam ruangan itu ada jalan. Dan diatas jalan ini dia melihat Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam [ia mengenalnya dari ciri-cirinya]. Dan dia melihatku berdiri didepan Rasulullah, dan melihat Rasulullah senyum kepadaku, dan aku pun senyum kepada Rasulullah . Kemudian aku memanggil memanggil teman tersebut, dan berkata kepadanya “mendekatlah kemari kepada kami”. Dia pun mendekat dan bertanya kepadaku, siapakah orang yang engkau lihat ini?”

Kemudian aku berkata;
“Lihatlah kepada orang yang melihat kepadaku ini” , dia pun melihat Rasulullah.

Rasulullah kemudian tersenyum, dan meneruskan perjalanannya di atas jalan tersebut.
Kami kemudian berjalan bersama (aku dan teman yang menceritakan mimpi ini). Dan ketika kami sedang berjalan, kami melihat seorang Syaikh yang juga sedang berjalan pada jalan yang sama.

Kami pun mengucapkan “Assalamualaikum”

Syaikh tersebut kemudian menjawab “Waalaikumsalam Warrahmatullah wa barakatuh”

Kemudian Syaikh tersebut bertanya kepada kami “Apakah kalian melihat Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam?

Kami menjawab “ya, kami melihat beliau”
Temanku kemudian bertanya kepadaku “Siapakah Syaikh ini?”
Akupun berkata kepadanya “Ini adalah Syaikh Albani”

[akhir dari mimpi]

Wanita yang bercerita itu kemudian berkata
“Aku berdoa kepada Allah untuk menjadikan mimpi ini menjadi kabar baik untuk mu Ya Syaikh, dan aku ingin memberitahu , semoga ini menjadi berita baik – insya allah, bahwa engkau telah berjalan di atas jalan sunnah ya Syaikh. Insya allah ta’ala. “bagaimana pendapatmu Syaikh?”

•••►Disini Syaikh tidak mengatakan apapun, air mata beliau terlihat mulai bercucuran dan beliau rahimahullah pun menangis. [tangisan ini sempat terekam selama 2 menit, sebelum kemudian beliau menyuruh orang-orang yang berada disekitar beliau untuk meninggalkan beliau sendiri]

[mohon maaf jika ada kesalahan terjemahan, diambil dari http://www.youtube.com/watch?v=01dxgcAm7_c ]
Sumber : http://ubudiah.wordpress.com/
http://alqiyamah.wordpress.com/2009/04/18/syaikh-albani-pun-menangis/
 

Kalender Masehi & Hijriah corel draw



DOWNLOAD format cdr versi sd al jihad ada kesalahan di bulan Pebruari kalender hijriyah di bulan itu yang benar cuman sampe tanggal 29

DOWNLOAD format cdr versi teman "ada perbedaan dalam penanggalan hijriyah"

 

Animasi Media Belajar

Kids and Cookies
Permainan ini, yang dirancang untuk siswa TK dan SD, memperkenalkan konsep bilangan rasional dan pembagian melalui simulasi berbagi kue dengan teman-teman. Versi online tidak memiliki suara; namun versi download memiliki tambahan (dan opsional) sulih suara dan musik.
Integral Machine
File ini memungkinkan siswa untuk mengubah lebar "dx" dari sebuah persegi panjang di bawah kurva. Pelajar dapat melihat jumlah persegi panjang di bawah kurva, persegi panjang di atas kurva, persegi panjang untuk mencapai f (xmidpoint), dan untuk melihat empat persegi panjang pengukuran dx * dy.
Derivative Machine Mesin ini memungkinkan siswa untuk melihat bagaimana garis garis potong yang didefinisikan oleh (x, f (x)) dan (x + h, f (x + h)) mendekati kemiringan dari garis singgung ke salah satu fungsi pada (x, f ( x)). Pengguna dapat menseting di antara notasi aljabar (delta) dan notasi precalculus (f (x)). Download Derivative Machine
The Mean Value Theorem
Mesin ini memungkinkan siswa untuk melihat bagaimana garis garis potong yang didefinisikan oleh (x, f (x)) dan (x + h, f (x + h)) mendekati kemiringan dari garis singgung ke salah satu fungsi pada (x, f ( x)). Pengguna dapat beralih di antara aljabar (delta) notasi dan precalculus (f (x)) notasi Download Mean Value Theorem Applicino
Taylor Series Expansions
Mesin ini menunjukkan bagaimana pendekatan berurutan fungsi ekspansi polinom dan dari mana mereka berasal. Para mahasiswa dapat menunjukkan hingga sepuluh ekspansi pada saat yang sama, baik dalam sebuah tabel atau sebagai grafik. Download Taylor Series Expansions
Sampling Distribution of the Mean
Mesin ini menunjukkan konsistensi sampling dalam berbagai berbentuk populasi. Mahasiswa dapat mengubah ukuran sampel, melihat data mentah, memilih sampel sendiri-sendiri atau oleh ribuan, dan mengamati perubahan sebagai sampel populasi angka dan perubahan. Mesin ini juga dapat digunakan untuk membantu seorang guru dalam mencasi sampling populasi, atau juga dalam pembuatan PTK.
Download Sampling Mean Machine
Calculating Margin of Error for a Population Sample
Mesin ini dapat menunjukkan margin kesalahan untuk populasi sampel, diberikan tingkatan konfidensi tertentu, ukuran sampel, dan proporsi ya / tidak jawaban. Ukuran sampel dapat diatur untuk nilai antara 25 dan 2000, nilai proporsi nilai antara ,01 dan ,99, dan tingkat konfidensi di 95 atau 99 persen.
Download Margin of Error Machine
Linear Programming -- A 3D Model
Sebuah model pemrograman linear masalah sehari-hari, yang menjelaskan mengapa maksimum dan minimum berada di titik-titik sudut daerah kendala. Kendala dan z-fungsi yang dapat dimanipulasi, agar sesuai dengan berbagai jenis masalah.
Download Linear Programming
Compound Interest Calculator
Perhitungan dan model grafis bunga pada pinjaman. Siswa dapat memilih jumlah, tingkat, periode pembayaran, dan jangka waktu pinjaman, dan melihat bagaimana struktur perubahan pinjaman dengan parameter yang berbeda.
Download Compound Interest Calculator
Quincunx/Random Walk
Mesin aneh ini (sangat ideal), menghasilkan perkiraan distribusi normal dengan menjatuhkan titik-titik melalui susunan segitiga hambatan. Probabilitas dan terorganisir keacakan ketika bekerja.
Download Quincunx
Rhythm Player
Alat ini menunjukkan hubungan fraksional irama sederhana. "The pitches", di mana irama permainan didasarkan pada seri harmonik, dengan satu oktaf di bawah C tengah sebagai fundamental. Siswa dapat mendengarkan hingga empat atau lebih irama pada satu waktu, tergantung pada kemampuan "workstation" mereka. Siswa juga dapat memilih nomor yang berbeda urutan untuk menyelidiki: bilangan prima, keseimbangan, peluang, dan angka-angka fibonacci.
Download Rhythm Player
Continued Fraction Machine

Alat ini menunjukkan bilangan rasional sebagai daerah yang terdiri dari kotak, dan yang sesuai fraksi terus. Setiap langkah dalam pembagian adalah setara dengan sebuah iterasi dari algoritma Euclid.
Download Continued Fraction Machine
Pattern-Building with Cellular Automata
Alat ini menunjukkan awal dari 256 kemungkinan simple cellular automaton. Lihat bagaimana aturan sederhana yang dapat menghasilkan hasil yang kompleks..
Download Pattern Builder


Slide Rule

Mistar melingkar ini menunjukkan spiral logaritma, dan dapat digunakan untuk melakukan perkalian dan menemukan akar.
Download Slide Rule
 Download juga yang ini : 

 http://abu-uswah.blogspot.com/2012/05/grow-with-english.html
 http://abu-uswah.blogspot.com/2012/05/grow-with-english-part-2.html
http://abu-uswah.blogspot.com/2012/05/belajar-iqro-lebih-aktraktif-dengan.html

 

Resource : http://www.teacherlink.org
Demikian tadi adalah beberapa file Media Pembelajaran yang mudah mudahan dapat berguna bagi kita semua, di lain posting nanti admin akan memaparkan bagaimana cara membuat Media Pembelajaran Dengan Menggunakan Macromedia Flash. Demikian lah posting kali ini. Tunggu posting selanjutnya.
sumber : http://www.papantulisku.com/2010/02/media-interaktif-matematika-dengan.html
 
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. abu-uswah - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger