Latest Post

KIsah cinta sejati muallaf china bag -1

Sebelum mulai, izinkan aku mohon maaf bila ada pihak tak berkenan terutama keluargaku. Untuk itu nama dan tempat disamarkan. Aku ucapkan terimakasih untuk Retno (samaran) mahasiswi Universitas T yang telah sudi menulis.

Semoga menginspirasi  pembaca atau menguatkan orang yang  mengalami  seperti aku. Allah limpahkan rahmat dan Hidayah-NYa pada kita, amiin!.

Profile

Panggil aku Mawar usia 30-an lahir di kota P, pulau  di seberang pulau Jawa sebagai bungsu dari 4 bersaudara. Kami keluarga Cina generasi ke-4 imigran ke Indonesia. Kakek buyut pendatang dari negeri jauh di utara pada awal abad 20. Menurut cerita, kakek buyut berjualan kebutuhan pokok gula, garam beras dll, keluar-masuk kampong dengan pikulan.   Bisnis keluarga berkembang pesat setelah pemerintah menggalakkan usaha yang dilakukan bangsa sendiri (pribumi). Saat itu ada istilah Ali-Baba. Ali panggilan pribumi dan Baba / pebisnis Cina. Pengusaha pribumi diberi kemudahan izin usaha bahkan izin impor, tapi umumnya kesulitan modal. Sementara banyak etnis Cina modalnya kuat membeli izin usaha dari pribumi, sehingga memudahkan bisnis expor-impor ke Singapura, Malaysia dan Hongkong yang dikuasai etnis kami. Bisnis keluarga makin besar, merambah semua bidang;  pertambangan, emas, perkebunan dan lainnya.  Kekayaan keluarga kami diatas rata-rata orang kaya Indonesia, above than ordinary rich.

Harta keluarga amat melimpah hingga orangtua cemas  seandainya kami sekeluarga (tiba-tiba) mati dan tidak ada yang mengurus harta kami. Untuk itu kami sekeluarga tidak pernah melakukan perjalanan pesawat bersama-sama. Bila liburan bersama, biasanya kami dibagi 2-3 flight. Papa-mama satu pesawat sisanya dibagi 2 flight. Sehingga bila terjadi musibah, ada anggota keluarga yang  tetap melanjutkan bisnis.
Aku bercerita tentang keluarga sebab sangat terkait dengan kisah selanjutnya.

Papa lahir dan dibesarkan di kota P. Setelah lulus SMA studi bisnis di negeri H (Hongkong). Begitu kembali papa menjadi businessman handal, banyak relasinya di berbagai negara. Papa rendah-hati, pendiam, bicara terukur dan seperlunya serta  jarang marah. Mama dari pulau lain yang menjadi karyawati perusahaan kakek sebelum bertemu papa. Mama orangnya keras, pintar, lincah, banyak pergaulan hingga kadang kami fikir, papa sepertinya takluk pada mama.

Banyak kebijakan perusahaan berasal dari ide mama dan selalu sukses. Keduanya memang pasangan  serasi dan saling mengisi.

Mengenal Islam

Masa kecilku penuh kebahagiaan. Dari SD hingga SMA aku sekolah swasta terkemuka, siswanya banyak anak bupati, gubernur atau pejabat. Aku pun berbaur tanpa memandang golongan, agama dan ras. Kadang aku diundang ke rumah mereka (anak bupati/gubernur) sehingga kenal dekat keluarganya dan kelak bermanfaat buat perusahaan kami.

Di sekolahku ada pelajaran agama untuk setiap pemeluknya. Jika ada pelajaran agama tertentu, penganut agama lain diizinkan keluar, tetapi boleh juga tinggal. Misalnya ada pelajaran Islam, aku lebih suka tinggal di kelas mendengarkan apa yang diajarkan.

Aku non-Muslim, setiap minggu ke tempat ibadah kami, tetapi aku lebih tertarik dengan Islam. Ada semacam panggilan dari hati paling dalam, Awalnya kupikir hanya perasaan ingin-tahu. Tapi setiap mendengar adzan, hati aku selalu bergetar.

Rumah kami sangat besar. Sering aku sendirian, orangtua sibuk di Jakarta dan hanya beberapa hari di rumah dalam sebulan. Kakak-kakakku masih kuliah di LN, sehingga rumah dengan 6 kamar besar, hanya dihuni aku sendiri. Pembantu, sopir dan satpam tinggal di pavilion terpisah dengan rumah induk. Di kesunyian hati, aku merasa sejuk setiap mendengar ayat Quran yang kadang tidak sengaja aku dengarkan di TV.

Aku makin tertarik dengan pelajaran Islam. Melihat ibu guru mengenakan kerudung dan wajah bersih bersinar membuat hati merasa sejuk. Dengan melihat wajah ibu guru saja, aku merasakan damai. Tanpa sadar akupun mencatat apa yang diajarkan, aku hapal ayat-ayat pendek. Semua terjadi begitu saja dan tak bisa dicegah. Pernah ibu guru menghampiri aku yang secara refleks sedang mencatat pelajaran tentang HAJI di papan tulis.

Beliau tahu aku non-muslim. Begitu mendekati tempat duduk aku. Jantung berdebar keras membayangkan diusir dari kelas. Ternyata hanya tersenyum ramah melihat catatanku. “Insya Allah kelak Mawar bersama ibu melaksanakan ibadah Haji ya….”

Hubunganku dengan Ibu Aisyah (samaran) makin akrab, aku tidak sabar menanti hari pelajarannya. Hubungan itu bagai anak dan ibu. Meski aku juga tetap mengikuti pelajaran agamaku, tapi lebih banyak melamun bahkan tidak mencatat sama sekali.

Sebagai gadis remaja tinggi 160 cm sedang mekar dan giat cari pacar. Banyak komentar teman; tubuhku indah, proporsional, wajah oriental dan akan banyak menarik perhatian laki. Tapi saat itu aku tak tertarik dengan pria seetnis. Sebaliknya setiap Jumat aku suka melihat siswa muslim ibadah shalat Jumat, hati langsung bergetar membayangkan andai salah satunya mau jadi pacarku. Dengan wajah bersih bersinar, basah tetesan air wudhu, melangkah ke masjid di seberang sekolah Ah…! Indahnya membayangkan wajah-wajah tersebut.

Aku tahu diri, mana ada pribumi yang mau menjadi pacarku. Banyak yang masih membedakan ras. Pacaran dengan cina dianggap memalukan dan menjadi cemohan.

Aku pernah berpacaran dengan anak bupati. Dia memutuskan hubungan  hanya karena ayahnya calon Gubernur yang tidak mau anggota keluarga  bisa menghambat pencalonan, seperti anaknya berpacaran dengan cina. Alasannya sangat mengada-ada tapi aku sadar; orangtuanya tentu tidak rela anaknya berhubungan terlalu jauh denganku yang juga beda agama.

Tapi hatiku sudah bulat kelak punya suami pribumi bahkan  bersedia masuk Islam. Keputusan ini kelak membawa hidupku melewati perjalanan penuh ujian dan cobaan.

Studi ke Australia dan Amerika

Lulus SMA aku study ke Aussie (Australia) dan Amerika mengikuti 2 kakakku. Tak banyak yang perlu diceritakan. Hampir 5 tahun kemudian aku kembali dengan gelar Master dan mengabdi untuk bisnis keluarga. Dalam waktu singkat profit perusahaan meningkat pesat, terus membesar – merambah banyak sektor bisnis.  Aku punya akses ke para elite daerah, karena semasa sekolah aku sudah mengenal keluarganya. Semua urusan perizinan aku selesaikan dengan mudah.
Aku masih single di pertengahan usia 20-an. Banyak pria  berusaha mendekatiku, dari pengusaha muda sukses hingga pemilik perusahaan besar.  Namun hatiku tidak bergetar sama sekali.  Mencari suami itu mudah tapi aku ingin mencari soulmate.

Romantisme dalam Islam

Suatu hari kantor mendapat staf baru dari kantor cabang di Jawa, 3 tahun lebih tua dariku, wajah bersih dan etnis Jawa. Tutur-kata lembut, sopan, tinggi proporsional dan ahhh…! Ini dia. Dia muslim taat. Wanita sekantor tidak habisnya membicarakan dan berlomba  mendapatkan perhatiannya. Menurut laporan – dia amat rajin, jujur, berprestasi hingga dipromosikan ke posisi lebih tinggi dan satu divisi denganku.
Awalnya aku jaga image sebagai anak Big Boss. Lama-lama hati enggak bisa bohong,..sedikit demi sedikit namun pasti…aku jatuh cinta. Suatu saat kami semobil dari kantor gubernur. Tiba-tiba dia meminta izin shalat Ashar di Masjid Raya. Dari dalam mobil,  kucermati ia berwudhu, melangkah ke masjid, shalat…Ahhh!. Andai saja aku kelak bisa mengikuti di belakangnya.

Awalnya kami memanggil  secara formal ‘Pak’ dan ‘Ibu’.  Tapi lama-lama secara tak sengaja aku memanggil “Mas” karena aku sering melihat orang Jawa memanggil yang lebih tua, suami atau kakak dengan sebutan “Mas”. Dia rikuh, tetapi lama-kelamaan terbiasa. Tapi itu aku lakukan bila hanya berdua, tidak di kantor. Aku meminta dipanggil ‘Dik’  bukan ‘Ibu Mawar.’

Seperti pepatah Jawa, “Witing tresno jalaran kulino” terjemahan bebas  “Cinta tumbuh karena terbiasa selalu bersama.” Bayangkan bagaimana awal cinta kami!!!
Kami duduk di belakang sopir mobilku.  Awalnya membahas berkas kerja, kadang tidak sengaja tangan kami bersentuhan. Dia secara sopan segera menarik tangannya dan minta maaf. Ahh!…sebal rasanya. Padahal aku yang menginginkan. Tapi itu tidak berlangsung lama, Akhirnya dia takluk. Aku biarkan tangannya memegang berkas lalu aku pura-pura membahas sambil tanganku menyentuh jari dan tangannya. Aku tidak pandai pura-pura. Dengan berani kugenggam jemarinya, lama-lama dia (sebut saja Mas Fariz) merespon, menggenggam tanganku…ahh!…!

Sering aku pura-pura minta supir kembali dari suatu tempat, seolah ada yang tertinggal … padahal hanya ingin berlama-lama dengan dia.
Suatu saat aku pura-pura ketinggalan sesuatu, meminta sopir ke rumah. Begitu memasuki rumah orangtuaku, wajah Mas Fariz pucat. Dia gugup karena khawatir papa (Big Boss)  marah jika mengetahui pada jam kerja mampir ke rumahnya. Aku bilang tidak perlu takut, bukankah anak Big Boss yang membawanya.
Setahun berlalu. Hubungan kami semakin erat tapi dia belum menyatakan cinta. Mungkin takut ditolak apalagi beda agama. Hingga suatu saat dia menelpon mengajak bertemu di restoran luar kota.  Dia meminta datang sendirian tanpa sopir.

Di restoran itu dia menyatakan cinta…langsung saja kuterima. Kukatakan aku bersedia memeluk Islam dan sejak lama ingin masuk Islam, jadi mas Fariz semoga menjadi pembimbingku. Airmatanya meleleh. Seumur hidup baru kali ini seorang pria berlinangan airmata karena aku. Aku tidak kuasa menahan airmata dan yakin mendapatkan ‘Soulmate.’

Di kantor kami bekerja seperti biasa. Tapi di luar kantor kami sepasang kekasih. Dia mengajari shalat dan sedikit doa. Dia memang lelaki taat, menjaga kesopanan dan tidak pernah melewati batas. Sehingga kadang aku yang menggoda, namun dia selalu bilang, sabar!…tunggu waktunya.  Seribu kali sayang, serapat apapun ditutupi, sedikit demi sedikit bocor juga rahasia kami hingga  papa tahu …………….

Tentangan Keluarga

Suatu hari tiba-tiba papa datang ke ruangan aku, padahal amat sangat jarang terjadi, jika ada keperluan biasanya aku dipanggil. Mulanya papa tidak menanyakan hubungan aku dengan mas Fariz, tetapi sedikit demi sedikit topiknya mengarah kesana. Akhirnya papa menanyakan kebenaran hubungan itu. Aku tidak sanggup menjawab, wajah aku tertunduk. Papa menatap dan menunggu jawaban aku.
Aku tidak sanggup berbohong atau menyangkal, sebaliknya jika bilang “iya” aku khawatirkan karir  Mas Fariz. Aku hanya bisa menangis … Esoknya, Mas Fariz tidak hadir, dia dipindahkan ke Jawa. Akupun kehilangan kontak.

Seminggu kemudian mas Fariz bercerita di telpon bahwa setelah papa menemuiku,  dia langsung menemuinya. Esok paginya dia harus kembali ke kantor lama. Keadaan semakin parah, setiap karyawan di kantornya sudah tahu hubungan kami. Banyak tuduhan kalau mas Fariz mengincar harta dan kedudukan dengan memacariku. Berulangkali dia sebut nama Allah, bersumpah, cintanya kepadaku bukan karena itu.
2 minggu kemudian dia resign, tetapi kami masih  berhubungan telpon. Dia mencari pekerjaan di perusahaan yang punya cabang di kota P agar bisa menemui aku.  3 bulan kemudian dia  mendapatkannya dengan  gaji jauh lebih kecil.  Aku amat terharu, dia korbankan karirnya demi aku.

Kami pun bebas berhubungan tidak peduli perkataan orang di kantor, tapi papa kembali mengetahui dan kali ini mama turun tangan.
Mereka tidak bedakan ras dan tidak keberatan bergaul dengan siapapun, tapi tidak bisa diterima jika aku masuk Islam dan mereka sudah curiga. Maka kujelaskan, aku sudah dewasa untuk mengambil keputusan hidup tanpa tergantung papa-mama – jawaban yang membuat mereka murka.

Mereka berkata, banyak orang rela mati demi merasakan rumah mewah, sopir tersedia tiap saat, mobil mewah, uang melimpah dan dihormati. Mereka katakan, tanpa mereka aku tidak akan pernah bisa memperoleh kehidupan seperti ini. Aku hanya menangis. Tapi hatiku bertekad apapun yang terjadi aku tidak akan meninggalkan Mas Fariz.
Aku giat mendalami Islam. Saat istirahat kantor, aku pergi ke tokobuku besar di Mal untuk membaca buku Islam. Pernah aku mengajak rekan kantor ke tokobuku. Aku langsung ke rak buku Islam, dia ingatkan kalau aku ada di bagian rak buku Islam. Aku bilang memang benar, aku mau membaca tentang Islam.

Klimaks

Kedua kakak laki-laki aku menikah dan menetap di Jakarta menjalankan bisnis kami  dan papa-mama sekarang lebih banyak tinggal di kota kami  bersama kakak perempuanku dan aku. Tapi hubungan aku dengan papa-mama semakin renggang, kakakku pun sudah terprovokasi dan menjauh.
Aku dianggap bukan bagian keluarga dan tak diajak makan bersama di meja makan. Pembantu  disuruh memanggilku untuk makan bila mereka  selesai makan. Makanan yang ada adalah sisaan mereka dan pembantu tidak diperbolehkan menambah. Akhirnya aku makan makanan sisa.
Jika mereka makan ayam, aku makan ceker dan kepala saja. Bayangkan  rasanya sakit hati. Aku bersabar dan mas Fariz selalu mengingatkan untuk berbakti pada orangtua. Bisa saja aku akan di restoran  termahal di kota P.

Kakak perempuanku sebenarnya kasihan padaku, sehingga kadang dia menyimpan sebagian makanan yang baru dimasak. Sehingga pada saat mama-papa selesai makan, diam-diam dihidangkan untuk aku. Secara tidak terduga, mereka kembali ke meja-makan dan memergoki. Langsung mama rebut piringnya dan melemparkan ke lantai. Sambil menyindir tidak perlu kasihan sebab aku sanggup hidup tanpa diberi makan mama-papa.
Ohh..! Mereka rupanya sudah amat membenci. Hancur berkeping hati aku. Aku hanya menangis tetapi tidak menyesalI dan aku akan tetap bertahan.

Mas Fariz menyarankan bicara baik-baik agar papa-mama luluh. Suatu malam ada kesempatan mendatangi mereka dan berbicara. Dengan tutur baik aku meminta maaf. Aku tumpahkan perasaan semuanya. Tapi justru itu membuat mereka bertambah murka. Mereka tuduh aku kena sihir dan menyarankan aku sadar.
Ya Allah! Aku sehat, Insya Allah tidak ada satupun sihir. Semua keinginan murni dari panggilan jiwa yang tidak bisa aku cegah. Aku jelaskan lagi,  bahwa aku sudah dewasa hingga apapun keputusan bisa kupertanggung-jawabkan. Aku bisa mandiri jika dikehendaki. Pendirian mereka pun tetap bahkan menantang, jika sanggup hidup mandiri, sekarang juga serahkan seluruh harta yang  aku dapatkan selama hidup dengan mereka.

Karena tekad bulat, malam itu seluruh kartu credit, ATM, buku bank aku serahkan. Uang yang aku punya hanya yang tinggal di dompet. Sepertinya tinggal menunggu waktu untuk meninggalkan rumah. Esok paginya aku ada keperluan untuk membuka lemari besi tempat penyimpanan surat berharga keluarga. Berulangkali mencoba, aku tidak bisa membukanya.
Ternyata nomor kombinasinya diubah. Padahal ada barang pribadi aku: Ijasah, perhiasan dan lain. Aku telpon papa tapi jawabannya sinis. Papa menyindir kalau sanggup hidup mandiri, mengapa mau membuka lemari besi keluarga, pasti ada barang  yang mau dijual. Aku dikucilkan. Mereka menyiksa dengan caranya sehingga aku  menyerah. Aku mengadu ke mas Fariz dan mengatakan akan minggat. Dia diam, lalu  berpesan jangan sampai putus hubungan keluarga.

Beberapa hari kemudian aku tinggalkan rumah dan kos di dekat kantor. Aku berpamitan baik-baik pada mama-papa. Tetapi mereka menoleh pun tidak. Aku masih ada cukup uang di dompet. Aku bersumpah tidak akan meminta uang mereka.
Aku bertekad hidup mandiri. Selama bekerja di perusahaan papa, secara formal aku digaji sesuai dengan posisiku. Tapi disamping itu setiap bulan, aku mendapat uang-saku dari papa hampir 20x lipat gaji resmi. Sehingga penghasilan sebulan cukup untuk hidup mewah selama setahun. Seluruh simpanan bank, mencapai 10 digit. Mungkin cukup biaya seumur hidup.
Sekarang aku tetap bekerja dengan harapan masih digaji. Tapi akhir bulan aku tidak mendapat sepeserpun. Saat kutanyakan ke pembayaran gaji, ada perintah menahan gajiku. Ya Allah, mereka lakukan cara apapun agar menyerah. Saat itu juga kutinggalkan perusahaan papa selamanya.

Start from Zero

Saat kuadukan ke mas Fariz dia teramat sedih dan meminta maaf, karena dia hidupku menderita. Dia rela andai aku tak kuat untuk mundur. Aku peluk dia dan kupastikan keputusanku tidak berubah. Akupun semakin ingin hidup bersamanya. Saat itu hanya dia sandaranku. Dengan berurai airmata, dia tanya lagi, apakah rela menjadi muslimah dan menjadi istrinya. Kuciumi tangannya kukatakan kukorbankan kehidupanku hanya untuk bisa hidup bersamanya dan tidak akan menyesali.
Singkat cerita, dengan diantar mas Fariz aku mengucapkan kalimat syahadat di sebuah masjid disaksikan imam dan beberapa jemaah masjid. Dia mengajak segera menikah di kota kelahirannya. Kebetulan tugasnya dipindahkan ke pulau Jawa.

Sebelum menikah kami datangi rumah papa-mama. Tapi satpam di pintu gerbang mengatakan kalau dia diperintahkan tidak boleh membuka pintu bila kami datang. Sebenarnya ia mau membuka pintu. Tapi aku larang, khawatir mencelakai pekerjaan Biarlah aku saja yang menderita. Aku tinggalkan secarik surat yang isinya mohon doa restu bahwa aku akan menikah dengan Mas Fariz. Aku beritahukan ke pak satpam aku sudah muslimah. Matanya berkaca-kaca saat kukatakan aku mualaf.

Keluarga mas Fariz menanyakan ketidakhadiran keluargaku di pernikahan kami. Tapi setelah mas Fariz bercerita, mereka memahami. Kami menikah secara sederhana. Keluarganya amat sangat menerimaku dengan hangat tanpa mempermasalahkan keturunan Cina. Ibu mertuaku amat sayang kepadaku. Aku amat sangat bahagia menjadi istrinya.
Aku hidup di rumah sederhana, kulalui dengan penuh kebahagiaan dan aku tidak mengeluh sedikitpun dengan yang mas Fariz berikan. Aku tidak lagi bekerja, karena aku ingin mengabdi pada suamiku. Disamping itu semua ijasah masih tersimpan di lemari besi, aku tidak bisa melamar pekerjaan. Aku pun ingin membuktikan bisa mandiri dengan suamiku.

Mas Fariz amat sangat menyayangiku tiap pagi sebelum berangkat kantor dia memelukku. Tiap hari kubawakan ‘lunch box’ makan siang karena aku tidak mau dia makan makanan masakan orang lain. Aku sangat posesif, ingin memiliki dan melayani secara total. Tiap hari aku bangun sebelum dia bangun dan tidur setelah dia benar-benar tidur untuk memastikan dia sudah benar-benar tidak perlu aku layani lagi. Aku siapkan celana, baju, kaus kakinya tiap pagi sebelum berangkat kerja. Sehingga dia tidak perlu memikirkan pakaian apa yang harus dia pakai. Bahkan aku potong kukunya bila sudah panjang. Dia kujadikan pangeran bagi diriku.

Tiap malam sebelum tidur, kami ngobrol dan saling mengajarkan bahasa. Dia mengajari bahasa jawa, sedangkan aku mengajari bahasa mandarin. Dia amat cepat belajar mandarin dalam waktu singkat dia menguasai kata-kata yang umum diucapkan, kadang mengajakku bicara mandarin di rumah. Memang perusahaan tempatnya bekerja milik etnis Cina dan banyak berhubungan dengan keturunan Cina, sehingga bila berbahasa mandarin akan memberi keuntungan tambahan.
Suatu saat dia pulang membawa motor, kantornya memberi pinjaman cicilan motor. Memang hanya motor, tapi aku bahagia sekali dengan yang dia dapatkan. Berulangkali dia minta-maaf tak bisa membeli mobil seperti yang pernah kumiliki. Aku katakan motor yang kita miliki jauh lebih mewah dari mobilku dulu. Karena motor ini bukan sekedar dibeli dengan uang, tapi juga dengan cinta.
Kehidupan perkawinan kami teramat indah, kalau di rumah nyaris kami tidak bisa berjauhan. Tiap hari bagi kami adalah bulan madu. Setahun kemudian lahir anak kami. Bayi itu sebut saja ‘Faisal’. Mas Fariz yang membacakan Azan dan iqomat sesaat setelah lahir. Aku merasa lengkap kebahagiaanku. Setiap hari bertambah bahagia bisa merasakan 2 orang “Fariz” dalam rumahku. Saat mas Fariz ke kantor, aku di temani Fariz kecil. Aku mencintai 2 orang yang sama darah dagingnya.

3 tahun anak kami hadir. Mas Fariz bercita-cita mendatangi orangtuaku, oma-opanya Faisal. Dia ingin perkenalkan cucu mereka dan menyatukan aku dengan papa-mama. Dia berharap dengan kehadiran Faisal, akan meluluhkan hati orangtuaku. Tapi tiap menelpon, papa-mama bersikap seperti dulu. Bahkan waktu kukatakan bahwa mereka  punya cucu dariku, mereka menjawab, kalau mereka tak merasa punya keturunan dariku…Ohh! malangnya anakku. Aku teramat sedih, teganya papa-mama. Aku maklumi masih membenciku, tapi jangan pada anakku, cucu mereka.

bersambung
 

Yeanny Suryadi, Mengenal Islam dari Balik Pagar

Ajaran bagi Muslimah untuk menutup aurat membuatnya sadar betapa Allah sangat adil.

Dari balik pagar rumahnya yang tinggi, Yeanny Suryadi mengenal Islam. Ketika itu, Yeanny kecil tinggal di tengah perkampungan Muslim di Bandung. Ia dan keluarganya tinggal di sebuah rumah besar yang mengambil “jarak” dengan masyarakat sekitar.

Dari balik pagar rumahnya, Yeanny yang lahir sebagai Tionghoa dan beragama Buddha bisa melihat bahwa masyarakat Muslim beradaptasi dengan sangat hangat. Mereka mengasihi satu sama lain dan saling menghargai.

"Dari balik pagar, saya melihat banyak anak sedang bebas bermain dan orang-orang dewasa bersilaturahim. Terasa hangat," ujar perempuan yang kini tinggal di Semarang bersama suami dan kedua putrinya itu.

Semakin dewasa, Yeanny semakin ingin mengenal Islam. Ajaran bagi para perempuan Muslim untuk menutup aurat membuat Yeanny sadar betapa Tuhan yang mereka sembah sangat adil, tidak membedakan umatnya dari status sosial yang mereka miliki atau kesempurnaan fisiknya.

"Mereka menutup seluruh tubuh mereka hingga hanya terlihat wajah mereka. Tidak tampak hartanya, tidak tampak miskinnya, tidak tampak pula sempurna dan cacatnya," katanya.

Azan juga kerap kali membius kesadarannya. Bagi perempuan kelahiran 2 September 1980 ini, panggilan shalat bagi para Muslim tersebut mampu menenangkan hatinya, terutama saat Maghrib. Saat pindah ke Jakarta, Yeanny semakin aktif mempelajari Islam. "Saya membeli banyak buku tentang Tuhan yang adil itu," kisahnya.

Dia pun mulai belajar melaksanakan shalat dan bersikap seperti seorang Muslim. "Masih salah-salah ketika shalat. Saya hanya berpanduan pada buku yang saya punya," ujarnya.

Pelan-pelan Yeanny mengikrarkan diri sebagai seorang Muslim. Hingga akhirnya, perempuan yang gemar menulis cerita pendek dan puisi ini memutuskan untuk membaca syahadat pada 2005.

Ia mengaku sangat damai setelah menganut Islam. Hidupnya menjadi lebih terarah karena ada tujuan yang pasti, yakni kehidupan di dunia dan akhirat. Dia pun merasa lebih tenang dan tenteram. Sebab, Islam menuntunnya dalam menjalani hidup di dunia.
Bagi Yeanny, ajaran Islam mengatur umatnya dari segala sisi kehidupan. Tak ada yang membingungkan.

Melaksanakan shalat untuk pertama kalinya sangat berkesan bagi Yeanny. Awalnya, ia masih sering khawatir apakah gerakan dan bacaan shalatnya sudah benar atau belum. “Saat itu saya masih pakai bahasa Indonesia ketika shalat," kisahnya.

Hal berkesan lainnya, ketika dia melaksanakan puasa untuk pertama kalinya. "Menyenangkan, berpuasa itu menahan emosi, itu terasa sekali," katanya. Meski pertama kali melakukannya, ia bisa berpuasa sebulan penuh saat itu.

Tidak mudah
Namun, mengubah kebiasaan hidup sebagai seorang Muslim bukan perkara mudah. "Perubahan tidak kayak bunglon. Bentuk hidup yang dibuat sejak kecil tidak mudah diganti begitu saja. Perjalanan menuju Muslim hakiki masih jauh. Saya terus belajar," ungkapnya.

Beruntung, sang suami banyak membantunya untuk mempelajari Islam lebih jauh. Walau tak berlatar belakang pendidikan filsafat atau keislaman, tetapi suaminya memiliki fondasi Islam yang kuat.

Kepada sang istri yang mualaf, ia memberikan contoh-contoh yang baik. Sang suami pula yang mengajarinya membaca Alquran. “Ia tidak menggurui.”

Diakui Yeanny, tak semua orang terdekatnya mendukung keputusannya menjadi Muslim. Sang ibunda, misalnya, sangat menentang keislamannya.  Ia adalah anak bungsu dan diharapkan bisa mengurus kuburan ibunya. Ia pun menjadi harapan sang mami. Sebab, kedua kokonya (kakak) juga masuk Islam walau mereka berjauhan.

Kecaman juga datang dari keluarga ibu Yeanny. Ia ditentang dan diejek oleh keluarga ibunya. “Mereka bilang banyak orang Muslim yang jahat, teroris, atau menjadi gembel,"katanya.

Tetapi, Yeanny berusaha sabar dalam melalui semua cobaan tersebut. "Alhamdulillah, saya bisa melaluinya. Ini berkat kekuatan doa, sabar, dan ikhlas berserah diri.”
Ajarkan Nilai Islam pada Anak
Sebagai seorang ibu, Yeanny berusaha mendorong dan membimbing anak-anaknya agar dapat mengenal Islam dengan baik.

Sejak kecil, kedua putrinya telah dikenalkan dengan nilai-nilai Islam. Kaylsa, putrinya yang kini berumur tujuh tahun pun, dimasukkan ke sekolah Islam agar mendapat pendidikan di lingkungan yang Islami.

"Saya juga sudah membiasakan dia berjilbab sejak kecil. Satu sekolah hanya dia yang berjilbab," ujarnya.

Menurut dia, tidak sulit untuk membuat sang putri paham tentang pentingnya berjilbab bagi seorang Muslimah. "Alhamdulillah, karena sudah disekolahkan di taman kanak-kanak Islam,  jadi fondasi keislamannya cukup bagus. Jadi, gampang membuat dia paham," katanya.

Yeanny juga mengajarkan pentingnya berpuasa dan berdoa. Ia pun mengajak anak-anaknya untuk mengoleksi buku-buku Islam. Yeanny memang mencurahkan semua waktu dan energinya bagi tumbuh kembang sang anak.

Menurutnya, ia ingin meniru ibundanya yang benar-benar mencurahkan kasih dan sayang dalam membesarkan anak-anaknya. Meski ia dan almarhum sang ibu berbeda agama, tetapi Yeanny selalu mendoakan ibunya. Dia yakin Islam memuliakan seorang ibu dan doa anak saleh bisa membantu ibunya di akhirat.

Selain mengajarkan nilai-nilai Islam kepada anak-anaknya, Yeanny juga terus mencurahkan nilai yang sama dalam setiap cerita pendek dan puisi yang ditulisnya.

Baginya, menulis adalah pekerjaan dengan tanggung jawab besar. Dalam karya-karyanya yang telah dimuat di sejumlah media cetak, Yeanny menunjukkan bahwa Allah Mahakaya dan pemegang takdir.

Melalui karyanya, Yeanny juga berharap bisa menginpirasi para Muslim untuk meningkatkan keimanan. "Muslim harus konsisten. Kalau sudah ikrar jadi Muslim maka bersunguh-sungguhlah. Mendalami ilmunya dengan baik dan menjalaninya dengan ikhlas,” ujarnya.

Sumber : http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/mualaf/12/12/04/meif6n-yeanny-suryadi-mengenal-islam-dari-balik-pagar-3habis
 

Makanan haram dan penyakit asam urat

 "Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi dan binatang yang (ketika disembelih) disebut (nama) selain Allah. Tetapi barang siapa dalam keadaan terpaksa (memakannya) sedang ia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (Qs. al-Baqarah : 173)

Pada ayat di atas, Allah menyebutkan empat jenis makanan yang diharamkan bagi kaum muslimin untuk mengkomsumsinya. Dan setiap apa yang diharamkan oleh Allah pasti di dalamnya terdapat madharat bagi kehidupan manusia ini. Hal ini menunjukkan besarnya kasih sayang Allah kepada manusia. Dan ini tampak terlihat jelas, ketika ditemukannya penyakit- penyakit berbahaya yang terkandung dalam makanan-makanan haram, khususnya tiga jenis pertama makanan yang disebutkan di atas. Marilah kita lihat satu persatu- satu kandungan dari ketiga jenis makanan yang diharamkan oleh Allah tersebut.

Pertama : Bangkai

Bangkai adalah binatang yang mati dengan tidak melalui penyembelihan syar'I, seperti binatang yang mati karena tercekik, jatuh dari tempat yang tinggi, terkena benturan keras dan lain-lainnya, yang kesemuanya menyebabkan darah membeku di dalam tubuh dan menggumpal dalam urat-uratnya, sehingga dagingnya tercemar oleh asam urat yang beracun. Di samping itu, bangkai juga mengandung racun yang dikeluarkan dari tubuhnya, sehingga tubuhnya membusuk. Berbeda dengan binatang yang disembelih secara syar'I, maka setelah disebut nama Allah, hewan tadi dipotong urat nadi lehernya, sehingga seluruh darahnya ke luar, jadi hewan tersebut mati karena kehabisan darah, sehingga dagingnya segar dan tidak terkena zat-zat yang beracun.

Selain itu, Islam menganjurkan penyembelihan dengan pisau tajam. Ternyata dengan ketajaman pisau, binatang sembelihan bisa mati lebih cepat tanpa merasakan kesakitan yang berarti, ini mengakibatkan dagingnya menjadi lebih sehat. Karena pisau tajam tadi akan memotong dengan sempurna pembuluh darah yang mengalirkan darah menuju ke syaraf-syaraf otak yang bertugas mendeteksi rasa sakit. Sehingga binatang tersebut tidak merasakan kesakitan. Kalau terlihat binatang  tersebut kejang-kejang dan meronta ketika disembelih itu hakikatnya bukan karena rasa sakit, tetapi lebih karena reaksi dari otot-otot yang mengalami kontraksi dan relaksasi akibat berkurangnya darah secara drastis.

Penelitian di Jerman yang dilakukan oleh Prof Wilhelm Schulze dan Dr. Hazim di School of Veterinary Medicine, Hannover University menemukan bahwa cara menyembelih yang diajarkan Islam dengan pisau yang tajam ternyata jauh lebih baik dan lebih manusiawi dibanding dengan cara-cara lain, bahkan yang paling modern-pun, seperti cara bolt stunning (alat yang menembus tengkorak hingga otak) yang ternyata menyebabkan rasa sakit yang luar hebat pada binatang.

Penelitian tersebut menggunakan alat EEG (untuk mendeteksi gelombang otak) dan alat ECG (untuk mendeteksi detak jantung). 3 detik setelah penyembelihan tidak ada perubahan pada grafik EEG, ini menunjukkan bahwa tidak ada rasa sakit sama sekali ketika binatang tersebut disembelih, 3 detik kedua pada grafik EEG menunjukkan tidak sadar diri, ini karena darah yang keluar dari tubuh binatang tersebut sangat banyak. Setelah itu grafik EEG menunjukkan zero level, yaitu bahwa binatang tersebut tidak merasakan sakit ketika disembelih. Subhanallah.

Apa hubungannya dengan penyakit asam urat dan kwalitas daging? Lha, ketika disembelih ternyata jantung binatang masih berdetak, tubuh mengejang mengeluarkan darah secara maksimal, tapi otak sudah tidak sadar. Ini menyebabkan daging tidak tercampur dengan darah yang mengandung asam urat yang beracun.
Berbeda dengan sistem bolt stunning  yang menghentikan detak jantung binatang ketika otak masih merasakan sakit yang luar biasa, ditambah dengan tidak kejangnya tubuhnya, sehingga darah masih tersumbat di dalam, dan ini mengakibatkan darah tercampur dengan racun-racun berbahaya.

Kemudian penyembelihan secara syar'I dilakukan pada leher saja, sehingga yang rusak hanya pada daerah leher, dan  tidak merembet ke organ  lain.  Berbeda jika binatang yang mati dengan cara lain seperti terbentur atau terkena pukulan, yang menyebabkan salah satu organ tubuhnya rusak, sehingga pembuluh darah akan membeku dalam organ tersebut. Dan tentunya mengandung asam urat yang akan meracuni daging begitu cepat.

Kedua : Darah

Darah adalah cairan pekat yang mengalir dalam pembuluh-pembuluh arah dan urat-urat nadi dalam tubuh kita. Darah merupakan medium paling efektif untuk berkembang-biak kuman-kuman. Oleh karena itu darah menjadi alat efektif untuk menularkan penyakit. Tidak hanya itu, tetapi racun-racun berbahayapun dikeluarkan dari darah.

Darah juga banyak mengandung uric acid (asam urat) berkadar tinggi. Tingginya kadar asam urat di  dalam darah dapat menyebabkan penyakit peradangan sendi kronis. Asam urat ini sangat berbahaya bagi tubuh, karena dia adalah sisa dari metabolisme tubuh yang tidak sempurna, sehingga terjadi penumpukan purine yang berasal dari makanan. Dalam tubuh manusia, 98% asam urat dikeluarkan lewat urine, sisanya  2% disimpan dan dipecah lewat sistem metabolisme tubuh. Dari sini kita mengetahui bahwa larangan memakan darah, menghindarkan kita dari penyakit – penyakit berbahaya, salah satunya penyakit asam urat.

Ketiga : Daging Babi

Babi adalah binatang  yang tubuhnya dijadikan tempat paling subur bagi kembang-biak bermacam-macam parasit dan penyakit berbahaya. Tubuh babi memiliki mekanisme pemecahan asam  urat   yang berbeda dengan manusia. Pada babi, hanya 2 % saja yang dipecahkan, sedangkan yang  98% asam urat  tertahan di tubuhnya. Adapun pada manusia 98% asam urat dikeluarkan lewat urine, sisanya  2% disimpan dan dipecah lewat sistem metabolisme tubuh. Sehingga bisa dikatakan bahwa kadar asam urat yang terdapat pada tubuh babi sangat tinggi. Diprediksi sesesorang yang makan daging babi akan terkena penyakit asam urat.

Babi juga dinyatakan sebagai binatang "Penyimpan Penyakit". Hasil penelitian di Cina dan Swedia, yang mayoritas penduduknya  makan daging babi, bahwa daging babi merupakan penyebab utama kanker anus dan usus. Presentase penderita penyakit ini di negara-negara yang penduduknya memakan babi, meningkat secara drastis. Sedangkan di negara-negara Islam, persentasenya rendah, sekitar 1/100
Babi juga mengandung Taenia Solium  (cacing pita ). Serangan cacing pita ini merata di daerah tertentu di Perancis, Jerman, Italia dan dataran Eropa.  Larva cacing pita dalam tubuh dapat menyebabkan infeksi jaringan tubuh dan kelemahan syaraf. Cacing ini dapat menghisap saripati makanan penderitanya, sehingga badannya dalam kondisi sangat lemah dan kurus.

Yang paling mengerikan adalah jika larva cacing menempel pada jaringan otak, karena dapat menyebabkan epilepsi, dan penyakit otak lainnya. Salah satu buktinya pada tahun 2001, para dokter Amerika Serikat pernah mengeluarkan cacing yang berkembang di otak seorang perempuan, setelah ia mengonsumsi hamburger khas Meksiko yang berisi daging  babi dan terkandung di dalamnya telur cacing pita, telur ini  akhirnya menempel di dinding usus perempuan tersebut, kemudian terbawa peredaran darah sampai ke otak. Hal itu menyebabkan disfungsi yang sangat keras pada susunan otak di daerah yang mengelilingi cacing itu.
Cacing pita bisa berkembang di usus 12 jari dan dalam beberapa bulan akan menjadi dewasa. Cacing pita dapat berkembang-biak sampai 1.000 ekor dengan panjang antara 4-10 cm, terus hidup di tubuh manusia dan mengeluarkan telurnya melalui BAB (buang air besar).

Daging babi menyebabkan banyak penyakit berbahaya lainnya, seperti pengerasan pada urat nadi, naiknya tekanan darah, nyeri dada yang menyekam (angina pectoris), dan radang pada sendi-sendi.
Mudah-mudahan Allah melindungi kita dari makanan-makanan yang haram dan menghindarkan kita dari berbagai macam penyakit. Aamiin.

Oleh: Dr. Ahmad Zain An Najah, MA

sumber : http://arrahmah.com/read/2012/07/02/21360-makanan-haram-dan-penyakit-asam-urat.html
 

Bukti kebesaran Allah pada tulang ekor

"Tiada bagian dari tubuh manusia kecuali akan hancur (dimakan tanah) kecuali satu tulang, yaitu tulang ekor, darinya manusia dirakit kembali pada hari kiamat" ( HR. Al Bukhari , Nomor : 4935 )

Belasan abad lamanya, hadits tersebut menjadi hal yang gaib yang tidak mungkin bisa dijelaskan dengan logika. Seiring berjalannya waktu beberapa penelitian ilmiah mampu menjelaskan kebenaran hadits tersebut dikemudian hari.

"Dan dia membuat perumpamaan bagi Kami; dan dia lupa kepada kejadiannya; ia berkata: "Siapakah yang dapat menghidupkan tulang belulang, yang telah hancur luluh?" Katakanlah: "Ia akan dihidupkan oleh Tuhan yang menciptakannya kali yang pertama. Dan Dia Maha Mengetahui tentang segala makhluk" (QS. Yasin : 78-79).

Adalah Han Spemann, Ilmuwan Jerman yang berhasil mendapatkan hadiah nobel bidang kedokteran pada tahun 1935. Dalam penelitiannya ia dapat membuktikan bahwa asal mula kehidupan adalah tulang ekor. Darinyalah makhluk hidup bermula. Dalam penelitiannya ia memotong tulang ekor dari sejumlah hewan melata, lalu mengimplantasikan ke dalam embrio Organizer atau pengorganisir pertama.
Pada saat sperma membuahi ovum (sel telur), maka pembentukan janin dimulai. Ketika ovum telah terbuahi (zigot), ia terbelah menjadi dua sel dan terus berkembang biak. Sehingga terbentuklah embryonic disk (lempengan embrio) yang memiliki dua lapisan.

Pertama, External Epiblast yang terdiri dari cytotrophoblasts, berfungsi menyuplai makanan embrio pada dinding uterus, dan menyalurkan nutrisi dari darah dan cairan kelenjar pada dinding uterus.
Sedangkan lapisan kedua, Internal Hypoblast yang telah ada sejak pembentukan janin pertama kalinya. Pada hari ke-15, lapisan sederhana muncul pada bagian belakang embrio dengan bagian belakang yang disebut primitive node (gumpalan sederhana).

Dari sinilah beberapa unsure dan jaringan, seperti ectoderm, mesoderm, dan endoderm terbentuk.

- Ectoderm, membentuk kulit dan sistem syaraf pusat.

- Mesoderm, membentuk otot halus sistim digestive (pencernaan), otot skeletal (kerangka), sistem sirkulasi, jantung, tulang pada bagian kelamin, dan sistem urine (selain kandung kemih), jaringan subcutaneous, sistem limpa, limpa dan kulit luar.

- Sedangkan, Endoderm, membentuk lapisan pada sistim digestive, sistem pernafasan, organ-orang yang berhubungan dengan sistem digestive (seperti hati dan pancreas), kandung kemih, kelenjar thyroid (gondok), dan saluran pendengaran. Gumpalan sederhana inilah yang mereka sebut sebagai TULANG EKOR.

Pada penelitian lain, Han mencoba menghancurkan tulang ekor tersebut. Ia menumbuknya dan merebusnya dengan suhu panas yang tinggi dan dalam waktu yang sangat lama. Setelah menjadi serpihan halus, ia mencoba mengimplantasikan tulang itu pada janin lain yang masih dalam tahap permulaan embrio. Hasilnya, tulang ekor itu tetap tumbuh dan membentuk janin sekunder pada guest body (organ tamu). Meskipun telah ditumbuk dan dipanaskan sedemikian rupa, tulang ini tidak 'hancur'.

Dr. Othman al Djilani dan Syaikh Abdul Majid juga melakukan penelitian serupa. Pada bulan Ramadhan 1423 H, mereka berdua memanggang tulang ekor dengan suhu tinggi selama 10 menit. Tulang pun berubah, menjadi hitam pekat. Kemudian, keduanya membawa tulang itu ke al Olaki Laboratory, Sana'a, Yaman, untuk dianalisis. Setelah diteliti oleh Dr. al Olaki, profesor bidang histology dan pathologi di Sana'a University, ditemukanlah bahwa sel-sel pada jaringan tulang ekor tidak terpengaruh. Bahkan sel-sel itu dapat bertahan walau dilakukan pembakaran lebih lama.

Lebih dari itu berdasarkan penelitian mutakhir, sebagaimana yang disampaikan oleh Jamil Zaini, Trainer Asia Tenggara Kubik Jakarta ketika mengisi acara buka puasa bersama di al Azhar-Solo Baru dengan tajuk, "Inspiring Day; Inspiring The Spirit of Life", tulang ekor ini merekam semua perbuatan anak Adam, dari sejak lahir hingga meninggal dunia. Ia merekam semua perbuatan baik-buruk mereka. Dan perbuatan mereka ini akan berpengaruh pada kondisi tulang ekornya. Putih bersih atau hitam kotor. Semakin banyak energy positif atau kebaikan seseorang maka semakin bersih tulang ekornya, dan semakin banyak energy negative atau keburukan seseorang maka semakin hitamlah tulang ekornya.

Dari sinilah, balasan pada hari kiamat kelak tidak akan pernah tertukar. Dari tulang ekor inilah, manusia akan kembali dicipta, dan mereka akan diberi balasan sesuai dengan kadar amal-amal mereka. Ajaibnya, ini semua sudah disabdakan oleh Nabi berpuluh abad yang lalu.

"Tiada bagian dari tubuh manusia kecuali akan hancur (dimakan tanah) kecuali satu tulang, yaitu tulang ekor, darinya manusia dirakit kembali pada hari kiamat." (HR. al Bukhari, nomor 4935).
Hadits senada juga diriwayatkan oleh Imam Muslim (nomor 2955),

Dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah Shallallâhu alaihi wa sallam bersabda, "Seluruh bagian tubuh anak Adam akan (hancur) dimakan tanah kecuali tulang ekor, darinya tubuh diciptakan dan dengannya dirakit kembali."

Dari petunjuk hadist di atas, Ilmuwan muslim pada paruh kedua abad ke-20 telah mendasarkan pemahaman mereka mengenai kemukjizatan hadis tentang tulang ekor ini pada kaidah pengetahuan yang paling dasar, yaitu "Tulang ekor merupakan bagian pertama yang tumbuh dari janin, biasa disebut dengan primitive streak, yaitu bagian utama yang terbentuk pada minggu ketiga".

"Akan Kami tunjukkan kepada mereka ayat-ayat (tanda-tanda kekuasaan) Kami pada alam dan pada diri mereka sendiri, sehingga jelas bagi mereka bahwa Al-Quran itu benar. Dan apakah Tuhanmu tidak cukup (bagi kamu) bahwa sesungguhnya Dia menyaksikan segala sesuatu?" (Fushshilat: 53)

Wallahu alam bish showab..

sumber : http://arrahmah.com/read/2012/06/30/21300-bukti-kebesaran-allah-pada-tulang-ekor.html
 

Menonaktifkan Autorun pada XP dan 7

Apa sih itu Autorun.inf? Menurut  situs ebsoft.web.id, autorun.inf adalah file yang berupa teks file yang berisi instruksi tertentu, tentang apa yang otomatis dijalankan ketika media seperti flashdisk/CD dimasukkan ke komputer. Instruksi ini dapat berupa perintah untuk menjalankan file exe. Namun ada juga yang berpendapat, autorun.inf ini merupakan sebuah virus yang masuk ke dalam sistem Windows melalui USB Drive/CD-ROOM/DVD-ROOM dll. Virus ini menginfeksi sistem saat fitur autorun atau autoplay berjalan ketika kita memasukan USB Drive/CD-ROOM/DVD-ROOM/dll ke dalam PC/laptop kita.
Berdasarkan pendapat di ataslah, saya mencari tahu mengenai bagaimana sih cara menghindari serangan Autorun.inf ini? Setelah saya mondar-mandir sana-sini, akhirnya ketemu juga solusinya. Yaitu, dengan menonaktifkan autorun pada OS Windows. Dengan menonaktifkan autorun, akan mengurangi risiko terjangkit virus tersebut. Ini disebabkan karena, apabila autorun dinonaktifkan akan mengurangi kontak langsung antara USB Drive dengan system yang ada di OS.
Yang menjadi pertanyaan, gimana sih cara menonaktifkan Autorun? Disini saya akan ungkap habis cara menonaktifkan autorun pada XP dan 7. Berikut step-stepnya :
Cara menonaktifkan autorun pada Windows XP, yaitu :

  • Klik menu start, lalu pilih RUN. ( atau dengan menekan Logo Windows+ R pada keyboard )

  1. Ketik "gpedit.msc", lalu klik OK.
  2. Pilih "User Configuration", lalu klik 2 kali pada "Administrative Templates".
  3. Klik "System", lalu klik 2 kali pada " Turn off Autoplay ".
  4. Lalu akan muncul jendela "Turn off Autoplay Properties". Pilih " Enabled", lalu pada "Turn Off Autoplay On", lalu pilih " All Drives ".

  • Cara menonaktifkan autorun pada Windows 7, yaitu :

  1. Masuk ke "Control Panel", lau Klik "Hardware and Sound", kemudian pilih "Autoplay".
  2. Hilangkan tanda centang pada "Use Autoplay for all media and devices".
  3. Klik menu start, lalu pilih RUN.  ( atau dengan menekan Logo Windows+ R pada keyboard ).
  4. Ketik "gpedit.msc", lalu klik OK.
  5. Pilih "Local Group Policy Editor", lalu klik 2 kali " Turn off Autoplay".
  6. Lalu plih "Enabled". 
sumber  http://sobattkjc.blogspot.com/2012/10/httpsobattkjc.html
 

Shafiyyah binti Huyay, Di Bawah Lindungan Nabi

Pernikahan itu mengikis kebencian kaumnya terhadap Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam . Sekaligus menjadi pintu strategis dakwah di kalangan Bani Quraidhah dan Nadhir.

Perkataan itu muncul dari relung hati yang paling dalam dari seorang perempuan mulia, Shafiyyah, istri Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam .

Sebuah pesan terakhir, yang disampaikan oleh Shafiyyah saat istri-istri lainnya tengah berkumpul di hari wafatnya Rasulullah.

Ungkapan rasa cinta seorang istri untuk suami. Perasaan yang senantiasa hadir, sekalipun rasa itu harus dibayar dengan mahal saat pertama kali menikah.

Sosok yang bernama lengkap Shafiyyah binti Huyay bin Akhthab bin Sya’bah bin Tsa’labah bin Abaid bin Ka’ab bin al-Khazraj bin Abi Habib bin an-Nadhir bin an-Nuham bin Tahum itu rela meninggalkan keluarga dan segenap kaumnya.

Janda dari dua penyair Yahudi; Sallam bin Maksyam dan Kinanah bin Abi al-Huqaiq tersebut memilih menikah dengan Rasulullah dan menjadi Muslimaah taat. Padahal, ia berasal dari komunitas penentang Islam. Ayahnya, Huyyay bin Akhthab, adalah pemimpin sekaligus tokoh Yahudi yang disegani kala itu.

Ia lahir dari Bani Quraidhah dan Nadhir. Keluarganya pun terpandang. Ibunya, Barrah binti Samuel, adalah keturunan dari Nabi Ya’qub. “Allah dan Rasul-Nya lebih aku cintai dari kebebasan dan kembali kepada kaumku,” katanya.

Pernikahan ini mengikis kebencian kaumnya terhadap Muhammad. Sekaligus menjadi pintu strategis dakwah di kalangan Bani Quraidhah dan Nadhir. Karena itulah, Rasulullah sangat menghormati dan memuliakan Shafiyyah.

Suatu ketika, Shafiyyah pernah mendengar Hafshah, istri Rasulullah, berceletuk terkait dirinya. Putri Umar bin Khattab tersebut menyebut Shafiyyah anak perempuan Yahudi. Rasulullah mendapatinya sedang menangis. Rasul pun bertanya ada apa gerangan?

Shafiyyah menceritakan apa yang terjadi. Rasulullah berkata, “Engkau adalah keturunan nabi dan di bawah lindungan Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam , lalu apa yang Hafshah banggakan atas dirimu?”

Keistimewaan

Shafiyyah yang hidup di masa keempat khalifah pengganti Rasulullah hingga pemerintahan Muawiyah, dikenal memiliki kepribadian yang matang.

Ia terkenal jujur, pemaaf, bijak, dan terkenal cerdas, serta berpengetahuan luas.
Soal kejujuran, Rasulullah memberikan pengakuan yang mendalam. Ketika itu istri Rasulullah tengah berkumpul selama sakit keras yang menyebabkan wafat, Shafiyyah mengungkapkan keinginannya menemani Rasulullah seumur hidup.

“Aku berharap dirikulah yang selalu mendampingimu (hidup dan mati).” Pernyataan itu menuai reaksi dari istri yang lain. Mereka cemburu. Muka mereka cemberut. Sorotan mereka tajam mengarah ke Shafiyyah.
Kondisi ini dibaca oleh Rasulullah. “Berkumurlah kalian,” seru Rasulullah. Ini maksudnya agar mereka berhenti berbuat ghibah. Mereka heran, ”Bersuci dari apa?” tanya mereka.

Rasulullah menjawab, “Dari muka masam kalian, Demi Allah, Shafiyyah jujur (dengan ucapannya itu).”
Cerita tentang jiwa pemaafnya pun tersohor. Ia pernah mendapat fitnah dari seorang budak perempuan. Fitnah itu menyebut Shafiyyah mencintai Sabtu dan bersilaturahim kepada Yahudi. Kabar tentang fitnah itu pun diterima oleh Umar bin Khatab. Sang Khalifah meminta klarifikasi langsung darinya.

Shafiyyah membantah. Menurutnya, ia tak lagi mencintai Sabtu, sejak Allah telah mengganti hari tersebut dengan Jumat. Sedangkan soal Yahudi, ini karena ia memiliki rasa kasih sayang terhadap sesama. Umar tak banyak berkomentar.

Shafiyyah menanyakan kepada sang budak, mengapa berbuat demikian. “Setan penyebabnya,” katanya.
Shafiyyah pun lantas menyuruhnya pergi. “Pergilah, kamu saya maafkan.” Ia juga terkenal jeli dan cermat. Ini tak terlepas dari anugerah kecerdasan yang ia miliki. Saat itu, ia melihat sekelompok orang tengah membaca Alquran lalu bersujud. Shafiyyah memanggil mereka.

“Sujud dan tilawah Alquran sudah, ke mana tangisan kalian?” tanyanya. Ia menyarankan mereka untuk khusyuk saat beribadah. Peristiwa ini juga menunjukkan perihal kezuhudan dan ketataannya sepeninggal Rasulullah.

Ia dikenal rajin beribadah, hingga ajal menjemputnya. Ia wafat pada tahun 50 H. Jasadnya dikebumikan di Baqi. Ia meninggalkan wasiat berupa uang seribu dinar untuk Aisyah binti Abu Bakar.

http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/khazanah/12/12/01/mece4k-shafiyyah-binti-huyay-di-bawah-lindungan-nabi-2habis
 

KUTUB AT-TIS'AH VERSI INDONESIA

DOWNLOAD KITAB HADITS 9 IMAM


Kitab Hadits 9 Imam atau kutubut tis'ah  Memuat 9 kitab Hadits di antaranya :

1. Shahih Bukhari
2. Shahih Muslim
3. Sunan Abu Daud
4. Sunan Tirmidzi
5. Sunan Nasa'i
6. Sunan Ibnu Majah
7. Musnad Ahmad
8. Muwatto'Malik
9. Sunan Ad-darimi

Semuanya bisa antum download gratis.
  
BACA DULU PETUNJUKNYA SUPAYA ANTUM BERHASIL PROSES INSTALNYA :


Langkah pertama silahkan Antum download dulu kitab 9 Imam (kutubut tis'ah) :

LINK   No.1 DOWNLOAD GRATIS DI SINI : Download Kitab.Hadits.9.Imam
 
Langkah kedua silahkan Antum download dulu kode 9 hadits.

LINK  No. 2 DOWNLOAD GRATIS KODENYA DI SINI : Download kode hadits 9 Imam


TATA CARA INSTAL KITAB 9 IMAM ( KUTUBUT TIS'AH)

Setelah Antum selesai download sebelum menginstal software Kitab.Hadits.9.Imam  silahkan Rubah dulu Setingan waktu di komputer Antum ke setingan tahun 2009. Kalau setingan waktu komputer tidak Antum seting  ke setingan tahun 2009 maka software  Kitab.Hadits.9.Imam tidak akan jalan atau tidak akan bisa di buka. Dan kalau Antum mau membuka software Kitab.Hadits.9.Imam  pastikan dulu waktu di komputer Antum setingan waktu tahun 2009. Hari, Tanggal dan Bulan tidak perlu di seting. Cukup seting waktu komputer Antum tahun nya saja ke Setingan Tahun 2009. Perhatikan gambar di bawah ini.



 
 klik Kitab.Hadits.9.Imam

Lalu klik Instal dengan klik setup-sms.exe

Lalu Klik Lanjutkan

 
Lalu Klik Lanjutkan



Lalu Klik Lanjutkan

  
Lalu Klik Lanjutkan

 Lalu Klik Lanjutkan


Lalu Klik Instal

Tunggu proses Instal sampai selesai hasilnya seperti ini :

 

  
PERHATIAN : UNTUK MENJALANKAN PROGRAM INI ANTUM HARUS SETING DULU PENGATURAN WAKTU DI COMPUTER ANTUM  KE TAHUN 2009.
 
KALAU SETINGAN WAKTU COMPUTER ANTUM GA DI RUBAH KE TAHUN 2009 PROGRAM INI TIDAK AKAN JALAN DAN TIDAK AKAN BISA DI BUKA.
SEMOGA MENJADI AMLA SHALEH BAGI ANA DAN PEMBUAT SOFTWARE INI. AMIIN.
INILAH KODE INSTAL Kitab.Hadits.9.Imam :
NAMA : Muslim
Alamat : Bumi Alloh yang luas
no hp : 6281311543690
SN : D6346A485D43
Reg Key : 1fb43dea33ac
Act key : 1c2cd3cfef89
CUKUP ANTUM COPY PASTE ATAU DOWNLOAD LANGSUNG LINK NYA
 Terdapat 62 ribu hadits lebih dari 9 kitab hadits (kutubut tis’ah) lengkap dengan teks Arab dan terjemah dalam bahasa Indonesia.
Seluruh hadits disajikan menyerupai buku digital yang nyaman. Setiap hadits dilengkapi diagram sanad, serta informasi dari perawi hadits tersebut.

Mendukung beberapa metode penomoran hadits yang telah dikenal secara luas (Al-Alamiyah, Fathul Bari, Syarah An-Nawawi, dll).

Setiap hadits yang ditampilkan (kecuali Musnad Ahmad) dilengkapi dengan derajat keshahihan hadits menurut ulama.

Berbagai sanad (jalan sampainya hadits) dari suatu hadits ditampilkan dalam bentuk diagram yang informatif.
Informasi dari perawi suatu hadits ditampilkan sehingga kita dapat lebih mudah mengenal perawi tersebut.
Statistik keberadaan perawi dalam sanad berbagai hadits dari setiap buku hadits ditampilkan dalam bentuk grafik yang informatif.

Terdapat pohon jalur sanad dari suatu hadits yang menampilkan “penggabungan” berbagai sanad dari hadits tersebut.

Teks arab dan latin (terjemah) dari setiap hadits dapat disalin (copy) dan ditempel (paste) ke aplikasi lain dengan mudah.

Pencarian atas hadits dapat dilakukan dengan mudah baik pada seluruh buku maupun pada buku tertentu. Hasil pencariannya juga dapat disaring.

Fasilitas Bookmark untuk menandai hadits dan memasukkannya ke dalam grup tertentu. Kita juga dapat memberikan catatan atas hadits yang dibuka.

Font yang digunakan pada teks arab dan latin dapat ditampilkan menggunakan berbagai font yang telah di-install pada komputer user sebelumnya.

Aplikasi akan secara otomatis memberikan pewarnaan untuk membedakan antara sanad, perawi, dan matan suatu hadits.

On-screen keyboard untuk mengetik huruf arab sehingga mempermudah user yang tidak menggunakan keyboard arab.

Perawi pada diagram sanad ditampilkan dengan warna yang berbeda sesuai klasifikasinya. Juga tersedia legend warna yang digunakan.

DAN YANG TIDAK KALAH PENTING: KAMI SEDIAKAN SECARA GRATIS, FREE, CUMA-CUMA, SAUDARA HANYA MEMERLUKAN KONEKSI INTERNET SAJA. 
SUMBER : ====> http://blogomasupartana.blogspot.com/2012/05/free-download-kitab-hadits-9-imam.html?

kami sarankan anda untuk menuju link berikut : http://abu-uswah.blogspot.com/2012/05/maktabah-syamillah.html 

link yang lain, insya Allah gratis http://abu-uswah.blogspot.com/2013/09/download-hadith-encyclopediahadis.html
 
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. abu-uswah - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger