Begitu agung ciptaan Allah, buat temen yang suka koleksi foto langit biru, awan yang cerah suasana pemandangan yang indah, pada edisi ini kami akan posting foto langit yang insya Allah terbagi dalam 3 bagian. Selamt menikmati. Klik gambar untuk memperbesar
Latest Post
Langit bag-1
Begitu agung ciptaan Allah, buat temen yang suka koleksi foto langit biru, awan yang cerah suasana pemandangan yang indah, pada edisi ini kami akan posting foto langit yang insya Allah terbagi dalam 3 bagian. Selamt menikmati
Tips Memperkecil Ukuran Gambar Untuk Banyak File Sekaligus
Sahabat sekalian, apakah anda pernah merasa jengkel gara-gara mengunggah (upload) banyak gambar (image) ke website atau facebook anda dan waktunya sangat-sangat lama? Itu disebabkan karena ukuran file yang anda unggah sangat besar. Apalagi gambar dari Camera Digital, biasanya berukuran di atas 1 MB.
Nah, pada kesempatan ini saya akan berikan langkah-langkah memperkecil ukuran banyak gambar yang berukuran besar. Kita akan menggunakan software hebat bernama Fast Image Resizer. Software ini kecil-kecil cabe rawit. Kenapa begitu? Karena ukurannya sangat kecil (hanya 443 Kb) sementara khasiatnya eh manfaatnya sangat besar.Berikut ini langkah-langkahnya:
- Buka website http://adionsoft.net/fastimageresize/
- untuk unduh (download), klik kanan di atas tulisan Fast Image resizer, lalu klik Save Link As
- Selesai diunduh, langsung install programnya
- Jalankan software Fast Image resizer tersebut
- Klik tombol Options, pilih/centang Always On Top, agar program selalu tampil paling atas
- Pilih resolution atau ukuran file nantinya yang anda harapkan (lihat gambar di bawah)
- Buka file-file atau folder gambar yang anda miliki (perhatikan ukuran filenya)
- Blok seluruh file gambar (klik salah satu file paling atas- tekan tombol shift - klik file paling bawah)
- Drag file tadi, lalu seret ke atas program Fast Image resizer,
- Tunggu proses resize gambar selesai (hanya beberapa detik saja)
- Otomatis terbentuk folder baru bernama RESIZED di dalam folder gambar yang anda buka
- Buka folder Resized tersebut
- Perhatikan ukuran file seluruh gambar sudah jauh lebih kecil (ukuran file tergantung pilihan anda pada langkah ke-6)
Mengecilkan ukuran Gambar dengan FILEminimizer Pictures 3.0 Full Version
advertisements
Dengan FILEminimizer Pictures 3.0 anda bisa memperkecil ukuran foto atau gambar dengan sangat mudah dan dengan kualitas yang tetap terjaga. Dengan ukuran gambar yang kecil dan kualitas yang tetap terjaga, maka anda bisa lebih cepat dalam mengupload foto di facebook atau di blog dan situs anda.
Selain mempercepat proses upload foto di facebook dan jejaring sosial lainnya, FILEminimizer Pictures 3.0 juga sangat bermanfaat bagi anda yang merupakan webmaster. Dengan mengecilkan ukuran gambar memakai FILEminimizer Pictures 3.0 ini, maka anda bisa menghemat bandwidth blog atau situs anda hingga 98%. Tentu saja ini akan menghemat biaya server hosting blog atau situs anda.Dengan FILEminimizer Pictures 3.0 anda bisa memperkecil ukuran foto atau gambar dengan sangat mudah dan dengan kualitas yang tetap terjaga. Dengan ukuran gambar yang kecil dan kualitas yang tetap terjaga, maka anda bisa lebih cepat dalam mengupload foto di facebook atau di blog dan situs anda.
Fitur FILEminimizer Pictures 3.0 adalah :
advertisements
2. Mendukung hampir semua format gambar dan foto populer
3. Menjaga format original dari foto atau gambar
4. Bisa mengcompress banyak foto sekaligus dengan fitur batch compress
5. Ada 4 pilihan kompresi yang berbeda yang bisa anda pilih sesuai kebutuhan anda
6. Sudah terintegrasi dengan facebook sehingga anda bisa dengan mudah mengupload foto anda ke facebook setelah proses kompresi selesai
7. Memiliki fitur search yang bisa anda gunakan untuk mencari foto anda dengan mudah
8. Mudah dalam mengcompress foto, cukup drag and drop saja
FILEminimizer Pictures 3.0 Full Version sekarang bisa anda download dan anda install secara gratis dalam waktu yang terbatas. Bagi anda yang tertarik mencoba, silahkan download gratis FILEminimizer Pictures 3.0 disini. Semoga bermanfaat
SENJATA API
Tujuan kami memposting gambar ini bukanya untuk menginspirasi anda supaya jadi teroris ataupun penyelundup senjata ilegal. tidak lain dan tidak bukan bagi yang gemar koleksi Wallpaper pada edisi GALERI ini anda bisa donload gambar gratis sesuka hati anda. selamat menikmati.
INTERAKSI ANTARA LELAKI DAN PEREMPUAN
Masyarakat sejak zaman dahulu terdiri dari dua bagian, lelaki dan perempuan. Mereka saling berinteraksi dengan satu dan lainnya untuk menunaikan kegiatan kehidupan seharian, baik menyangkut ibadah khusus maupun ibadah umum. Mereka bukanlah dua bagian yang saling terpisah dan asing dari satu sama lain, akan tetapi sebaliknya saling memerlukan.
Namun demikian, syariat memberikan batasan dan rambu-rambu agar dalam berinteraksi boleh tetap menjaga kebaikan dan tidak keluar dari landasan syariat. Antara etika yang ditetapkan syariat dalam kaitan dengan interaksi antara lelaki dan perempuan ialah seperti berikut:
1-Menutup aurat
Aurat lelaki adalah dari pusat ke lutut, manakala aurat perempuan adalah seluruh tubuhnya kecuali muka dan telapak tangan. Ketika keluar rumah, kaum perempuan perlu menggunakan pakaian yang menutup aurat, tidak jarang, tidak ketat dan tidak menampakkan bahagian tubuh yang dilarang untuk dillihat oleh lelaki bukan muhrim.
…Dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya kecuali yang biasa tampak padanya dan hendaklah mereka menutupkan kain jilbabnya ke dadanya...(24:31)
Rasulullah s.a.w bersabda kepada Asma bt Abu Bakar, Wahai Asma, sesungguhnya perempuan itu jika telah baligh (telah haid) maka tidak boleh kelihatan darinya selain ini dan ini (beliau menunjuk ke wajah dan telapak tangan beliau) (HR. Abu Daud)
2-Menjaga pandangan
Pandangan yang tidak dibolehkan adalah memandang aurat, atau memandang yang menimbulkan fitnah berupa rangsangan syahwat dan sebagainya.
Katakanlah kepada orang lelaki yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka..” (24:30)
Dalam kitab Fath Al-Bariyy, mengenai wanita dari kabilah khats’am, disebutkan, “Fadhal bin Abbas –seorang pemuda yang tampan- melihat wanita tersebut dan ia mengagumi kecantikannya. Lalu Nabi menoleh kepada Fadhal, sedangkan Fadhal masih melihat wanita tersebut. Nabi mengulurkan tangannya untuk meraih dagu Fadhal dan memalingkan mukanya dari melihat wanita itu.”
3-Tidak mendayu-dayukan suara
Teramat banyak hal yang menarik diri wanita bagi lelaki, di antaranya adalah suara wanita. Al-Quran dan Sunnah tidak pernah melarang wanita berbicara, termasuk kepada kaum lelaki, akan tetapi memberikan batasan agar berbicara dengan suara apa adanya, tidak dibuat-buat menjadi
merdu atau sayu dan mesra sehingga menimbulkan penyakit di hati orang yang tidak kuat imannya. Dalam masa yang sama, wanita juga tidak perlu membuat suara yang kasar atau keras supaya lelaki mejadi takut.
Hai isteri-isteri Nabi, kamu sekalian tidaklah seperti wanita yang lain, jika kamu bertakwa. Maka janganlah kamu tunduk dalam berbicara sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya, dan ucapkanlah perkataan yang baik. (33:32)
4-Berinteraksi apabila ada agenda yang serius
Islam tidak menghendaki interaksi yang sia-sia, tanpa kejelasan agenda. Sekiranya ada agenda yang serius, barulah lelaki akan berinteraksi dan berbincang dengan wanita. Jika tiada agenda serius, dikhuatiri interaksi akan menjadi pintu munculnya fitnah lawan jenis.
…Dan ucapkanlah olehmu perkataan yang baik (33:32).
5-Menghindari jabat tangan pada situasi umum
Jabat tangan antara lelaki dan wanita tidak pernah dilakukan atau dicontohkan oleh Nabi dan para sahabat. Beberapa nash dari sunah Rasul saw, bahkan menunjukkn diharamkannya menyentuh kulit jika disertai dengan syahwat.
Dari Maq’il bin Yassar , bahwa Rasul saw bersabda, “Ditusuk di kepala salah seorang di antara kamu dengan jarum besi besar lebih baik daripada memegangwanita yang tidak halal baginya.”(HR. Thabrani)
Aisyah r.a. berkat, “Tidak, demi Allah, tangan Rasulullah tidak pernah menyentuh tangan wanita sama sekali dalam berbai’at” (Bukhari dan Muslim)
6-Memisahkan lelaki dan wanita
Sebagaimana dalam solat, lelaki terpisah dari wanita. Maka, demikian pula etika yang perlu diterapkan dalam interaksi sosial. Wanita ditempatkan pada suatu bahagian tertentu agar tidak berdesak-desakan dengan lelaki. Etika ini dimaksudkan agar tidak memunculkan peluang fitnah yang terjadi dari ikhtilath atau berdesak-desakannya lelaki dan wanita dalam sebuah majlis atau suasana.
Rasulullah keluar dari masjid, lalu bercampur baur dengan wanita di jalan. Rasul s.a.w bersabda kepada kaum wanita, “perlahanlah atau undurlah (wanita) sedikit. Kalian tidak berhak menguasai jalan, kalian harus berjalan di pinggirnya.”
7-Menghindari khalwat
Yang dimaksudkan dengan khalwat adalah berdua-duaan antara lelaki dan perempuan di tempat yang sepi. Kegiatan khalwat seperti itu boleh mendatangkan kemudharatan, walaupun tujuannya adalah untuk melakukan kebaikan.
Nabi s.a.w bersabda, “Janganlah seorang lelaki berkhalwat dengan seorang wanita kecuali disertai mahramnya” (HR Bukhari)
Meminta izin suami kepada wanita jika dia ada Jika seorang lelaki hendak berbicara dengan seorang wanita, perlulah dia meminta izin terlebih
dahulu daripada suami wanita tersebut apabila suaminya ada supaya suami itu tidak cemburu dan fitnah dapat dielakkan.
Rasul bersabda, “…dan dia (isteri) tidak boleh mengizinkan orang lain masuk ke dalam rumahnya kecuali dengan izin (suami)nya.. (HR Bukhari)
8-Menjauhi perbuatan dosa
Lelaki dan wanita beriman perlulah sentiasa menjauhi perbuatan dosa yang nampak dan tidak nampak dalam berinteraksi. Dia antara dosa yang nampak adalah meninggalkan etika syar’i dalam berinteraksi dengan lawan jenis. Sedangkan dosa yang tak nampak adalah berkembangnya
perasaan senang terhadap sesuatu yang haram dan berharap boleh mendapatkan yang lebih banyak lagi.
Dan tinggalkanlah dosa yang nampak dan yang tersembunyi. Sesungguhnya orang yang mengerjakan dosa, kelak akan diberi pembalasan (pada hari kiamat), disebabkan apa yang mereka telah kerjakan (6:120)
*Reference:Buku Keakhwatan 2, Cahyadi Takariawan, Abdullah Sunono, Wahid Ahmadi dan Ida
Nur Laila
Sumber Ebook
















































